Gambaran Kesehatan Mental Siswa Pada SMP Negeri X di Halmahera Tengah
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.42569Keywords:
kesehatan mental, remaja, SMP, wilayah 3T, penelitian kualitatif A. Pendahuluan (12 pt dan Bold) Kesehatan mental merupakan aspek fundamental dalam perkembangan remaja yang memiliki keterkaitan erat dengan keberhasilan akademik, hubungan sosial, serta pembentukan kepribadian. Masa remaja, khususnya pada jenjang sekolah menengah pertama, merupakan fase transisi yang ditandai oleh berbagai perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang berlangsung secara cepat dan simultan. Perubahan tersebut sering kali memunculkan tekanan emosional yang, apabila tidak dikelola dengan baik, dapat kesejahteraan berdampak psikologis pada siswa. Dalam konteks pendidikan, kAbstract
Adolescent mental health is a fundamental aspect in supporting the academic, social, and emotional development of junior high school students. This study aims to describe in depth the mental health conditions of students at SMP Negeri X in Central Halmahera Regency, located in the 3T (underdeveloped, frontier, and outermost) region. The focus of the study includes students' understanding of mental health, emotional regulation skills, awareness of seeking help, empathy and social interaction, as well as teachers' views and roles in supporting students' mental health. The study used a descriptive qualitative approach with a phenomenological method. The research subjects consisted of six students and three teachers selected purposively. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and supporting documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that students have a basic understanding of mental health, but it is still limited and tends to simplify the concept of mental health as the absence of stress or severe disorders. Students' emotional regulation abilities are in the developing stage, with a combination of adaptive and maladaptive coping strategies. Awareness of seeking help is still low, indicated by students' tendency to prefer peers over adults. Social interaction and empathy are relatively positive, although stigma against emotional expression is still found. Teachers recognize the importance of student mental health, but face limitations in competency, facilities, and policy support. This study concludes that strengthening mental health literacy, increasing teacher capacity, and developing sustainable and contextual school support systems in the 3T (United Nations, 3T) regions is necessary.
Downloads
References
Herdiani, R. T., Sugarni, M., Shoufiah, R., Islamarida, R., Romina, F., Widayati, K., … & Bahriyah, F. (2025). Kesehatan Mental Remaja. CV Eureka Media Aksara. – Buku ini membahas konsep dasar dan urgensi kesehatan mental remaja dalam berbagai konteks kehidupan, termasuk faktor psikologis dan sosial yang mempengaruhinya.
The Anxious Generation: How the Great Rewiring of Childhood Is Causing an Epidemic of Mental Illness (2024). Jonathan Haidt; Penguin Press — membahas perubahan sosial dan teknologi yang berdampak pada meningkatnya masalah kesehatan mental remaja di era digital.
Stea, J. N. (2024). Mind the Science: Saving Your Mental Health from the Wellness Industry. Oxford University Press. – Membahas bagaimana informasi yang salah tentang kesehatan mental dapat memengaruhi pemahaman dan perilaku individu.
Mental Health and Illness of Children and Adolescents (2025). Taylor, Verhulst, Wong et al. edisi terbaru tentang kesehatan mental anak dan remaja secara komprehensif.
Khairunnisa, S., & Usiono, U. (2023). Pentingnya Menjaga Mental Health pada Anak Remaja: Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31479–31484. Review sistematik isu dan pentingnya kesehatan mental remaja.
Darlis, I., Tenri, D. T. A., Putri, A., et al. (2025). Edukasi Kesehatan Mental dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja. Window of Community Dedication Journal. DOI: Menjabarkan efek edukasi kesehatan mental terhadap pemahaman remaja.
Mental Health Problems Among Adolescent Students. (2025). Jurnal Keperawatan Indonesia. Laporan empiris mengenai prevalensi masalah kesehatan mental pada siswa remaja.
Kusumawati, R. N., Hakim, M. A., Mardiyah, Z., et al. (2025). Psikoedukasi Kesehatan Mental dan Praktik Self-Healing pada Remaja. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. DOI: … – Artikel penelitian tentang intervensi psikoedukasi pada remaja.
Santre, S. (2022). Mental Health Promotion in Adolescents. Health Promotion International tinjauan peran promosi kesehatan dalam mengatasi masalah mental remaja.
Exploring the Impacts of School Belonging on Adolescent Mental Health Outcomes. (2024). School Mental Health, 16. – Penelitian internasional tentang hubungan keterikatan sekolah dan kesehatan mental remaja.
Exploring Social Media Exposure and Anxiety/Depression Among Adolescents. (2024). Journal of Medical Internet Research. – Studi tentang dampak media sosial terhadap kecemasan dan depresi remaja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.