PENGALAMAN GURU DALAM MEMBANGUN LITERASI SAINS DAN SOSIALMELALUI PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V DI SDN 2 KUTAPANJANG

Authors

  • Marni Purnama Sari Universitas Muslim Nusantara AL Washliyah
  • Dalimawaty Kadir Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
  • Muhammad Noer Fadlan Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
  • Dinda Yarshal Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.39184

Keywords:

Kata kunci: pengalaman guru, literasi sains, literasi sosial, pembelajaran IPAS

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mendeskripsikan pengalaman guru dalam membangun literasi sains dan literasi sosial melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 2 Kutapanjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membangun literasi sains dan sosial melalui pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, dan kegiatan eksperimen sederhana yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Guru juga menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan sarana pembelajaran dan perbedaan kemampuan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam mengembangkan literasi sains dan sosial melalui pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Kata kunci: pengalaman guru, literasi sains, literasi sosial, pembelajaran IPAS

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, R. (2021). Penguatan literasi sosial melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 112–121.

Damayanti, M., & Fitria, N. (2023). Penerapan studi kasus untuk meningkatkan literasi sosial siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 67–76.

Diah, N., & Safrida. (2022). Pentingnya pendidikan dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 9(2), 55–62.

Diah, S., & Safrida, S. (2022). Pendidikan sebagai proses yang meningkatkan nilai dan perilaku seseorang. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 23(2), 132–145.

Hamidah, D., & Fadillah, I. (2020). Kegiatan eksploratif dalam pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains, 12(3), 145–153.

Hakeem, H. (2015). The role of science literacy in understanding social issues. International Journal of Education and Research, 3(8), 31–45.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Kurikulum 2013 revisi 2016 untuk sekolah dasar. Jakarta: Penulis.

Lestari, N., Nila, D., & Karya, S. (2023). Peran kepala sekolah dalam pengembangan keterampilan mengajar guru di sekolah dasar. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 18(1), 45–59.

Lestari, N., Nila, D., dkk. (2023). Manajemen pendidikan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran guru. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 11(1), 44–53.

Lestari, Y., Suryani, R., & Indriani, E. (2023). Peran guru dalam memperkuat literasi sains melalui pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, 8(1), 47–59.

Marini, K., & Silalahi, B. R. (2022). Pengembangan media monopoli tematik pada subtema keberagaman budaya bangsa di SD. EduGlobal: Jurnal Penelitian Pendidikan, 1(2), 159–167.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (ed. revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasution, H. H., Nurmairina, N., Siregar, N., Hartati, S., & Panjaitan, M. H. B. (2023). Penerapan model Project Based Learning berbantuan e-modul interaktif dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi Aku dan Kebutuhanku di kelas IV. Dharmas Education Journal (DE Journal), 4(2).

National Research Council. (1996). National science education standards. Washington, D.C.: National Academy Press.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Prasetyo, E., & Laily, S. (2021). Penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan literasi sains dan sosial siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 16(2), 124–136.

Pratama, R., & Mulyani, S. (2022). Kolaborasi dalam pembelajaran IPAS untuk mengembangkan literasi sosial anak. Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 9(1), 45–53.

Sari, W., & Handayani, D. (2022). Penerapan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan literasi sosial siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(1), 65–77.

Sihombing, R., & Yarshal, H. (2023a). Pentingnya pendidikan untuk pengembangan potensi siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 29(4), 75–88.

Sihombing, R., & Yarshal, H. (2023b). Pendidikan sebagai sarana pengembangan potensi diri siswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 10(3), 73–81.

Suhartono. (2020). Pendidikan karakter berbasis literasi sosial di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 201–210.

Sujarwo, S., & Perangin-Angin, E. B. (2024). Pengembangan media papan huruf menggunakan metode scramble untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II SDN 105320 Kuta Jurung. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(3), 352–360.

Tiara Ditha, & Sutarini. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbentuk video animasi berbantuan aplikasi Filmora pada pembelajaran pecahan siswa kelas V sekolah dasar. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(4).

Widodo, S., & Wahyuni, I. (2021). Konsep literasi sosial dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Kajian Kurikulum dan Pembelajaran, 4(1), 34–42.

Wulandari, A. (2023). Tantangan dalam penerapan pembelajaran interdisipliner di sekolah dasar: Studi kasus pembelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 203–215.

Yusuf, M. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan literasi sains dan sosial. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 11(4), 145–158.

Downloads

Published

2026-06-13