Model Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan pada Sektor Perkebunan Kelapa di Kabupaten Asahan

Authors

  • Ahmed Fernanda Desky Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan
  • Nabila Yasmin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan
  • Mhd. Reza Ardillah Mahasiswa Doktor Ilmu Pertanian Universitas Riau, Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41697

Keywords:

Community Empowerment, Coconut Farmers Community, Structure Agencies, Rural Sociology

Abstract

People's coconut commodities have a strategic role for the economy of coastal communities, but their development is still faced with structural, institutional, and low technology utilization. This study aims to analyze the practice of social engineering in sustainable empowerment in the coconut farming community in Asahan Regency by examining the structure-agency relationship that affects the sustainability of the business and the welfare of farmer families from the upstream to downstream sectors. The research uses a qualitative approach with case study methods in Silau Lama Village, Silo Bonto Village, and Central Sei Kepayang Village. The research informants consisted of six people, including coconut farmers, value chain actors, and village government members, who were selected through purposive sampling. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that coconut cultivation practices are still dominated by traditional knowledge, minimal replanting, and weak farmer institutions, so that the productivity and bargaining position of farmers are low. In the downstream sector, the coconut value chain is informal and hierarchical with a high dependence on agents and fluctuations in market prices. Structure-agency relationships show that farmers tend to reproduce old practices as survival strategies due to limited policy and institutional support. This research provides theoretical benefit in enriching the study of rural sociology regarding social engineering and structure-agency relations in farming communities, as well as practical benefits as a reference for the formulation of policies to strengthen institutions and downstream people's coconuts. This study recommends the formation of farmer collective institutions, replanting based on mutual cooperation, sustainable mentoring, and the development of integrated upstream-downstream coconuts to improve the welfare of farmers in a sustainable manner.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, M. Zainul. 2021. “Pemulihan Ekonomi Nasional Pada Masa Pandemi Covid-19: Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian.” Indonesian Treasury Review 6(2):117–38.

Afnani, Nurul afis, Agus Arifin, and Ratna Setyawati Gunawan. 2020. “The Decision Of Coconut Sugar Producers In Taking People Business Credit At Bank Rakyat Indonesia.” International Sustainable Competitiveness Advantage 546–57.

Astuti, Arum Tri, and Mahendra Wijaya. 2020. “Peran Lembaga Penelitian Dan Pengembangan Sumber Daya & Lingkungan Hidup (LPPSLH) Dalam Pemberdayaan Petani Penderes.” Jurnal Analisa Sosiologi 9:360–75.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Asahan. 2022. Kabupaten Asahan Dalam Angka 2022. edited by M. F. Ginting, A. F. R. Tamba, L. C. Murti, and M. RYH. Kisaran: BPS Kabupaten Asahan.

Badan Pusat Statistik, Kabupaten Asahan. 2025. “Kabupaten Asahan Dalam Angka Tahun 2025.” 588.

Bappenas. 2024. Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025-2045. Vol. 11. edited by L. A. A. Sambodo, Teguh. Jakarta Pusat: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Dahlan, Srisasmita, Abigael R. Tondok, and Repelita Kallo. 2021. “Review: Rekayasa Sosial Dan Keberdayaan Petani.” Jurnal Agrisistem : Seri Sosek Dan Penyuluhan 17(2):87–93. doi:10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.208.

Ikhwan, Rizghina, Syahyuti, and Sri Suharyono. 2023. “Rekayasa Sosial Pada Usaha Tani Beresponsif Gender Di Kawasan Program Food Estate, Provinsi Kalimantan Tengah.” Analisis Kebijakan Pertanian 21(1):133–44.

Kamim, Anggalih Bayu Muh. 2019. “Paradok Kemaritiman DIY, Ilusi Kesejahteraan Di Balik Upaya Rekayasa Sosial.” Jurnal Analisis Sosial 23(2):72–91.

Kariyasa, Ketut. 2005. “Sistem Integrasi Tanaman-Ternak Dalam Perspektif Reorientasi Kebijakan Subsidi Pupuk Dan Peningkatan Pendapatan Petani.” Analisis Kebijakan Pertanian 3(1):68–80.

Karouw, Steivie, Budi Santosa, and Ismail Maskromo. 2019. “Processing Technology of Coconut Oil and Its By Products.” Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. doi:https://doi.org/10.21082/JP3.V38N2.2019.P86-95.

Khusnul, Nindyra, and Ageng Widodo. 2023. “Upaya Mensejahterakan Petani Gula Kelapa Melalui Sertifikasi Organik (Studi Kasus Di Desa Pasinggangan, Banyumas).” Jurnal Kommunity Online 2(2):13–24. doi:10.15408/jko.v2i2.22602.

Kurniawan, A’ang. 2013. “Pemberdayaan Petani Kelapa Di Desa Sungai Rengas.” PublikA, Jurnal S1 Ilmu Administrasi Negara 2(2).

Maliki, Zainul. 2012. Rekonstruksi Teori Sosial Modern. Pertama. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Naamy, Nazar. 2019. Metodologi Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar & Aplikasinya. I. edited by Winengan. Mataram: Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah, LP2M UIN Mataram.

Nurfajriani, Wiyanda Vera, Muhammad Wahyu Ilhami, Arivan Mahendra, Rusdy Abdullah Sirodj, and M. Win Afgani. 2016. “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10(17):826–33. doi:https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272.

Nurhanifa, Ira, and Budiasih Budiasih. 2023. “Efisiensi Teknis Dan Total Faktor Produktivitas Sektor Pertanian Di Jawa Tahun 2020.” Seminar Nasional Official Statistics 2023(1):547–56. doi:10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1715.

P., Jamaluddin, Husain Syam, Nunik Lestari, and Muhammad Rizal. 2019. Alat Dan Mesin Pertanian. Pertama. Makasar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Perdana, Adhi Surya. 2016. “Pemberdayaan Kelompok Tani Melalui Pasar Lelang Sebagai Solusi Mewujudkan Kedinamisan Kesejahteraan Petani.” Jurnal Ilmu Pertanian Tropika Dan Subtropika 1(1):52–63.

Pertanian, Kementerian. 2023. Analisis PDB Sektor Pertanian Tahun 2023.

Putnam, R. D. 2000. Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New York: Simon & Schuster.

Raho, B. 2013. Sosiologi: Sebuah Pengantar. Jakarta: Nusa Indah.

Rizky, Inka Mila. 2022. “Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Dalam Hilirisasi Kelapa Bulat (Coconut) Dan Produk Turunannya.” Universitas Sriwijaya.

Sabarisman, Muslim. 2017. “Identifikasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Miskin Pesisir.” Sosio Informa 3(3):216–35. doi:10.33007/inf.v3i3.707.

Scott, J. C. 1985. Weapons of the Weak: Everyday Forms of Peasant Resistance. New Haven: Yale University Press.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. 19th ed. Bandung: CV. Alfabeta.

Trimerani, Resna, Gani Supriyanto, Arief Ika Uktoro, Andreas Wahyu Krisdiarto, Adi Ruswanto, Reza Widyasaputra, Mohammad Prasanto Bimantio, and Herawati Oktavianty. 2024. “Desain Rekayasa Sosial Pada Pengrajin Gula Kelapadi Desa Kalak Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan.” Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma 5(2):314–22. doi:10.26874/jakw.v5i2.410.

Wirawan, I. B. 2015. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma. 4th ed. edited by Y. Rendy. Jakarta: Prenadamedia Group.

Downloads

Published

2026-01-30