PENGARUH KEGIATAN MATCHING SHAPE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RAUDHATUL ATHFAL KHOIRUNNISAK PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43201Keywords:
shape matching, gross motor skills, early childhoodAbstract
The low gross motor development of children aged 5–6 years is one of the problems In the learning process at Raudhatul Athfal Khoirunnisak Palembang. This study, entitled “The Effect of Shape Matching Activities on Gross Motor Development in Children Aged 5–6 Years at Raudhatul Athfal Khoirunnisak Palembang,” aimed to determine whether shape Matching activities influence children’s gross motor development. This study used a Quantitative approach with an experimental research type. The method used was a Pre-Experimental Design with a One Group Pretest-Posttest. The study sample Consisted of 19 children aged 5–6 years. Data collection techniques used tests and Observations using instruments that had been tested for validity and reliability. Data Analysis techniques used normality tests, homogeneity tests, N-Gain tests, and Paired sample t-tests. Based on the results of the data analysis after the pretest and Posttest, an increase in children’s gross motor skills was observed. The t-test results Showed that the calculated t-value was greater than the t-table (calculated t-value >T-table), thus H₀ was rejected and Hₐ was accepted. Thus, it can be concluded that Shape matching activities significantly influence the gross motor development of 5–6 year-old children at Raudhatul Athfal Khoirunnisak Palembang.
Downloads
References
Aep, Rohendi, and Seba Laurens. PERKEMBANGAN MOTORIK Pengantar Teori Dan Implikasinya Dalam Belajar, 2017
Ali, u. (1993). Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung: Percetakan Angkasa.
Ariani, M. (2022). Peran guru dalam mengembangkan motorik kasar anak. PAUD Nusantara, 6, 45.
Arikunto, Suharsimi. “Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik.” Jurnal Universitas Udayana. ISSN, 2013.
B, H. E. (2018). Perkembangan Anak Jilid. Jakarta: Erlangga.
Delaney, T. (2019). Permainan dan Aktivitas Untuk Anak-anak Penderita Autisme. Yogyakarta: Andi.
Dewi, N. L. (2021). “Peningkatan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Mencocokkan Bentuk Geometri”. Pendidikan Anak Usia Dini, 9, 34-41.
Djuanda, Isep. (2022). Perkembangan Perkembangan motorik kasar Melalui Kegiatan Tari Kreasi Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun. Jurnal Al Marhalah Volume. 6, No. 1. 33.
Fadhilah, E. (2022). “Pengembangan Media Edukatif untuk PAUD". Inovasi PAUD, 6, 128.
Fahrus Shadikin STKIP PGRI Sumenep Dodik Sugianto STKIP PGRI Sumenep Wirah Ayu STKIP PGRI Sumenep Alamat, Moh, Jl Trunojoyo, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, and Jawa Timur Korespondensi penulis. “Analisis Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Senam Irama.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 1, no. 4 (2024): 97–104. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i4.1878.
Fitriani, R. (2020). “Pengaruh Media Permainan Tradisional terhadap Perkembangan motorik kasar Anak Usia Dini”. Pendidikan Dasar, 8, 78-85.
Hayati, N. (2022). “Pengaruh Kegiatan Bermain Terarah terhadap Motorik Kasar Anak”. Penelitian Anak dan Remaja, 7, 62.
Hidayanti, Maria. “Peningkatan Perkembangan motorik kasar Anak Melalui Permainan Bakiak.” Jurnal Pendidikan Usia Dini 7, no. 1 (2013): 195–200. https://www.neliti.com/id/publications/117598/peningkatan-kemampuan-motorik-kasar-anak-melalui-permainan-bakiak.
Irdandi, Nanang.” Pengulangan Teknik Permainan KAsti Terhadap Peningkatan Kemampaun Motorik Kasar Anak Tunagrahita Ringan”, Journal of Physical Education, Health and Sport 2 (1) (2015).h.48
Istiana, Yuyun. “Konsep-Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini.” Jurnal Didaktika 20, no. 2 (2014): 90–98.
Iswantiningtyas, Veny, and Intan Prastihastari Wijaya. “Http://Efektor.Unpkediri.Ac.Id.” 1, no. 3 (2015): 249–51.
Mansyur. (2005). Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Marleni. (2023). “Fungsi Bermain dalam Tahapan Perkembangan Anak”. Psikologi Pendidikan Anak, 5, 24.
Maulida, N. &. (2022). Stimulasi Motorik Kasar melalui Kegiatan Mencocokkan Bentuk. Pendidikan Anak, 11, 22-30.
Mardayani, Komang Trisna, Luh Putu Putri Mahadewi, Mutiara Maghta.”Penerapan Permainan Tradisonal Engklek Untuk Meningkatkan Perkembangan motorik kasar Kelompok B DI Paud Widhya Laksmi”,e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 4. No. 2 - Tahun (2016).h.3
Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan (Bandung: Kencana Media, 2003). 121.
Maryati, Advendi Kristiyandaru, and Nur Ahmad Arief. “Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Perkembangan motorik kasar Peserta Didik Sekolah Dasar.” Maret 11 (2023): 76–86.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian. Bandung: Pt. Remaja Rosda Karya, 1999.h.105
Najamuddin, Najamuddin, Rohyana Fitriani, and Mega Puspandini. “Pengembangan Bahan Ajar Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM) Berbasis Loose Part Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini.” Jurnal Basicedu 6, no. 1 (2022): 954–64. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2097.
Permatasari, A. (2021). “Stimulasi Melalui Alat Permainan Edukatif". Inovasi dan Kreativitas Anak, 6, 75.
Pratiwi , Sutera Cahhya,. Parmiti, Luh. Putrini Mahadewi. “ Pengaruh Metode Bermain Melalui Permainan Ular Naga Terhadap Perkembangan motorik kasar” e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, (Volume 5. No. 1 – Tahun (2017).
Puspasari, L. (2021). Teori Perkembangan Anak Usia Dini. Bandung: Rosda
Riza, Muhammad. “Deteksi Perkembangan Kompetensi Motorik Anak Di Paud Nadila Kec. Bebesen Kab. Aceh Tengah.” Jurnal As-Salam 2, no. 3 (2018): 42–51. https://doi.org/10.37249/as-salam.v2i3.97.
Rudiyanto, A. (2018). "Perkembangan Motorik Kasar dan Motorik Halus Anak Usia Dini". Labuhan Ratu Darussalam Press.
Rudiyanto, A. (2018). Perkembangan Motorik Kasar dan Motorik Halus Anak Usia Dini. Labuhan : Ratu Darussalam Press.
Samsudin. (2018). "Pembelajaran Motorik di Taman Kanak-kanak". Jakarta: Litera.
Santrock, J. W. (2019). Child Development (15th ed.). New York: McGraw-Hill.
Siregar. (n.d.). “Metode penelitian kuantitatif dilengkapi dengan perbandingan perhitungan manual & SPSS”.
Suharsimin Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta ,2010).h.199
Sugianto, Irfan. Meodologi Penelitian Kualitatif (Jakarta: Karya Press, 2009).h. 179
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, Dan R&D, Penerbit. (Alfabeta,Bandung., 2018). 243
Suggate, Sebastian, Heidrun Stoeger, and Eva Pufke. “Relations between Playing Activities and Fine Motor Development.” Early Child Development and Care 187, no. 8 (2017): 1297–1310. https://doi.org/10.1080/03004430.2016.1167047.
Supatmi, A. (2020). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Deepublish.Ardhana Reswari, M. P., & Dr. Anik Lestariningrum, S.Pd., M.Pd Selfi Lailiyatul Iftitah, M.Pd. Ratna Pangastuti, M. P. . (2022). PERKEMBANGAN FISIK DAN MOTORIK ANAK (Child Physical and Motorik Development). In Penerbit Cv. Azka Pustaka (Vol. 5, Issue 3).
Widodo, Zandra Dwanita, Eka Ahmad Malik P, Indarto W, Ismaryati.” Meningkatkan Potensi Gerak Kasar Anak Tunadaksa Ringan Melalui Pendekatan Bermain”, JRR Tahun 23, No.1, (2014).h.40
Zein, M., & Darto. (2012). Buku Evaluasi Pembelajaran Matematika. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.