MARSIADAPARI SEBAGAI SOLIDARITAS SOSIAL BATAK DALAM GEREJA DAN MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.40277Keywords:
Marsiadapari, Solidarity, Christian, Society, ChurchAbstract
This study aims to examine the social and spiritual values of the marsiadapari tradition as a distinctive form of solidarity within the Batak Toba community that remains relevant to the life of the church and modern society. The marsiadapari practice refers to a mutual cooperation system in agricultural work and social activities, founded upon togetherness, love, and collective responsibility. In a theological context, the values of marsiadapari reflect the Christian principles of koinonia (fellowship) and diakonia (service of love). Using a qualitative-descriptive approach, this research analyzes the interaction between Batak local traditions and Christian ethos in building contextual social solidarity. The marsiadapari practice can serve as a model for the church’s social praxis in realizing faith that works through love, while also addressing the challenges of individualism and social inequality in society. The church is called to revitalize the marsiadapari values as part of its social mission so that Christian faith is not only expressed in liturgy but also in concrete acts of solidarity with others. Thus, marsiadapari is not merely a cultural heritage but also a contextual expression of faith that strengthens social cohesion, deepens the spirituality of togetherness, and revives the spirit of loving service within contemporary Batak Christian communities.
Downloads
References
Bangun, P. K. (1988). Manusia dan kebudayaan di Indonesia. Djambatan.
Brownlee, M. (1987). Tugas manusia dalam dunia milik Tuhan: Dasar teologis bagi pekerjaan orang Kristen dalam masyarakat. BPK Gunung Mulia.
Coleman, J. S. (2017). Dasar-dasar teori sosial. Nusa Media.
Davidson, J. S. (2010). Adat dalam politik Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Firmando, H. B. (2022). Kearifan lokal sebagai pedoman berperilaku masyarakat Batak Toba dan relevansinya untuk kemajuan kawasan Danau Toba. Sosiologi Dialektika Sosial, 8(2).
Henley, D. (2010). Adat dalam politik Indonesia. Obor.
Kemenko PMK. (2025, Juli 26). Marsiadapari, saat orang Batak bekerjasama. https://www.kemenkopmk.go.id/marsiadapari-saat-orang-batak-bekerjasama
Martasudjita, E. (2009). Gereja yang melayani dengan rendah hati. Kanisius.
Marzali, A. (2005). Antropologi & pembangunan Indonesia. Prenada Media.
Noordegraaf, A. (2004). Orientasi diakonia gereja. BPK Gunung Mulia.
Oktavia, N. (2023). Tradisi marsiadapari masyarakat Batak Toba dalam perspektif teori solidaritas Emile Durkheim. Diakonia, 3(1).
Siagian, R. J. (2016). Sahala bagi pemimpin: Dulu dan kini (Cet. ke-1). L-SAPIKA.
Siahaan, B. (2005). Batak Toba: Kehidupan di balik tembok bambu. Kempala Foundation.
Siahaan, M. (2022). Peran marsiadapari dan gugur gunung sebagai landasan dalam teknologi pendidikan agama Kristen di sekolah. Educatio, 8(3).
Sihombing, S. (2022). Teologi marsiadapari: Sebuah konstruksi teologi lokal dalam perspektif Robert J. Schreiter atas hermeneutika Galatia 6:2. Kamasean: Jurnal Teologi, 3(1), 1–17.
Simanjuntak, S. (2015). Folklor Batak Toba. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Simanullang, P. (2022). Pembelajaran budi pekerti berbasis budaya Batak Toba. Publica Indonesia Utama.
Sinambela, D. P. (2020). Solidaritas sosial petani padi sawah Desa Narumonda VII Kecamatan Siantar Narumonda Kabupaten Toba Samosir Sumatra Utara. JOM FISIP, 7.
Siregar, N. (2015). Diakonia HKBP dalam masyarakat pluralis, multikulturalis, global dan sekuler. Kantor Pusat HKBP.
Siswanto, A. (2013). Passion to your words. Visi Anugrah.
Surbakti, E. B. (2008). Benarkah Injil kabar baik?. BPK Gunung Mulia.
Tim Kajian Sentralisasi. (2022). Sosialisasi pelaksanaan sentralisasi keuangan HKBP. Kantor Pusat HKBP.
Tobaria. (2025, Juli 24). Tradisi marsiadapari: Pola gotong royong dari zaman leluhur suku Batak. https://tobaria.com/tradisi-marsiadapari-pola-gotong-royong-dari-zaman-leluhur-suku-batak/
Vergouwen, J. C. (2004). Masyarakat dan hukum adat Batak Toba. LKiS.
Wardani, P. E. (2021). Sistem sosial, solidaritas, dan pemberdayaan masyarakat. Guepedia.
Zubaedi. (2013). Pengembangan masyarakat: Wacana dan praktik. Kencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















