PENGUATAN QALBUN SALIM ANAK USIA DINI: MODEL INTERNALISASI NILAI KEJUJURAN DARI KISAH MUSA

Authors

  • Najmaddina UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Mursalim UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Muhammad Yusuf Qardlawi UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39928

Keywords:

Qalbun Salim, Internalization Model, Honesty, Story of Musa, Early Childhood Education, Thematic Interpretation.

Abstract

This research is motivated by the challenge of cultivating a sound moral-spiritual foundation (qalbun salim) in early childhood. It aims to develop a model for internalizing the value of honesty, derived from the story of Prophet Musa in the Quran, to strengthen qalbun salim. Employing qualitative library research with thematic interpretation (tafsir maudhu'i), the study synthesizes exegetical findings with pedagogical theories. The results construct a three-phase internalization model: (1) Narrative Engagement, introducing the story's ethical core; (2) Affective Connection, fostering emotional-spiritual reflection on honesty; and (3) Habitual Reinforcement, through activities embodying truthful behavior. The study concludes that the story of Musa offers a profound narrative framework for concretizing qalbun salim, advocating for the integration of such scripturally-based models into early childhood curricula to build a strong ethical foundation.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Attas, S. M. N. (1980). Konsep pendidikan dalam Islam: Suatu rumusan falsafah pendidikan Islam. Bandung: Mizan.

Al-Fairuzi, M. (2021). Tafsir tematik kisah Nabi Musa: Nilai pendidikan karakter dalam Al-

Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. Repositori Institusi UIN Jakarta.

Al-Farmawi, A. H. (1977). Al-Bidāyah fī al-Tafsīr al-Mawḍūʿī: Dirāsah Manhajīyah Mawḍūʿīyah. Kairo: Dār al-Ḥadīth.

Al-Ghazali, I. (2011). Ihya’ ulumuddin (Jilid 3). Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah.

Anwar, S. (2020). Positive reinforcement dalam pembentukan karakter jujur pada anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(2), 112–

125.

Berk, L. E. (2013). Child development (9th ed.). Boston, MA: Pearson.

Daud, A. (2003). Pendidikan agama Islam dan pembangunan karakter bangsa. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Fathoni, A. (2020). Pendekatan holistik dalam pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal

Pendidikan Karakter, 10(2),

123–135.

Hakim, A. R. (2022). Kompetensi pedagogis-spiritual guru PAUD dalam pembentukan karakter anak. Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, 9(1), 1–15.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kurniawan, R. R. (2023). Qalbun Salim dalam Al-Qur’an: Analisis penafsiran Sayyid Quthb terhadap Q.S. Asy- Syu'ara ayat 89. ANWARUL, 3(6), 1169–1177.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York, NY: Bantam Books.

Maghfiroh, S. (2023). Pengembangan model pembelajaran tematik berbasis kisah Qur'ani untuk menanamkan nilai kejujuran

pada anak usia dini. Journal of Early Childhood Islamic Education, 7(1), 45–60.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Misbach, I. H. (2006). Qalbun Salim sebagai basis pendidikan karakter. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Montessori, M. (1967). The absorbent mind. New York, NY: Holt, Rinehart and Winston.

Mulyati, S. (2019). Kemitraan guru dan orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di TK Mutiara Hati. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 22–35.

Narvaez, D. (2014). Neurobiology and the development of human morality: Evolution, culture, and wisdom. New York, NY:

W. W. Norton & Company.

Nata, A. (2012). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam.

Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Nurjanah, S. (2021). Implementasi pendidikan karakter melalui metode bercerita dan role play untuk mengembangkan kecerdasan emosional-spiritual anak. Jurnal Golden Age, 5(01), 185–198.

Santrock, J. W. (2011). Life-span development (13th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Sari, R. P. (2021). Keteladanan guru dalam penanaman nilai kejujuran pada anak usia dini di RA Perwanida. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1768–

1777.

Sari, R. P. (2022). Model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Islam di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2101–2112.

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir al- Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur'an (Vol. 10). Jakarta: Lentera Hati.

Syafi'i, F. F. (2020). Pendidikan sosial emosional anak usia dini melalui kisah Qur'ani: Studi kasus di TKIT Nurul Fikri. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 850–861.

Umar, M. (2020). Konsep murabbi dalam pendidikan akhlak perspektif Al-Ghazali dan relevansinya di era modern. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 45–60.

Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-01-02