IMPLEMENTASI KOMUNITAS BELAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i4.39391Keywords:
teacher learning community, teacher competence, elementary schoolAbstract
This study explores the implementation of teacher learning communities in enhancing teacher competence at SDN Paripurna, Jatinangor District, Sumedang Regency. The research aims to describe and analyze the stages of planning, implementation, evaluation, and follow-up while identifying key challenges and solutions. Using a qualitative case study design, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving teachers and principals.The findings reveal that teacher learning communities play a significant role in improving pedagogical, professional, social, and personal competencies through collaboration, reflection, and shared practices. The success of the program is supported by systematic planning, strong leadership engagement, and a culture of continuous reflection. The main challenge lies in time management and varying levels of understanding among teachers, which at times affect participation and focus. To address these issues, strategies such as better time management, innovative implementation methods, and stronger leadership support have been applied. Overall, teacher learning communities foster a culture of lifelong learning and contribute meaningfully to improving the quality of elementary education.
Downloads
References
Anam, K., Wiradharma, G., Anggrini, C., & Sudarwo, R. (2022). Analisis kompetensi guru sekolah dasar di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Journal of Administration and Educational Management (Alignment), 5(2), 253–265.
Arifin, J. (2024). Manajemen program komunitas belajar sekolah untuk peningkatan kompetensi pedagogik guru. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1421–1432.
Auliaturrahmah, S., Suroyo, S., Hermita, N., Alim, J. A., & Ibrahim, B. (2021). Analisis pengetahuan kompetensi profesional mahasiswa calon guru sekolah dasar. Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 4(2), 170–190.
DuFour, R. (2004). Professional learning communities at work: Best practices for enhancing student achievement. Solution Tree Press.
Fullan, M. (2011). Change leader: Learning to do what matters most. Jossey-BassBrabender, V., & Fallon, A. (2009). Group development in practice: guidance for clinicians and researchers on stages and dynamics of change. Washington, DC: American Psychological Association.
Giyanto, B., Kurnia, P., Julizar, K., Sari, D. K., & Hartono, D. (2023). Implementasi kebijakan komunitas belajar dalam Kurikulum Merdeka Belajar di Indonesia. Jurnal Pembangunan dan Administrasi Publik, 5(2), 37–50.
Harlita, I., & Ramadan, Z. H. (2024). Peran komunitas belajar di sekolah dasar dalam mengembangkan kompetensi guru. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 2907–2920.
Hord, S. M. (1997). Professional learning communities: Communities of continuous inquiry and improvement. Southwest Educational Development Laboratory.
Ikhsandi, M. R. H., & Ramadan, Z. H. (2021). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1312–1320.
Kalman, Muhammadiah, M., & Hasbi, M. (2024). Implementasi Komunitas Belajar Dalam Peningkatan Kompetensi Guru UPTD Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Mamuju Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), xx–xx.
Kemendikbud. (2021). Panduan komunitas belajar guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2023). Kurikulum Merdeka: Panduan implementasi bagi satuan pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Khodijah, S. (2018). Telaah kompetensi guru di era digital dalam memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21. Journal of Islamic Education Policy, 3(1).
Kunandar. (2015). Guru profesional implementasi Kurikulum 2013. Rajawali Pers.
Mulyasa, E. (2019). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Nurdin, L., Alim, J. A., Hermita, N., Marhadi, H., & Putra, Z. H. (2025). Peran komunitas belajar dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran guru. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 335–340.
Novita, & Radiana, U. (2024). Hubungan antara komunitas belajar dan motivasi belajar guru terhadap kinerja guru. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2588–2596.
Prasetyani, K., & Ati, L. L. (2024). Implementasi komunitas belajar guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik di sekolah dasar. JHPI: Jurnal Humaniora dan Pendidikan Indonesia, 1(1), 11–18.
Sallis, E. (2012). Total quality management in education. Kogan Page.
Sekar, R. Y., & Kamarubiani, N. (2023). Komunitas belajar sebagai sarana belajar dan pengembangan diri. Indonesian Journal of Adult and Community Education, 2(1), 10–15.
Sukarni, A. (2023). Peningkatan kompetensi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka melalui komunitas belajar di SD Negeri Angkasa I Kecamatan Kalijati. Jurnal Penelitian Guru FKIP Universitas Subang, 6(2), 239–248.
Supardi U. S., & Herdiana, H. (2024). Efektivitas komunitas belajar dalam meningkatkan kualitas guru di sekolah. Algoritma: Jurnal Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa, 2(6), 146–153
Stoll, L., Bolam, R., & Thomas, S. (2006). Professional learning communities: A review of the literature. National College for School Leadership.
Suyatno. (2020). Pendidikan dan pembelajaran kolaboratif. UNESA Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















