Pengelolaan Terumbu Karang Berbasis Teknologi Biorock untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan

Authors

  • Erri Supriyadi Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Uwi Martayadi Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • I Made Murdana Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Doni Saputra Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Humaedi Humaedi Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39874

Keywords:

Pengelolaan Terumbu Karang, Teknologi Biorock, Pariwisata Berkelanjutan, Gili Matra

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang kompleks, terbentuk dari endapan kalsium karbonat yang dihasilkan oleh organisme laut kecil yang dikenal dengan polip karang, dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi laut. Selain berfungsi sebagai habitat berbagai spesies, terumbu karang juga memiliki nilai ekonomi strategis, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata bahari. Kawasan Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan (Gili Matra) dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia berkat keindahan ekosistem bawah lautnya. Namun demikian, aktivitas pariwisata yang tidak terkendali serta tekanan perubahan iklim telah mengancam kelestarian terumbu karang di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan terumbu karang berbasis teknologi Biorock dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Gili Matra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan terumbu karang dilakukan melalui kolaborasi masyarakat lokal, organisasi nirlaba, dan yayasan. Teknologi Biorock terbukti efektif mempercepat pertumbuhan karang dua sampai enam kali lebih cepat dibandingkan kondisi alami ataupun menggunakan metode manual. Selain itu, berbagai program pendukung pariwisata berkelanjutan juga dilakukan, antara lain pemberian beasiswa bagi perempuan lokal untuk mengikuti pelatihan menyelam dan konservasi, pelaksanaan pendidikan dan penelitian, pengembangan kemitraan dengan pemangku kepentingan, serta kegiatan pembersihan sampah secara rutin setiap minggu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andita, R. A. (2022, March). Gawat, 50 Persen Lebih Terumbu Karang di Gili Matra Rusak. Lombok Post, 1–3. https://lombokpost.jawapos.com/ntb/1502788206/gawat-50-persen-lebih-terumbu-karang-di-gili-matra-lombok-rusak

Indonesia, B. (2018). 6 Alasan Mengapa Metode Rehabilitasi Biorock Lebih Dianjurkan daripada Metode Lain. Biorock INDONESIA. https://www.biorock-indonesia.com/6-alasan-mengapa-metode-rehabilitasi-biorock-lebih-dianjurkan-daripada-metode-lain/

Irwansyah, I., Massiseng, A. N. A., & Ghurdi, A. B. (2020). Valuasi Ekonomi Ekosistem Terumbu Karang Di Pulau Bontosua Kabupaten Pangkep. Jurnal IImiah Agri Sains, 21(3), 147–157. https://doi.org/https://doi.org/10.22487/jiagrisains.v21i3.2020.147-157

Komalasari, N. Y., & Herwangi, Y. (2023). Indikator Pariwisata Berkelanjutan - Perspektif Wisata Pesisir Pangandaran. Cr Journal (Creative Research for West Java Development), 9(2), 73–88. https://doi.org/10.34147/crj.v9i2.314

Martayadi, U., Indraswati, D., Mahsar, L., Supriyadi, E., Athar, L., Widiani, L., & Ali, M. (2024). Pendidikan Konservasi sebagai Bentuk Bela Negara di Kawasan Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Dharma Pengabdian Perguruan Tinggi (DEPATI), 4(2), 138–143. https://doi.org/https://doi.org/10.33019/depati.v4i2.5674

Martayadi, U., Suteja, I. W., Bhakti, W. A., & Dewi, B. F. C. (2025). Pengelolaan Ekowisata Berbasis Ketahanan Ekologi dan Sosial untuk Mendukung Pariwisata Berkelanjutan di Gili Trawangan. Altasia, Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(1), 134–147. https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/view/10011

Maulidina, A.-Z. N., Fadjarajani, S., & Darmawan, C. (2024). Analisis Pariwisata Berkelanjutan Di Kawasan Candi Prambanan Dalam Aspek Lingkungan. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 2(3), 147–156. https://doi.org/10.61696/juparita.v2i3.537

Murdana, I. M. (2022). Keterlibatan Aktor dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Wisata Perairan Gili Trawangan Lombok. Jurnal Pariwisata Budaya Dan Keagamaan, 1(1), 43–52. https://doi.org/https://doi.org/10.53977/pyt.v1i1.648

Negara, K. R. S. (2016). Pengembangan Ekowisata Coral Reef Temple Berbasis Teknologi Biorock di Desa Pemuteran. Jurnal Media Komunikasi Geografi, 17(2), 53–62. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/mkg.v17i2.9028

Nugroho, B. S., Zuhry, N., & Budhiati, R. (2025). Penggunaan Teknologi Biorock Terhadap Pertumbuhan Dan Tingkat Kelangsungan Hidup Karang Acropora Di Perairan Karang Jeruk Kabupaten Tegal. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, III(2), 70–79. https://doi.org/https://doi.org/10.35308/jlaot.v3i2.3488

Profil Desa, D. G. I. (2019). Profil Desa Gii Indah. Profil Desa, 1(1), 1–60. https://drive.google.com/file/d/1TxvG14Usj-xXMlhcBZDaNkf8WJxH4LW9/view?usp=sharing

Redaksi, R. (2024, August). Arus Wisatawan ke Gili Trawangan, Air, dan Meno Meningkat. Bali Bisnis.Com, 1–3. https://bali.bisnis.com/read/20240818/537/1791904/arus-wisatawan-ke-gili-trawangan-air-dan-meno-meningkat

Sampoerna, F. (2024). Mengenal Apa Itu Sustainable Tourism dan Penerapannya. Putera Sampoerna Foundation. https://www.sampoernafoundation.org/id/media/news/sustainable-tourism

Septiani, C. (2024). Fakta terumbu Karang. Biorock INDONESIA. https://www.biorock-indonesia.com/fakta-terumbu-karang/

Siahaan, S. B., Purnomo, P. W., & Sulardiono, B. (2018). Aplikasi Biorock Terhadap Kelangsungan Hidup Transplantasi Karang dan KEANEKeanekaragaman Ikan di Pulau Karimun Jawa. Journal of Maquares, 7(1), 164–170. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/marj.v7i1.22537

Sutopo, A., Arthati, D. F., & Rahmi, U. A. (2014). Kajian Indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Badan Pusat Statistik, 172. https://media.neliti.com/media/publications/48852-ID-kajian-indikator-sustainable-development-goals.pdf

Tanil, G. (2015). Achieving Sustainable Tourism in a Globalized World. European Scientific Journal, 11(11), 248–257. https://eujournal.org/index.php/esj/article/view/5451

Thubany, S. H., & Amir, I. (2004). Partisipasi Semu, Keterlibatan Warga dalam Pembangunan Desa (A. Abbas (ed.); 1st ed.). Bina Swagiri.

Utami, V. Y., Yusuf, S. Y. M., & Mashuri, J. (2022). Penerapan Community Based Tourism dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat. TheJournalish: Social and Government, 3(3), 219–226. https://doi.org/https://doi.org/10.55314/tsg.v3i3.286

Downloads

Published

2026-01-02