PERSEPSI SISWA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK DAN IMPLIKASINYA DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 6 PADANG SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2025/2026

Authors

  • Cindy Amalia Fitri Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang
  • Linda Fitria Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang
  • Ridho Rismi Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.42980

Keywords:

Academic Procrastination, Guidance and Counseling, Student's Perceptions

Abstract

This study aims to determine student’s perceptions of academic procrastination and its implications for guidance and counseling services at SMA Negeri 6 Padang. This research used a quantitative descriptive method. The sample consisted of 262 students from grades X and XI, selected through proportional random sampling. The instrument was a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability (α = 0.93). The results showed that the perception of grade X students towards academic procrastination was in the High category (60%), while grade XI students were in the Very High category (51%). The most dominant aspect of academic procrastination perception in both grades was the tendency to blame others. These findings imply the need for structured guidance and counseling services, such as information services, group guidance, individual counseling, and content mastery services. These services should be specifically designed to help students shift from an external to an internal locus of control, thereby reducing academic procrastination behavior and improving their learning effectiveness.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdi, A., & Rohmah, I. Y. (2020). Peningkatan kualitas SDM pengelola perhotelan dalam mengembangkan SDM hotel di Kota Makassar: Studi empiris Politeknik Pariwisata Makassar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 2(1), 93-106.

Addzaky, K. U. (2024). Perkembangan peserta didik SMA (Sekolah menengah atas). Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(3), 75-85.

Alfansyur, A., Hawi, A., Annur, S., Afgani, W., & Maryamah, M. (2021). Peran budaya sekolah dalam pembentukan sikap disiplin siswa kelas X MAN 3 Kota Palembang. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 126-131.

Anisa, Rahmatia Thahir, N., Magfirah, N., Ernawati, & Bahri, A. (2023). Prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa. Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains, 1(2), 29-33.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aulia, J. (2025). Peran lembaga pendidikan dalam sistem pendidikan (Lembaga pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat). Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Pendidikan, 70-81.

Bendanillo, A. A., Canillo, E. P., Jaca, S. B., Hurboda, E. E., Galo Jr, S. S., Barot, J. S., ... & Ignacio, R. C. (2023). Exploring the phenomenological dimensions of student experiences in distance education: A case study analysis. European Journal of Innovation in Nonformal Education, 3(9), 52-67.

Cantika, C., & Febriani, E. A. (2025). Hubungan prokrastinasi akademik dan hasil belajar sosiologi siswa kelas X fase E di SMAN 14 Padang. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 4(3), 420-428.

Chisan, F. K., & Jannah, M. (2021). Hubungan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa sekolah menengah atas. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5), 219-228.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counseling and psychotherapy (10th ed.). Boston: Cengage Learning.

Daryani, D. P., Nugrahayu, E. Y., & Sulistiawati. (2021). The prevalence of academic procrastination among students at Medicine Faculty Mulawarman University. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 118-126.

Dianis, N. P., & Ratnawati, V. (2025). Analisis perilaku prokrastinasi akademik siswa SMK di Kediri: Penyebab, dampak, dan solusi. In Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran) (Vol. 8, pp. 314-320).

Febriani, O. K., Dewi, F. I. R., & Heng, P. H. (2024). Pelatihan time management untuk stres akademik siswa. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 16(1), 1-12.

Ferrari, J. R., Johnson, J. L., & McCown, W. G. (1995). Procrastination and task avoidance: Theory, research, and treatment. New York: Plenum Press.

Fitriani, E., Neviyarni, N., Mudjiran, M., & Nirwana, H. (2022). Problematika layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Naradidik: Journal of Education and Pedagogy, 1(3), 174-180.

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2017). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hanifa, N., & Kusdiyati, S. (2024). Pengaruh academic self efficacy terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Islam Bandung. In Bandung Conference Series: Psychology Science (Vol. 4, No. 2, pp. 975-982).

Jamila, N. (2020). Prokrastinasi akademik ditinjau dari regulasi diri dan motivasi belajar pada mahasiswa. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.

Kamas, B. (2021). *K-12 STEM teachers and communities of practice at non-formal education organizations: A case study* (Doctoral dissertation).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2018). Data prokrastinasi akademik mahasiswa di Indonesia. Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Khoirunnisa, N. (2021). Hubungan antara prokrastinasi akademik dengan stres akademik pada mahasiswa selama pembelajaran daring. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Marsela, A., & Agustina, A. (2025). Peran bimbingan dan konseling dalam pendidikan era Kurikulum Merdeka. Journal of Counseling Support, 1(3).

Nafeesa, R. (2018). Hubungan antara self control dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Skripsi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Ndruru, H., Zagoto, S. F. L., & Laia, B. (2022). Peran guru bimbingan dan konseling terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 1 Aramo tahun pelajaran 2021/2022. Counseling For All: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 31-39.

Nida, K., & Usiono, U. (2023). Peranan bimbingan dan konseling dalam pembentukan karakteristik siswa. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(3), 64-72.

Nurhadi, M. (2018). Studi deskriptif prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 11 Banjarmasin. Skripsi. Universitas Lambung Mangkurat.

Prayitno & Amti, E. (2004). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, M., & Aviani, Y. I. (2024). Gambaran prokrastinasi akademik pada siswa SMA Negeri X di Sumatera Barat. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1), 393-399.

Rahmawati, E. P. (2019). Hubungan antara persepsi akademik dengan prokrastinasi akademik pada siswa MTs Negeri Pandaan. Skripsi. Universitas Yudharta.

Romlah, T. (2021). Teori dan praktik bimbingan kelompok. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Rotter, J. B. (1966). Generalized expectancies for internal versus external control of reinforcement. Psychological Monographs: General and Applied, 80(1), 1-28.

Saraswati, D. P. (2017). Hubungan antara efikasi diri dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa psikologi. Jurnal Psikologi, 9(2), 73-82.

Sarijanah, H., Islamy, F. J., & Meilani, R. I. (2025). Regulasi diri dan prokrastinasi akademik: Studi kuantitatif di kalangan siswa SMK. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JP Manper), 10(2), 187-200.

Satrio, L. B. (2024). Hubungan lokus kendali internal dan persepsi pola asuh otoriter dengan prokrastinasi akademik pada siswa SMA. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif, 4(2).

Sindi, M. (2023). Persepsi siswa terhadap pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Skripsi. Universitas Putra Indonesia YPTK Padang.

Soviana, E., Afrilia, Y., Fisshobah, D. N. F., Faulia, A., Apriyani, A., & Randy, I. R. (2025). Upaya guru BK dalam membantu siswa mengatasi rasa malas belajar melalui layanan bimbingan belajar di SDN Kalianget Barat 1. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(04), 236-247.

Steel, P. (2007). The nature of procrastination: A meta-analytic and theoretical review of quintessential self-regulatory failure. Psychological Bulletin, 133(1), 65-94.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, E., & Hendryadi. (2019). Metode riset kuantitatif: Teori dan aplikasi pada penelitian bidang manajemen dan ekonomi Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Susanto, A. (2018). Bimbingan dan konseling di sekolah: Konsep, teori, dan aplikasinya. Jakarta: Prenadamedia Group.

Syafii, M. H., Purnomo, H., Ramadhan, C. S., & Azhari, H. (2024). Predictive factors of academic procrastination: A cross-cultural comparison between Indonesian and Egyptian students. Psikis: Jurnal Psikologi Islami, 10(2), 319-329.

Syahnur, N. (2021). Peran keyakinan diri terhadap prokrastinasi mahasiswa pada pembelajaran daring di Kota Bukittinggi. Borobudur Psychology Review, 1(2), 95-103.

Tena Meo, T. V., Matulessy, A., & Suhadianto, S. (2024). Prokrastinasi akademik pada siswa sekolah menengah atas: Bagaimana peran dukungan sosial dan efikasi diri? INNER: Journal of Psychological Research, 4(1), 9-17.

Tuckman, B. W. (1991). The development and concurrent validity of the procrastination scale. Educational and Psychological Measurement, 51(2), 473-480.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Walgito, B. (2010). Pengantar psikologi umum. Yogyakarta: Andi.

Willis, S. S. (2020). Konseling individual: Teori dan praktik. Bandung: Alfabeta.

Yuniagustia, D., Hasibuan, U. M., Yoja, A. D., & Sari, W. (2025). Strategi efektif mengatasi rasa malas dan prokrastinasi siswa dalam menyelesaikan tugas akademik di SMA Swasta Utama Medan. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(3).

Zimmerman, B. J. (2002). Becoming a self-regulated learner: An overview. Theory into Practice, 41(2), 64-70.

Downloads

Published

2026-03-05