PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MPLB PADA ELEMEN PEMBELAJARAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI UMUM SMK NEGERI 1 MEDAN 2024/2025
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.40261Keywords:
Problem Based Learning, video pembelajaran, berpikir Kritis, hasil belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mlodel pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan video terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Administrasi Umum di SMK Negeri 7 MedanLatar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang variatif dan menarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XI MPLB 2 sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan video dan kelas XI MPLB 1 sebagai kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional.
Instrumen penelitian meliputi tes pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan video berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 59,43 meningkat menjadi 83,31 pada post-test, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 58,82 menjadi 71,88. Nilai signifikansi uji-t < 0,05 yang berarti H₀ ditolak dan H₁ diterima.
Selain itu, model PBL berbantuan video juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen sebesar 60,25 meningkat menjadi 80,14 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 59,32 menjadi 69,77. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan video efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
Downloads
References
Abdullah, K., dkk. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Aisyi, R., & Rohman, N. (2022). Persepsi orang tua dan guru terhadap pembelajaran tatap muka di masa Covid-19 di Desa Ranub Dong. Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 5(1), 81–92.
lkaromi. (2022). Model pembelajaran dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan, 7(2), 75–85.
Ambarwati, R., & Kurniasih, D. (2021). Penerapan problem based learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pendidikan, 6(3), 2857–2863.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Ardianti, S. D., dkk. (2021). Pengaruh problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 35–42.
Arends, R. I. (2013). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.
Arif, M., dkk. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan, 5(2), 112–120.
Arsyad, A. (2016). Media pembelajaran. RajaGrafindo Persada.
Asyafah, A. (2019). Model pembelajaran dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 15–25.
Djabba, R., & Ilmi, M. (2020). Evaluasi hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 9(3), 1139–1146.
Ennis, R. H. (2011). Critical thinking. Prentice Hall.
Farisi, A., dkk. (2017). Problem based learning dan pengaruhnya terhadap keterampilan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan, 2(1), 45–52.
Febrini, D. (2017). Psikologi pembelajaran. Pustaka Pelajar.
Ghofur, A., & Nafisah, Z. (2016). Pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 4(2), 89–97.
Handayani, R., dkk. (2020). Penerapan model problem based learning dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 5(1), 25–32.
Haudi. (2021). Strategi pembelajaran. Alfabeta.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia. 88
Ibrahim, M., & Nur, M. (2005). Pembelajaran berbasis masalah. Unesa University Press.
Imas, K., & Berlin, S. (2015). Ragam pengembangan model pembelajaran. Kata Pena.
Leni, N., & Sholehun. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 6(1), 68–72.
Mamuaya, N., dkk. (2021). Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa SMK. Jurnal Pendidikan Teknologi, 3(2), 90–98.
Ngalimun. (2017). Strategi dan model pembelajaran. Aswaja Pressindo.
Nurul Hasanah. (2017). Pengaruh model problem based learning berbantuan video terhadap hasil belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan, 4(1), 55–63.
Pannen, P., dkk. (2001). Konstruktivisme dalam pembelajaran. Universitas Terbuka.
Priadana, S., & Sunarsi, D. (2024). Metodologi penelitian kuantitatif. Pascal Books.
Pusparini. (2017). Model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendid
Alkaromi. (2022). Model pembelajaran dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan, 7(2), 75–85.
Ambarwati, R., & Kurniasih, D. (2021). Penerapan problem based learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pendidikan, 6(3), 2857–2863.
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.
Ardianti, S. D., dkk. (2021). Pengaruh problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 35–42.
Arends, R. I. (2013). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.
Arif, M., dkk. (2020). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Jurnal Pendidikan, 5(2), 112–120.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.