A ANALISIS KOMPARATIF PANDANGAN SAYYED HOSSEIN NASR DAN MULYADHI KARTANEGARA TENTANG INTEGRASI SAINS DAN ISLAM SERTA RELEVANSINYA BAGI PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Sifaul Khusnah Pasca Sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Imron Rossidy Pasca Sarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.39262

Keywords:

integration of science and Islam, Seyyed Hossein Nasr, Mulyadhi Kartanegara.

Abstract

ABSTRACT

This study examines the integration of science and Islam through a comparative analysis of the perspectives of Seyyed Hossein Nasr and Mulyadhi Kartanegara and explores their relevance for the renewal of Islamic education in the modern era. The problem addressed in this research is the persistent dichotomy between religious knowledge and modern science within Islamic educational institutions, which has resulted in intellectual fragmentation and a decline in spiritual and ethical orientation. The objective of this study is to analyze and compare the epistemological, ontological, and axiological foundations of both thinkers regarding the integration of science and Islam, as well as to identify their implications for the reform of Islamic education. This research employs a qualitative library research method, utilizing primary sources from the works of Nasr and Kartanegara, supported by relevant books, journal articles, and academic studies. Data were analyzed through descriptive, interpretative, and comparative approaches. The findings reveal that Seyyed Hossein Nasr emphasizes the concept of scientia sacra, advocating the resacralization of knowledge and the reintegration of spiritual and ethical dimensions into modern science. Meanwhile, Mulyadhi Kartanegara focuses on epistemological reconstruction by integrating sensory perception, rational intellect, and spiritual intuition within a unified Islamic worldview. The study concludes that the synthesis of both perspectives offers a comprehensive framework for the renewal of Islamic education, combining spiritual depth with epistemological rigor to address contemporary educational challenges.

 

ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji integrasi sains dan Islam melalui analisis komparatif pemikiran Seyyed Hossein Nasr dan Mulyadhi Kartanegara serta relevansinya bagi pembaharuan pendidikan Islam di era modern. Permasalahan utama yang dikaji adalah masih kuatnya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan Islam, yang berdampak pada fragmentasi keilmuan serta melemahnya dimensi spiritual dan etika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan landasan epistemologis, ontologis, dan aksiologis kedua tokoh dalam memahami relasi sains dan Islam, serta merumuskan implikasinya bagi reformasi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, menggunakan karya-karya Seyyed Hossein Nasr dan Mulyadhi Kartanegara sebagai sumber primer yang didukung oleh literatur sekunder berupa buku dan artikel ilmiah relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, interpretatif, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seyyed Hossein Nasr menekankan pentingnya scientia sacra, yaitu pengembalian dimensi kesakralan ilmu dan integrasi nilai spiritual dalam sains modern. Sementara itu, Mulyadhi Kartanegara menekankan rekonstruksi epistemologi Islam melalui integrasi indra, akal, dan intuisi (qalb) dalam kerangka tauhid. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis pemikiran kedua tokoh tersebut memberikan landasan konseptual yang kuat bagi pembaharuan pendidikan Islam yang holistik, integratif, dan berkeadaban.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.

Akhsanudin, M. (2024a). Kontekstualisi Pemikiran Sayyed Hossein Nasr Tentang Pendidikan Islam. Afkaruna: International Journal Of Islamic Studies (Aijis), 2(1), 34–47.

Akhsanudin, M. (2024b). Kontekstualisi Pemikiran Sayyed Hossein Nasr Tentang Pendidikan Islam. Afkaruna: International Journal Of Islamic Studies (Aijis), 2(1), 34–47.

Alinata, R., Dinillah, S., Sari, W. A., & Putri, Y. K. (2024). Integrasi Sains Dalam Perspektif Islan: Menjelajahi Hubungan Antara Keilmuan Dan Kehidupan Beragama (Kajian Tafsir Tarbawi). El-Fata J. Sharia Econ. Islam. Educ, 3(1), 37–50.

Amril, M., Fitri, A., Dewi, E., & Hidayati, O. (2025). Integrasi Agama Dan Sains Dalam Perspektif Seyyed Hossein Nasr. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(7. D), 11–20.

Ardiansyah, A., & Ratnasari, D. (2023). Integrasi Pendidikan Islam Dan Pembelajaran Sains Perspektif Al Quran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 1741–1761.

Bidin, I., Zein, M. Z., & Vebrianto, R. (2020). Beberapa Model Integrasi Sains Dan Islam Serta Implikasinya Terhadap Pendidkan Islam. Bedelau: Journal Of Education And Learning, 1(1), 33–42.

Bistara, R. (2020). Islam Dan Sains Menurut Sayyed Nasr Nasr. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 2, 113–117.

Chanifudin, C., & Nuriyati, T. (2020). Integrasi Sains Dan Islam Dalam Pembelajaran. Asatiza, 1(2), 212–229.

Dharma, A. P., & Manufa, S. (2024). Seyyed Hossein Nasr: Kritik Islam Atas Sekularism Lingkungan. El-Faqih: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam, 10(1), 53–76.

Faizin, F. (2017). Integrasi Agama Dan Sains Dalam Tafsir Ilmi Kementerian Agama Ri. Jurnal Ushuluddin, 25(1), 19–33.

Hidayatullah, S. (2018). Konsep Ilmu Pengetahuan Syed Hussein Nashr: Suatu Telaah Relasi Sains Dan Agama. Jurnal Filsafat, 28(1), 111–139.

Huda, M., & Kartanegara, M. (2015). Islamic Spiritual Character Values Of Al-Zarnūjī’s Ta ‘Līm Al-Muta ‘Allim. Mediterranean Journal Of Social Sciences, 6(4), 229–235.

Ikhwan, A. (2014). Integrasi Pendidikan Islam (Nilai-Nilai Islami Dalam Pembelajaran). Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 179–194.

Ilhami, H. (2010). Harmonisasi Agama Dan Sains Menurut Seyyed Hossein Nasr Dan Implementasinya Bagi Pengembangan Studi Islam Di Ptai. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 8(2), 187–212.

Kartanegara, R. M. (1999). Islamisasi Ilmu Pengetahuan Dan Telaah Kritis Terhadap Epistemologi Barat. Refleksi: Jurnal Kajian Agama Dan Filsafat, 1(3), 149–162.

Kartanegara, R. M. (2003). Menyibak Tirai Kejahilan: Pengantar Epistemologi Islam. Mizan.

Lubis, A. H., Helmiati, H., & Nazir, M. (2025). Konsep Integrasi Islam Dan Sains: Peluang Dan Tantangan Bagi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(1), 30–37.

Makbarizan. (2014). Integrasi Ilmu Perbandingan Antara Uin Suska Riau Dan Universitas Ummu Al Quran Makkah. Suska Pres.

Muhammad, A. (2023a). Relevansi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr Tentang Integrasi Islam Dan Sains Terhadap Pendidikan Islam Di Indonesia. Edumulya: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 8–24.

Muhammad, A. (2023b). Relevansi Pemikiran Seyyed Hossein Nasr Tentang Integrasi Islam Dan Sains Terhadap Pendidikan Islam Di Indonesia. Edumulya: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 8–24.

Muzhiat, A., & Kartanegara, M. (2020). Integrasi Ilmu Dan Agama; Studi Atas Paradigma Integrasi, Komparasi, Difusi Menuju Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Ptkin) Yang Unggul. Al Qalam, 37(1), 69–88.

Nasr, S. H. (1989). Existence (Wujūd) And Quiddity (Māhiyyah) In Islamic Philosophy. International Philosophical Quarterly, 24(4), 409–428.

Neneng, R. (2021). Karakteristik Integrasi Ilmu Dan Agama Menurut Pemikiran Mulyadi Kartanegara. (Doctoral Dissertation, Uin Raden Intan Lampung).

Nurcholis, M. (2021). Integrasi Islam Dan Sains: Sebuah Telaah Epistemologi. Falasifa: Jurnal Studi Keislaman, 12(1), 116–134.

Pratiwi, N., & Mustafa, M. (2023). Analisis Perspektif Ismail Raji Al-Faruqi Dan Seyyed Hossein Nasr Tentang Islam Dan Sains. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(1), 69–77.

Rijal, S. (2016). Integrasi Keilmuan Umum Dan Agama. Jurnal Al-Ulum, Universitas Islam Madura, 3(1), 12.

Safitri, N., & Amril, M. (2025). Kemajuan Dan Kemunduran Dinasti Safawi Di Persia. Al-Ihda’: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 20(2), 2119–2126.

Salam, A. M. I. (2020). Pemikiran Kritis Mulyadhi Terhadap Bangunan Ilmu Modern. Ri’ayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 5(01), 1–11.

Sambas, J. R. S. K. P., & Barat, T. S.-S. K. (2020). Islamisasi Sains Menurut Sayyed Hossein Nasr.

Sunawir, N. W., Dewi, E., & Nurcahyani, E. M. R. (2025a). Integrasi Agama Dan Sains Dalam Perspektif Hossein Nasr. At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 11(1), 220–231.

Sunawir, N. W., Dewi, E., & Nurcahyani, E. M. R. (2025b). Integrasi Agama Dan Sains Dalam Perspektif Hossein Nasr. At-Tasyrih: Jurnal Pendidikan Dan Hukum Islam, 11(1), 220–231.

Syahidu, A. (2021a). Metodologi Sains Menurut Seyyed Hossein Nashr (Studi Atas Krisis Ekologi). Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 3, 8–14.

Syahidu, A. (2021b). Metodologi Sains Menurut Seyyed Hossein Nashr (Studi Atas Krisis Ekologi). Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains, 3, 8–14.

Trisnani, A., Rukmana, F. H., & Istiqomah, I. (2023a). Telaah Atas Gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan Mulyadhi Kartanegara Dan Penerapannya Pada Universitas Islam. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 9(1), 15–29.

Trisnani, A., Rukmana, F. H., & Istiqomah, I. (2023b). Telaah Atas Gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan Mulyadhi Kartanegara Dan Penerapannya Pada Universitas Islam. Risâlah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 9(1), 15–29.

Downloads

Published

2026-01-02