PERSEPSI GENERASI MUDA KALLAN BARU TERHADAP PENGGUNAAN PANTUN DALAM UPACARA PANGAKKASAN ADAT MAKKI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

Authors

  • Rosma Natasia Universitas Negeri Makassar
  • Sulastriningsih Djumingin Universitas Negeri Makassar
  • Tuti Wijayanti Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.40361

Keywords:

Younger Generation, Pangakkasan Traditional Pantun, Sociolinguistics

Abstract

This study used a descriptive qualitative method with the researcher as the main instrument and interviews as the data collection technique. The results of the study showed that the younger generation had a positive perception of the use of pantun in traditional ceremonies. This perception is reflected in two main findings, namely (a) pantun as a cultural identity,  (b) a medium of traditional communication, and (c) pantun as a source of moral and educational values. The sociolinguistic study in this research also reveals the important role of language in the sustainability of the pantun tradition in the Pangakkasan Adat Makki ceremony. There are two main phenomena, namely language maintenance and language shift, which influence the level of understanding and involvement of the younger generation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, D. (2018). Dinamika Konvergensi Peran Perempuan Di Era Ekonomi Digital. Journal of Sharia Economics, 1(2), 79–95. https://ekonomi.kompas.com/read/2018/02/02/173622526/bi-pertumbuhan-

Amin, M. F., & Suyanto, S. (2017). Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Ibu dalam Ranah Rumah Tangga Migran di Kota Semarang. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 12(1), 15. https://doi.org/10.14710/nusa.12.1.15-26

Andriyani, I., Kurniawan, M. R., & Agustina, I. Y. (2021). Pendekatan Persepsi dan Pengambilan Keputusan Individual oleh Kiai di Pondok Pesantren dalam Perspektif Stephen P. Robbins. ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 12(2), 261–272. https://doi.org/10.47766/itqan.v12i2.279

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi V). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

BKKBN. (2012). Pedoman pengelolaan program Bina Keluarga Remaja (BKR). Jakarta: BKKBN.

Bramono, N., & Rahman, M. (2012). Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa. Diglossia,4(1), 12–17. http://journal.unipdu.ac.i/diglosia/article/view/226

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik Perkenalacn Awal (2nd ed.). Rineka Cipta.

Desrina, I. (2024). Peran Media Sosial dalam Pembentukan Gaya Bahasa Remaja: Studi Literatur tentang Bahasa Gaul dan Adaptasinya dalam Bahasa Indonesia. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 1617–1623. https://irje.org/index.php/irje

Elvania, E., Morelent, Y., & Syofiani. (2012). Tindak Tutur dan Perspektif Stereotip Gender dalam Pantun-Pantun Melayu Kuno Karya Haji Ibrahim. Jurnal Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 4–7. https://ejurnal.bunghatta.ac.id/index.php/JFKIP/issue/view/980

Fadlilah, M. (2023). Persepsi Masyarakat Kasepuhan Cisungsang terhadap Tradisi Seren Taun (Studi Kasus: Desa Cisungsang Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak) [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. UIN Jakarta Institutional Repository. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/72081

Fishman, J. A. (1989). Language maintenance and language shift in ethnocultural perspective. In Language and ethnicity in minority sociolinguistic perspective (hal. 177–180). Clevedon: Multilingual Matters.

Hamdan, S. H, prisusanti dewi retno; fahmi aisyah; haryanti suci; pangestu ari nova; primasari anggun nessy; putri surya novita; adinata arfan A. hadi irwan; firmansyah. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en

Hasanah, H. (2017). Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Hasanah, U. L., & Andari, N. (2021). Tradisi Lisan sebagai Media Pembelajaran Nilai Sosial dan Budaya Masyarakat. Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 4(1), 48–66.

Imanina, K. (2020). Penggunaan Metode Kualitatif Dengan Pendekatan Deskriptif Analitis Dalam Paud. Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PAUD, 5(229), 45–48. http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/article/view/3728

Intani, R. (2019). Generasi Muda Dan Seni Tradisi (Studi Kasus di Kawasan Cisaranten Wetan, Bandung). JPKS (Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni), 4(1), 55–73. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JPKS/article/view/6846

Ismail, N. A., & Saimon, A. (2023). Analisis Pantun Adat berdasarkan Teori Relevans. The International Young Scholars Journal of Language (IYSJL), 6(Iysjl), 1–9.

Jaafar, M. F., Awal, N. M., Mis, M. A., & Lateh, H. (2015). Bahasa Sempadan Malaysia-Thailand: Pengekalan vs Peralihan Bahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa Melayu – JPBM, 5(1), 1–9. https://spaj.ukm.my/jpbm/index.php/jpbm

/article/view/84

Jalal, N. M., & Sari, N. N. (2023). Description Of Adolescent Self-Concept with Authoritarian Parenting. International Journal of Education, Vocational, and Social Science (IJEVSS), 02(1), 2023.

Kastanya, H. (2014). Tatabuang Manare dan Badendang dalam Pesta Pernikahan Masyarakat Pulau Ambon. Sirok Bastra, 2(2), 185–192.

Khairil, M., & Ranti, R. A. (2018). Festival Pesona Palu Nomoni Dalam Pelestarian Budaya Kaili di Kota Palu. Kinesik, 5(2), 79–87.

Kholis, H. F., Nuha, M., & Prasetyawati, D. P. (2022). Persepsi Generasi Muda dalam Keberlangsungan Tradisi sedekah Desa di Desa Candi, Kabupaten Sragen. Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif, 2(2), 242–256.

Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. HISTORIS: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1),33–39. http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis

Leoni, T. D. (2019). Pantun sebagai Akar Literasi dan Pembentukan Moral Anak di Era Disrupsi. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 2(1), 867–870.

Lesmana, G. (2022). Bimbingan dan Konseling Belajar. KENCANA.

Marlina, M. (2019). Sosiologi Masyarakat Melayu Riau dalam Syair “Surat Kapal” Karya H. Muhammad Ali Thalib [Sociology of Riau Melayu Community in the Poem “Ship Letter” by Muhammad Ali Thalib]. Totobuang, 6(2), 245. https://doi.org/10.26499/ttbng.v6i2.83

Nahak, H. M. . (2019). Upaya Melestarikan Budaya Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65–76. https://doi.org/10.33369/jsn.5.1.65-76

Nisa, A. H., Hasna, H., & Yarni, L. (2023). Persepsi. Koloni, 2(4), 213–226. https://doi.org/10.31004/koloni.v2i4.568

Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). Pengaruh Globalisasi terhadap Minat Generasi Muda dalam Melestarikan Kesenian Tradisional Indonesia. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31–39. https://doi.org/10.33061/jgz.v10i2.5616

Nurrokhmah, E. E., Salwa, D. F., Desiani, K. L., & Rosalita, T. (2022). Persepsi Generasi Milenial Terhadap Tradisi Grebeg Besar di Kabupaten Demak. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(1), 1. https://doi.org/10.35931/aq.v16i1.565

Octaviani, G., Isjoni, & Fikri, A. (2023). Persepsi Generasi Muda Suku Batak di Kelurahan Simpang Baru Kota Pekanbaru terhadap Tradisi Martarombo. International Journal of Research in Science, Commerce, Arts, Management and Technology, 2(2), 410–421. https://doi.org/10.48175/ijarsct-13062

Purwanti, D. (2017). Peningkatan Kemampuan Menulis Pantun Dengan Menggunakan Model Berpikir Berbicara Menulis (Think Talk Write). Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 52. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v1i2.581

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 148.

Riana, & Kholil, S. (2024). Persepsi Penggemar Drama Korea Terhadap Budaya Korea: Studi Kasus Komunitas X @Kdrama_Menfess. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 115–125. https://doi.org/10.33506/jn.v10i1.3352

Rifa’i, Y. (2023). Analisis Metodologi Pengumpulan Data di Penelitian Ilmiah. Cendekia Inovatif Dan Berbudaya, 1(1), 31–37.

Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374

Rizky, M. I. dan, & Simarmata, T. (2017). Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Peran Tradisi Berbalas Pantun dalam Acara Pesta Perkawinan Pada Masyarakat Melayu di Tanjung Pura. Gondang: Jurnal Seni Dan Budaya, 1(2), 91–99. http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/GDG

Rumheng, P., Suarniati, N. W., & Pribadi, N. W. (2021). Persepsi Generasi Muda terhadap Budaya Maren dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika. Likhitaprajna Jurnal Ilmiah, 23(2), 110–117. https://doi.org/10.37303/likhitaprajna.v23i2.1-96

Saadah, M., Prasetiyo, Y. C., & Rahmayati, G. T. (2022). Strategi Dalam Menjaga Keabsahan Data Pada Penelitian Kualitatif. Al-’Adad : Jurnal Tadris Matematika, 1(2), 54–64. https://doi.org/10.24260/add.v1i2.1113

Salamangy, S. (2021). Suku Makki dalam Lintasan Sejarah (Kerajaan Talondo’ Kondo dan Kerajaan Loe). Sampan Institute.

Saptadi, H. (2012). Faktor-Faktor Pendukung Kemampuan Menghafal Al-Qur’an dan Implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 1(2), 117–121. https://doi.org/10.12345/jbk.v1i2.2012

Setyadiharja, R. (2020). Khazanah Negeri Pantun (1st ed.). Grup Penerbit CV BUDI UTAMA.

Sibarani, R. (2015). Pendekatan Antropolinguistik Terhadap Kajian Tradisi Lisan. RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa, 1(1), 1. https://doi.org/10.22225/jr.1.1.9.1-17

Suharsih, S. (2016). Jawa Banten Language in Classrooms: a Challenge or a Problem? Jurnal Bebasan, 3(1), 70–77. https://doi.org/10.5678/bebasan.2016

Sulastri. (2014). Pantun Bogor: Tuntutan Revitalisasi Di Tengah Arus Modernisasi. Bébasan, 1(2). http://en.wikipedia.org/wiki/Oral_tradition

Sulhiyah, M. (2021). Makna simbolik tari Sayo Sitendean pada upacara adat pernikahan Pangakkasan di Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju. Universitas Negeri Makassar.

Supiryono, Iskandar, H., & Sucahyono. (2015). Pendidikan Keluarga dalam Perspektif Masa Kini. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat.

Susilowati, T. (2017). Kontribusi Pengasuhan Suku Betawi dalam Upaya Menumbuhkan Percaya Diri Anak Usia 7-8 Tahun (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Jakarta.

Trisnawati. (2019). Analysis of Types and Functions of Pantun in the Mantra Syair and Pantun Books in the Middle of Life. Parataksis: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(2), 1–12.

Tumbularani, & Diana, R. R. (2024). Analisis Peran Gender Terhadap Perbedaan Minat dan Partisipasi Anak Dalam Pembelajaran Steam. Aṣ-Ṣibyān Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1).

Tuti Andriani. (2012). Pantun Dalam Kehidupan Melayu (Pendekatan Historis Dan Antropologis)[Pantun in Malay Life (Historical and Anthropological Approach)]. Jurnal Sosial Budaya Vol., 9(2), 195–211.

Viola, O., Hartati, T., & Fitri, A. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Adat Seumanoe Pucok di Masyarakat Maukek Aceh Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari Dan Musik, 11(3).

Wang, P., Hahm, C., & Hammer, P. (2022). A Model of Unified Perception and Cognition. Frontiers in Artificial Intelligence, 5(April), 1–14. https://doi.org/10.3389/frai.2022.806403

Widiyono, S. (2019). Pengembangan Nasionalisme Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Populika, 7(1), 75–84.

World Health Organization. (2014). Kesehatan remaja: Pedoman praktis bagi petugas kesehatan. Jakarta: WHO Regional Office for South-East Asia.

Downloads

Published

2026-01-11