DETERMINAN PROFITABILITY PERUSAHAAN MANUFAKTUR: (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019 – 2024)

Authors

  • Feiby Novita Wantah Sekolah Tinggi Bisnis dan Manajemen (STBM) Dua Saudara

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41446

Keywords:

Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Aktivitas Perusahaan

Abstract

Profitabilitas menjadi indikator utama dalam menilai kinerja keuangan dan efektivitas manajemen dalam mengelola sumber daya perusahaan. Dalam konteks industri manufaktur yang memiliki peranan penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, pemahaman mengenai faktor-faktor yang menentukan profitabilitas menjadi krusial baik bagi manajemen perusahaan, investor, maupun regulator. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah profitabilitas, yang diukur dengan Return on Assets (ROA) sebagai representasi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba berdasarkan total aset yang dimilikinya. Sementara itu, variabel independen meliputi leverage, likuiditas, ukuran perusahaan (firm size), dan aktivitas perusahaan (asset turnover). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama enam tahun pengamatan (2019–2024). Analisis dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan model regresi data panel dan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) untuk menguji pengaruh simultan maupun parsial antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan (firm size) berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa semakin besar ukuran perusahaan, semakin menurun efisiensi dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki. Sebaliknya, variabel leverage, likuiditas dan aktivitas perusahaan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,754 mengindikasikan bahwa 75,4% variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model, sedangkan sisanya 24,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini, seperti faktor makroekonomi atau kebijakan internal perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi penting bahwa efisiensi pengelolaan aset dan skala operasional perlu menjadi perhatian utama bagi manajemen perusahaan manufaktur. Selain itu, hasil ini menegaskan pentingnya struktur organisasi yang adaptif serta kebijakan investasi aset yang lebih selektif agar perusahaan dapat meningkatkan nilai profitabilitasnya secara berkelanjutan. Bagi investor, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam melakukan analisis fundamental terhadap perusahaan manufaktur di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Khalifaturofi’ah, S. O. & Setiawan, R. (2024). Profitability of Manufacturing Firms in Indonesia Amidst the Pandemic. Etikonomi, 23(2), 497–510.

Devi Ramadhaningsih & Menik Indrati. (2024). Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas pada Sektor Industri Healthcare di Indonesia. Journal of Management: SMEs, 17(2).

Anita Putri. (2025). Determinants of Net Income of Growth in Manufacturing Companies: Evidence in Emerging Markets. International Journal of Management, Economic and Accounting, 3(1).

S. Rukoyah, R. Syahril Fauziah & E. Melani. (2023). The Determinants Of Profit Growth In Manufacturing Companies Food and Beverage Sub Sector Listed on the Indonesia Stock Exchange. West Science Accounting and Finance, 1(01), 37‑44.

Ren Guo et al. (2024). The Determinants of Profitability in Processed Food Industry in Indonesia. BASKARA: Journal of Business and Entrepreneurship.

Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id)

Downloads

Published

2026-01-27