ANALISIS PRAGMATIK GAYA BAHASA GEN Z DI KOMENTAR TIKTOK INFLUENCER MAMARI

Authors

  • Riayu Dahlia Magdalena Hutahaean UNIVERSITAS HKBP PEMATANGSIANTAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA.
  • Paulina Pesta Ronauli Situmorang UNIVERSITAS HKBP PEMATANGSIANTAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA.
  • Mega Natasya Sumbayak UNIVERSITAS HKBP PEMATANGSIANTAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA.

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39801

Keywords:

Gaya bahasa pragmatik, Generasi z, Komentar tiktok, Sindiran

Abstract

Peneliti ini mengkaji gaya bahasa Generasi Z (Gen Z) dalam kolom komentar influencer Mamari di TikTok dari perspektif pragmatik. Bahasa yang digunakan Gen Z di media sosial biasanya singkat, ekspresif, dan kontekstual, dan mereka sering menyimpang dari konvensi untuk menyampaikan pesan yang efektif. Data penelitian berasal dari komentar netizen yang memberikan kritik atau ekspresi emosional pada akun TikTok Mamari, seperti "sama-sama jalur duka, sama-sama magrib kok musuhan," "Saingannya anak halal semua," dan "harus jadi artis dlu baru megang Kamari." Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa Gen Z berfungsi sebagai strategi komunikasi retoris yang kompleks, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis wacana pragmatik. Sindiran tajam, ironi, dan pertanyaan retoris yang memanfaatkan konteks sosial dan viral mendominasi makna tersirat dalam tulisan mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa komentar-komentar ini bukan sekadar ucapan spontan; mereka adalah tindak tutur yang dimaksudkan untuk menyampaikan kritik sosial, mengungkapkan kekecewaan, dan membangun kolaborasi di antara komunitas digital. Oleh karena itu, penelitian ini menemukan bahwa pendekatan pragmatik harus digunakan untuk "membongkar" arti tersembunyi yang membentuk ekosistem linguistik baru di media sosial untuk memahami bahasa Gen Z di dunia digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Downloads

Published

2026-01-01