PEMATUHAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP MUHAMMADIYAH AJIBARANG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38847Keywords:
Kata kunci: Analisi, Kesantunan Berbahasa, MaksimAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan prinsip kesantunan berbahasa oleh guru dan siswa dalam proses pembelajaran di SMP Muhammadiyah Ajibarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah guru dan siswa SMP Muhammadiyah Ajibarang, dengan data berupa dialog antara guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, rekam, simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran terdapat 26 data tuturan yang mematuhi prinsip kesantunan berbahasa. Dari enam jenis maksim yang dijabarkan oleh Leech, peneliti hanya menemukan empat maksim yang muncul, yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran di SMP Muhammadiyah Ajibarang, masih banyak siswa yang menggunakan bahasa secara santun.
Downloads
References
Anggraini, N., Rahayu, N., & Djunaidi, B. (2019). Kesantunan Berbahasa Indonesia dalam Pembelajaran di Kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu. Jurnal ilmiah korpus, 3(1), 42-54.
Djumingin, A. (2016). Analisis kesantunan berbahasa guru dan siswa pada kegiatan presentasi pembelajaran bahasa indonesia kelas viii smp negeri 12 makassar (Doctoral dissertation, FBS).
Diana, R. E., & Manaf, N. A. (2022). Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran di SMP. Jurnal Basicedu, 6(3), 4940-4952.
Listiandani, A. (2015). Analisis Prinsip Kesantunan Tuturan Berbahasa Jawa Siswa SMP Negeri 33 Purworejo. Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Mahmudi, A. G., Irawati, L., & Soleh, D. R. (2021). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berkomunikasi dengan Guru (Kajian Pragmatk). Deiksis, 13(2), 98-109.
Muslihah, N. N., & Febrianto, R. (2017). Pematuhan dan penyimpangan prinsip kesantunan berbahasa dalam wacana buku teks bahasa indonesia. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 1(1), 99-118.
Nurhayati, D., & Hendaryan, H. (2017). Kesantunan Berbahasa pada Tuturan Siswa Kelas VII C SMP Negeri 5 Ciamis. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 1(2), 1-8.
Nugraheni, M. W. (2015). Pelanggaran Prinsip Kerjasama dan Kesantunan Berbahasa Siswa terhadap Guru melalui Tindak Tutur Verbal di SMP Ma’arif Tlogomulyo-Temanggung (Kajian Sosiopragmatik). Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 11(2), 108-123.
Pradnyani, N. L. P. B., Laksana, I. K. D., & Aryawibawa, I. N. (2019). Kesantunan Berbahasa Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Utara. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(2), 91-96.
Rahardjo, M. (2010). Triangulasi dalam penelitian kualitatif.
Susanti, R. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Pembelajaran Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar. Inopendas: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(1), 61-67.
Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53-61.
Yono, D. (2021). Kesantunan berbahasa siswa SMP melalui media sosial WhatsApp: kajian pragmatik. Jurnal inovasi dan riset akademik, 2(6), 849-856.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.