MAKNA BAHASA FIGURATIF DALAM LIRIK LAGU “SAKURA” KARYA FARIZ ROESTAM MOENAF

Authors

  • Yerso Kaleka Ana Giri Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Karolus Budiman Jama Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Narantoputrayadi Makan Malay Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Ilmu dan Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.42011

Keywords:

Meaning, Figurative Language, Song Lyrics, Sakura, Fariz Roestam Moenaf

Abstract

This study aims to describe and interpret the meaning of figurative language in the lyrics of the song “Sakura” by Fariz Roestam Moenaf through a stylistic approach. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques included literature study, critical reading and data integration. Data analysis applied Miles and Huberman's interactive model, which included data reduction, presentation, and conclusion drawing with credibility testing through source triangulation. The results show that the lyrics of “Sakura” utilize six types of figurative language: personification, metaphor, hyperbole, imagery, repetition, and irony. The use of metaphor and personification dominates to transform the abstract concept of love into something more vivid and real. The findings conclude that these lyrics represent inner conflict, deep commitment, and a moral message about the honesty of conscience in order to achieve peace of mind. The figurative language in this song serves as a powerful instrument of emotional communication between the creator and the listener, not merely as an aesthetic embellishment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, M.,dkk. (2023: 854). Bahasa Figuratif dalam Himpunan Puisi Gambar Kesunyian di Jendela Karya Shinta Febriany: Kajian Stilistika. Jurnal Sastra Seni dan Budaya, 7(3), 854. https://der-artikel.de/en/der/Hai.html.

Artikel Kolektif. (2019). Alunan Nusantara. Jakarta: Pustaka Karya. Diakses pada 15 maret 2025 melalui tautan https://alunannusantara.wordpress.com/2019/08/

Asngadi, R., & Uswatun. K. (2022: 125). Bahasa Figuratif dan Pesan Moral dalam Antologi Puisi Cinta Negeri Karya Jumrah, dkk. Peneroka: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 2/1.

Damarjati, Y. A. dkk, (2024: 131). Analisis Penggunaan Diksi pada Lagu “Penjaga Hati” Karya “Nadhif Basalamah” (Kajian Semantik). IJM: Indonesian Journal of Multidisciplinary, 2(1). https://journal.csspublishing/index.php/ijm

Desti, M. (2025: 14). Analisis penggunaan gaya bahasa dalam novel Ipar Adalah Maut karya Elizasifaa (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup). E-Theses IAIN Curup. diakses melalui laman https://e-theses.iaincurup.ac.id/8911/1/Desti%20Fulltext.pdf

Eviyani, F. dkk (2024: 69). Sastra perbandingan puisi “Mencintai dalam Diam” karya Jalaludin Rumi dengan puisi “Cinta dalam Diam” karya Sapardi Djoko Damono. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 63–72. Diakses melalui laman https://journal.unuha.ac.id.

Faisal, & Gusthini, M. (2024: 70). Analisis Bahasa Figuratif pada Film “A Man Called Otto”. JISHUM (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora), 3(2), 69-82. https://journal.ikmedia.id/index.php/jishum

Insani, N., & Nofrita, M. (2025: 130). Kajian Stilistika dalam Novel Karya Andrea Hirata: Kajian Peer Review. Sastranesia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 128–140. https://sastranesia.upjb.ac.id/index.php/path/index

Nurdiani, A., Sumarlam, & Supana. (2022: 121). Penggunaan dan fungsi dari jenis bahasa figuratif sebagai ciri khas gaya kepengarangan Leila S. Chudori dalam novel Laut Bercerita. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS), 4, 324–332. https://jurnal.uns.ac.id/prosidingsemantiks

Setiawati, V. (2023: 249). Gaya Bahasa Perbandingan dalam Lirik Lagu Album Selamat Ulang Tahun dan Kalah Bertaruh Karya Nadin Amizah. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa, 1(3), 248–265. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v1i3.626

Sifa, & Aini, U. (2023: 2). Analisis Stilistika Pada Puisi “Maqomat Cinta” Karya Heri Isnaini. MORFOLOGI: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 1(4), 18–26. https://doi.org/10.61132/morfologi.v1i6.64

Silaban, E. M., & Yuhdi, A. (2023: 48). Analisis gaya bahasa personifikasi terhadap novel “Orang-Orang Biasa” karya Andrea Hirata. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(3), 43–55. https://doi.org/10.55606/lencana.v1i3.1771. Diakses melalui https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id

Siswanto, W. (2022: 1). Estetika Berbahasa dalam Karya Sastra Indonesia Kontemporer.Jurnal Poetika, 10(1), 57-72. https://jurnal.ugm.ac.id/poetika/article/view/68243.

Sugiyono. (2018: 246). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020: 104). Metode Penelitian kuantitaif, Kualitatif:Bandung diakses melalui laman https://repository.usbypkp.ac.id

Ulfa, M. (2023:28). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran Matematika di SDN 24 Ampenan Tahun Pelajaran 2022/2023 [Skripsi, Universitas Mataram]. Repositori Universitas Mataram diakses melalui laman https://eprints.unram.ac.id/40808/1/SKRIPSI%20ULFA.pdf

Wati, M. L. K., et al. (2024: 43). Perjuangan seorang ibu dalam puisi Kukusan karya Emi Suy dan puisi Bunda Airmata karya M. H. Ainun Najib: Kajian sastra bandingan. Suluk: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 6(1), 39–54. https://doi.org/10.15642/suluk.2024.6.1.39-54

Wirayudha, M. S. (2020). Sejarah Rilis Lagu "Sakura" oleh Fariz RM. Wikipedia.Diakses dari https://id.wikipedia.o

Downloads

Published

2026-02-05