FEMINISME DAN PERJUANGAN HAK PEREMPUAN PADA ABAD KE 20
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39480Keywords:
Feminisme, Perempuan, Gerakan SosialAbstract
Feminisme adalah suatu trend peradaban yang mengarah pada persamaan disegala bidang kehidupan, tanpa diskriminasi karena perbedaan jenis kelamin. Ia adalah cikal bakal atau induk dari gerakan-gerakan pembebasan perempuan. Apa yang diharapkannya, adalah bagaimana perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya secara utuh. Untuk perjuangan jangka panjang, gerakan feminism diharapkan mampu mengoptimalkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif sehingga perempuan dapat mengaktualisasikan dirinya secara utuh. Feminisme dengan berbagai definisi dan dasar yang berbeda dirumuskan sebagai perjuangan menuju keseimbangan hak antara laki- laki dan perempuan. Secara garis besar, ini mengacu pada kesadaran seseorang untuk mencegah sub-ordinasi terhadap perempuan. Sifat dan aktivitas feminisme dibedakan menjadi empat jenis, yaitu. feminisme liberal, faminisme radikal, feminisme marxis, dan feminisme sosialis. Setiap jenis feminisme memiliki dampak positif dan negatifnya masing- masing
Downloads
References
Abdul, A. (2007). Gerakan sosial: Studi kasus beberapa perlawanan. Pustaka Pelajar.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974-980.
Fakih, M. (2009). Gerakan sosial aktivisme Gemkara-BP3KB dan pengaruhnya dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara (Skripsi). Universitas Sumatera Utara.
Jackson, S. (Ed.). (2009). Pengantar teori-teori feminisme kontemporer. Jalasutra.
Lestari, I. (2006). Katakan dan lawan: Bahasa dan perjuangan feminisme dalam teori Julia Kristeva. Jurnal Perempuan.
Markoff, J. (2002). Gelombang demokrasi dunia. Pustaka Pelajar.
Muhtadi, B. (2011). Demokrasi zonder toleransi: Potret Islam pasca Orde Baru.
Nugroho, K., & Yon, K. M. (2011). Pengurangan risiko bencana berbasis komunitas di Indonesia: Gerakan pelembagaan dan keberlanjutan.
Rahayu, M., & Mukhotib, M. D. (2007). Islam dan gerakan perempuan: Modul belajar bersama. LKiS.
Ridjal, F., Margiani, L., & Husein, A. F. (Eds.). (1993). Dinamika gerakan perempuan di Indonesia. Diterbitkan atas kerjasama dengan Perpustakaan Yayasan Hatta, Lembaga Studi dan Pengembangan Perempuan dan Anak, Yayasan Prakarsa, Yogyakarta, dan Friedrich Ebert Stiftung, Jakarta.
Staggenborg, S. (2003). Gender, keluarga, dan gerakan-gerakan sosial. Mediator.
Subono, N. I. (2009). Representasi politik perempuan: Dari rekayasa demokrasi (crafting democracy) menuju perluasan basis dukungan (broadening base). Kerangka Acuan FGD. Demos.
Suharto, S. (2006). Gerakan sosial baru di Indonesia: Repertoar gerakan petani. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Sukanti, S. (1984). Potret pergerakan wanita di Indonesia. Rajawali.
Thufail, A. M. A. (2007). Memperjuangkan keadilan gender: Gerakan perempuan menuju civil society. Dalam Perempuan, agama, dan demokrasi. LSIP.
Suaedy, A. (2006, November 27). Islam dan gerakan sosial baru di Indonesia: Sebuah pencarian perspektif dan agenda riset. Makalah, Diskusi Terbatas Yayasan Interseksi, Jakarta.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.