MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA TK MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN

Authors

  • Julianti Universitas Sebelas April
  • Asep Saepurokhman Universitas Sebelas April
  • Nurul Alif Hanif Universitas Sebelas April
  • Ani Hernawati Universitas Sebelas April
  • Risa Marini Yonita Universitas Sebelas April

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39423

Keywords:

role-playing, speaking ability, early childhood, classroom action, learning

Abstract

Speaking ability is an essential skill that must be developed in early childhood because it influences social interaction and learning achievement. Initial observations at TK BPP Rendakasih, Cisitu District, showed that some students were still passive and lacked confidence in speaking, indicating the need for a learning strategy that could increase participation and verbal skills. This study aims to analyze the effect of role-playing methods on students’ speaking ability and to improve teacher and student activity during learning. The research employed Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and McTaggart spiral design, consisting of four phases: planning, acting, observing, and reflecting. The research subjects were students of Group B at TK BPP Rendakasih, conducted over three cycles with one meeting per cycle. Data were collected through observation of teacher activity, student participation, and speaking ability tests, then analyzed descriptively both qualitatively and quantitatively to observe trends of improvement across cycles. The results showed significant improvements in all three aspects: teacher activity increased from 62% to 100%, student activity increased from 53% to 87%, and students’ speaking ability improved from 52% to 88%, indicating that the role-playing method effectively encourages engagement, confidence, and verbal skills. In conclusion, the role-playing method is proven to enhance early childhood speaking skills comprehensively and improve learning quality. It is recommended that teachers continue implementing role-playing strategies with varied media and ongoing evaluation, while adjusting roles and activities according to students’ characteristics for optimal results.

Keywords: role-playing, speaking ability, early childhood, classroom action, learning

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adipu, C. E. (2019). Meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara melalui metode bermain peran. Jurnal Pendidikan Glasser, 3(2), 160–172.

Amalia, D. S., & Arsyad, L. (2024). Penerapan metode bermain peran makro untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 4-5 tahun. Early Childhood Islamic Education Journal, 5(2), 134–147. https://doi.org/10.58176/eciejournal.v5i02.1419

Amelia, L., & Ramadhani, L. (2016). Penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak pada kelompok B di TK Bohhatema Aceh Besar. Jurnal Buah Hati, 3(2), 19–34. https://doi.org/10.46244/buahhati.v3i2.548

Aminah, S., & Qorry’Aina, I. M. (2023). Perkembangan kemampuan berbicara melalui metode bermain peran pada anak usia dini. WALADI, 1(2), 29–41. https://doi.org/10.61815/waladi.v1i2.269

Annajih, M. H. (2024). Analisis penggunaan metode bermain peran untuk meningkatkan interaksi antar siswa. Jurnal Educatio, 10(4), 1292–1298.

Arikunto, S. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Burns, A. (2017). Doing action research in English language teaching: A guide for practitioners. Routledge.

Farida, N., Ningsih, R. W., & Ekawati, E. (2022). Meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode bermain peran pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 7–19.

Hasan, A. (2017). Metodologi penelitian pendidikan anak usia dini. Alfabeta.

Hodijah, S., Widodo, S., & Adjie, N. (2016). Upaya meningkatkan keterampilan berbicara anak melalui metode bermain peran. Metodik Didaktik, 10(2), 43–55. https://doi.org/10.17509/md.v10i2.3182

Kartini, N. (2013). Penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak di TK Negeri Pembina Kota Bandung. Empowerment, 2(2), 160–173. https://doi.org/10.22460/empowerment.v2i2p160-173.608

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner. Springer.

Lisharti, L., Fahruddin, F., & Nurhasanah, N. (2020). Penerapan metode bermain peran mikro untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun. Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, 1(2), 77–82.

Mahmud, T. (2018). Peningkatan kemampuan berkomunikasi lisan melalui metode bermain peran pada anak kelompok B. Jurnal Metamorfosa, 6(2), 193–211.

Maulita, T., & Karmila, M. (2018). Pengaruh metode bermain peran mikro terhadap kemampuan berbicara anak. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1). https://doi.org/10.26877/paudia.v7i1.2476

Prawoko, I., Kristiantari, M. G. R., & Putra, I. K. A. (2019). Pengaruh metode bermain peran terhadap peningkatan keterampilan berbicara pada anak kelompok A TK Handayani I Denpasar Barat. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 7(1), 47–56. https://doi.org/10.23887/paud.v7i1.18745

Prideni, N. K., Sudhita, I. W. R., & Sudarma, I. K. (2014). Penerapan metode bermain peran berbantuan media kartu gambar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 2(1).

Purnajati, I. G., Sulastri, M., & Kusmaryatni, N. (2013). Implementasi metode mengajar dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa kelompok B TK Widya Kumara Sari Kubutambahan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 1(1). https://doi.org/10.23887/paud.v1i1.1471

Putri, D. K., & Sintesa, N. (2022). Meningkatkan kemampuan kosakata berbicara anak melalui penerapan metode bermain peran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD), 2(1), 104–111.

Raudah, S., & Utami, A. (2024). Implementasi kegiatan bermain peran terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak. Atthufulah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 98–102. https://doi.org/10.35316/atthufulah.v4i2.3621

Rohliana, R. (2019). Pemanfaatan metode bermain peran dalam upaya meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B TK Negeri Pembina Selong. Edisi, 1(1), 75–98. https://doi.org/10.36088/edisi.v1i1.327

Saguna, N. (2017). Penelitian tindakan kelas: Konsep dan aplikasi. Graha Ilmu.

Siska, Y. (2011). Penerapan metode bermain peran (role playing) dalam meningkatkan keterampilan sosial dan keterampilan berbicara anak usia dini. Jurnal Educ, 1(1), 31–37.

Sudjana, N. (2015). Metode statistik. Tarsito.

Vitasari, U. O., Sujana, I. W., & Tirtayani, L. A. (2017). Pengaruh metode bermain peran berbantuan media wayang terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok B. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 5(1), 75–85. https://doi.org/10.23887/paud.v5i1.11244

Wahyuni, N. M., Koyan, I. W., & Sudatha, I. G. W. (2013). Penerapan metode bermain peran berbantuan media gambar berseri untuk meningkatkan kemampuan bercerita anak kelompok B. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 1(1). https://doi.org/10.23887/paud.v1i1.1100

Yulianeta, Y., Faisol, M., & Hazarika, A. (2024). Efektivitas penggunaan role play sebagai metode untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 1(3), 189–194. https://doi.org/10.61650/jptk.v1i3.250

Downloads

Published

2026-01-02