PENGARUH KOLASE DAUR ULANG KERTAS BEKAS TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41838Keywords:
Anak Usia Dini, Motorik Halus, Kolase Daur Ulang kertas bekasAbstract
At Pembina Barat State Kindergarten, the fine motor skills of early childhood students appear to still be developing toward their full potential, as evidenced by difficulties they experience when cutting, pasting, gripping, and crumpling paper. This situation forms the foundation of a study aimed at examining how effective collage activities using recycled paper are in stimulating the fine motor development of 5–6-year-old children at the institution. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, followed by data analysis including normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing to ensure the scientific validity of the findings. Results indicated that the data were normally distributed and homogeneous, allowing the hypothesis tests to be applied appropriately. The experimental class recorded a score increase of 61, far exceeding the control class, which only reached 33. These findings confirm that collages made from recycled paper have a significant positive impact on children’s fine motor development. This creative activity not only trains precision and finger coordination but also synchronizes the movements of the right and left hands, strengthens the control of small muscles in an integrated manner, and creates a dynamic, interactive, and enjoyable learning experience for the children at Pembina Barat State Kindergarten in Payakumbuh City.
Keywords: Early Childhood, Fine Motor Skills, Recycled Paper Collage
ABSTRAK
Di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Barat, kemampuan motorik halus anak-anak usia dini tampak masih dalam tahap transisi menuju optimalisasi, terbaca dari kesulitan mereka saat menggunting, menempel, meremas, dan menggenggam kertas. Situasi ini menjadi titik pijak penelitian untuk menelaah seberapa efektif praktik kolase berbahan kertas bekas dalam merangsang perkembangan motorik halus anak usia 5–6 tahun di institusi tersebut. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu, diikuti analisis data yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis untuk menjamin validitas ilmiah temuan. Hasil menunjukkan distribusi data yang normal dan homogen, sehingga penerapan uji hipotesis dilakukan secara sahih. Kelas eksperimen mencatat peningkatan skor mencapai 61, jauh melampaui kelas kontrol yang hanya meraih 33. Temuan ini menegaskan bahwa kolase berbahan kertas bekas memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Kegiatan kreatif ini tidak semata-mata melatih ketelitian dan koordinasi jari, tetapi juga menyinkronkan gerak tangan kanan dan kiri, memperkuat kontrol otot kecil secara terpadu, serta membangun pengalaman belajar yang dinamis, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Barat, Kota Payakumbuh.
Keywords: Anak Usia Dini, Motorik Halus, Kolase Daur Ulang kertas bekas
Downloads
References
Anggraeni, S. N., Mulyana, E. H., & Giyartini, R. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Kolase Untuk Memfasilitasi Pembelajaran Seni Rupa Anak Usia Dini. Jurnal Paud Agapedia, 5(1), 10–21. https://doi.org/10.17509/jpa.v5i1.39659
Herman Tarigan. (2017). Model Pembelajaran Motorik Menyenangkan. Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 3(3), 184.
Hurlock, Elizabeth B. (1978). Perkembangan Anak (Edisi Keenam). Jakarta: Erlangga.
Khadijah & Nurul, A. (2020). Perkembangan Motorik Anak Usia Dini: Teori dan Praktik. Prenada Media.
Nisa, K. (2021). Implementasi penggunaan kolase dalam meningkatkan motorik halus anak usia dini. Jurnal Paradigma, 12(01), 138–151.
Nur Insana, S., Ismail, W., Marjuni, M., & Agusriani, A. (2022). Pengaruh Kegiatan Kolase Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun. Jambura Early Childhood Education Journal, 4(2), 122–132. https://doi.org/10.37411/jecej.v4i2.1240
Santrock, John W. (2011). Masa Perkembangan Anak. Jakarta: Salemba Humanika.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suriati, S., Kuraedah, S., Erdiyanti, E., & Anhusadar, L. O. (2019). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak meliputi Mencetak dengan Pelepah Pisang. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.299
Suryana D. (2021). Pendidikan Anak Usia Dini (Teori dan Praktik Pembelajaran). Jakarta: Kencana
Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2019). Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini meliputi Kegiatan Kolase. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 363. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.347
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.