PEMANFAATAN STORYTELLING SIRAH NABAWI BERBASIS MEDIA CANVA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI ANAK DI TK ALFIKH ORCHARD
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.41217Keywords:
Storytelling, Sirah Nabawi, Canva, Prosocial behavior, Early childhood educationAbstract
This qualitative study investigates the implementation of Canva-based Sirah Nabawi storytelling in early childhood education. Data were collected through observations, interviews, and documentation. Results indicate that while teachers faced challenges due to limited digital literacy and inadequate facilities (e.g., lack of projectors), children exhibited high engagement and curiosity. Furthermore, the storytelling effectively fostered prosocial behaviors, such as empathy toward animals. The study concludes that Canva-based storytelling enhances motivation and Islamic character values, though its success depends on improving teachers' digital competencies and school infrastructure.
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press.
Abubakar, I. (2021). Pengantar metodologi penelitian. SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Abubakar, I. (2022). Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Sirah Nabawiyah. Wahdah Islamiyah.
Alterio, M., & McDrury, J. (2003). Learning through storytelling in higher education: Using reflection and experience to improve learning.
Khadijah. (2020). Perkembangan fisik motorik anak usia dini. Kencana.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Rahmadi. (2011). Pengantar metodologi penelitian. Antasari Press.
Suyadi. (2018). Kisah (storytelling) pada pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains pendidikan Islam.
Tatik Sutarti. (2018). Pendidikan karakter untuk anak usia dini. Aksara Media Pratama.
Kuntari, S. (2023). Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Prosiding Seminar Nasional FTIK, 90–94.
Monoarfa, M., & Haling, A. (2021). Pengembangan media Canva. Seminar Nasional Hasil Pengabdian.
Sh. Mohammad Elshinawy. (2025, November). The unique storytelling style of the Qur’an. Yaqeen Institute.
Amiruddin, A., Qorib, M., & Zailani, Z. (2021). A study of the role of Islamic spirituality in happiness of Muslim citizens. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 77(4).
Berliana, D., Rusdiyani, I., & Atikah, C. (2024). Game edukasi berbasis Canva untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 201–210.
Dewi, I. K., Haryati, E., & Chandra, A. (2023). Storytelling dan pembentukan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi, 7(5), 5531–5538.
Gregory, T., et al. (2021). Associations between school readiness and student wellbeing. Child Indicators Research, 14(1), 369–390.
Haerudin, D. A., & Gustiana, E. (2023). Media pembelajaran visual berbasis Canva. Jurnal Pelita PAUD, 8(1), 286–291.
Hafni Sahir. (2021). Teknik observasi dalam penelitian kualitatif. Jurnal Penelitian Pendidikan.
Halid, M. (2025). Penggunaan Canva dalam meningkatkan motivasi belajar siswa PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Hanifah Muthia Nabihasnah, et al. (2025). Pendidikan karakter anak usia dini di era digital.
Iai, N., & Sinjai, M. (2019). Teknik wawancara dalam penelitian PAUD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini.
Jaenullah, Utama, F., & Setiawan, D. (2022). Resilience model of the traditional Islamic boarding school. Jurnal Kependidikan, 8(4), 931–942.
Kirtawadi. (2023). Kedudukan Al-Qur’an dan Hadis sebagai dasar pendidikan Islam. Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam.
Mariana, I., & Putra, P. (2023). Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Pijar, 1(2), 173–186.
McLellan, H. (2007). Digital storytelling in higher education. Journal of Computing in Higher Education, 19(1), 65–79.
Musrifah. (2016). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam. Edukasia Islamika, 1.
Nahar, S., et al. (2022). Improving students’ collaboration thinking skill. International Journal of Instruction, 15(3), 451–464.
Nurdiyanti, S. (2019). Implementasi media visual dan audiovisual. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 642–650.
Nur, F., et al. (2023). Pendidikan karakter Islami pada anak usia dini. Journal Islamic Education, 1(3), 633–640.
Nurzannah, N., et al. (2023). Chain story untuk mengembangkan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi, 7(1), 949–962.
Pratiwi, R. R. (2016). Metode storytelling untuk keterampilan berbicara. Jurnal PGSD, 1(1).
Sakban, O., & Hidayah, N. (2020). Pembelajaran Siroh Nabawiyah. Jurnal Pendidikan Islam.
Sapitri, D., et al. (2022). Pendidikan karakter Islami berbasis fitrah. Jurnal Obsesi, 6(6), 7334–7346.
Satriani, I. (2019). Storytelling in teaching literacy. English Review, 8(1), 113–120.
Sidiq, U., & Choiri, M. (2019). Metode penelitian kualitatif pendidikan. Nata Karya.
Syukron, A., & Yudha, R. P. (2025). Storytelling Islami dan kecerdasan emosional. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Tri Wulandari, & Mudinillah, A. (2022). Efektivitas Canva. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah, 2(1), 102–118.
Ule, M. Y., et al. (2023). Triangulasi data kualitatif. Jurnal Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.
Wasila, R., & Pasaribu, M. (2024). Pendidikan agama Islam di Tadika. Syntax Imperatif, 5(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.