PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Authors

  • Mochammad Aprieyadi Phermadi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Lutfi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Fitria Rosmi Universitas Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.38632

Keywords:

Learning Cycle 5E, berpikir kritis, pembelajaran Bahasa Indonesia, sekolah dasar

Abstract

This study aims to explore how the Learning Cycle 5E model can enhance elementary students’ critical thinking skills in Indonesian language learning. The research used a quantitative approach with an experimental design of Posttest Only Control Group. The subjects were 60 fourth-grade students from SDN Pondok Labu 02 Jakarta Selatan, divided into an experimental group and a control group. The instrument used was a critical thinking test consisting of four indicators: interpretation, analysis, evaluation, and inference. The results showed that the experimental group achieved an average posttest score of 85.09%, while the control group scored 67.50%. The t-test result (tcount = 5.450 > ttable = 1.325, sig = 0.000 < 0.05) indicated a significant effect of the Learning Cycle 5E model. The R Square value of 0.507 suggests that the model contributed about 50.7% to the improvement in students’ critical thinking skills. In conclusion, applying the Learning Cycle 5E model effectively supports students in developing critical and active thinking during Indonesian language learning.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Affandy, N. S., Aminah, S., & Ariyanto, A. S. (2019). Analisis keterampilan berpikir kritis siswa pada materi fluida dinamis di SMA Batik 2 Surakarta. Jurnal Pendidikan Fisika, 9(9), 1–9.

Aris Shoimin. (2014). Model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Danaryanti, A., & Lestari, T. (2017). Analisis kemampuan berpikir kritis dalam matematika mengacu pada Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal pada siswa kelas VIII SMP Negeri di Banjarmasin Tengah tahun pelajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 116–126.

Dinni, H. N. (2018). HOTS (High Order Thinking Skills) dan kaitannya dengan kemampuan literasi matematika. Prisma: Prosiding Seminar Nasional Matematika, 1(3), 170–176.

Fitria Rosmi (2024). Upaya Meningkatkan Kemampuan Dasar Lokomotor Siswa Kelas 2 SD Lab School FIP UMJ melalui Permainan Tradisional dan Media Cone hal.206.

Hamalik, O. (2014). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Isah Cahyani. (2014). Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Departemen Agama Republik Indonesia.

Kadir. (2015). Statistik terapan. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Kasyadi, Soeparlan, dkk. (2014). Strategi belajar dan pembelajaran. Tangerang: PT Pustaka Mandiri.

Kristiyono, A. (2018). Urgensi dan penerapan higher order thinking skills di sekolah. Jurnal Pendidikan Penabur, 17(31), 36–46.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian pendidikan praktis: Menyusun skripsi, tesis, dan laporan penelitian dengan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi. Bandung: Refika Aditama.

Lutfi (2024). Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1 Sekolah Dasar melalui Metode Card Sort hal.460.

Made Wena. (2014). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer. Jakarta:Bumi Aksara.

Murdhiyah, N., & Suryanti. (2014). Penggunaan siklus belajar 5E untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2), 1–10.

Mustika, E. P. A., Sugara, M., & Pratiwi, J. (2017). [Artikel dalam Jurnal Online Informatika, 2(2), 121–126].

Nurkaeti, N. (2018). Polya strategy: An analysis of mathematical problem solving difficulty in 5th grade elementary school. EduHumaniora: Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 140–147.

Nurul Fitriana, R., Muhandaz, R., & Risnawati. (2019). Pengembangan modul matematika berbasis learning cycle 5E untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Juring: Journal for Research in Mathematics Learning, 2(1), 21–31. https://doi.org/10.24014/juring.v2i1.5675

Nuryanti, L., Zubaidah, S., & Diantoro, M. (2018). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(2), 155–158.

Prajitno, E., & Wijaya, A. (2016). Modul pembelajaran: Modul pelatihan SD kelas awal kelompok kompetensi D. Yogyakarta

Prameswari, S. W., Suharno, & Sarwanto. (2018). Inculcate critical thinking skills in primary schools. Social, Humanities, and Education Studies (SHEs):ConferenceSeries,1(1),742–750.https://doi.org/10.20961/shes.v1i1.23456

Putrayasa, I. G. N., & Susandhika, I. G. M. (2023). Peran dan fungsi Bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa. Seminar Nasional Bahasa Ibu (SNBI). https://ojs.unud.ac.id/index.php/snbi/article/download/SNBI.2023.104.p01/54445

Rani, F. N., & Napitupulu, E. (2015). Analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendekatan realistic mathematics education di SMP Negeri 3 Stabat. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 1–7.

Siregar, S. (2014). Metode penelitian kuantitatif: Dilengkapi perbandingan perhitungan manual & SPSS. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. (2017). Teori belajar & pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.

Usmadi. (2020). Pengujian prasyarat analisis (uji homogenitas dan uji normalitas). Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 7(1), 50–62.

Yuliati, Y. (2015). Penerapan model learning cycle 5E untuk meningkatkan pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 1(1), 3–10.

Zawawi, I. (2016). Analisis data dengan SPSS. Gresik: Universitas Muhammadiyah Gresik.

Downloads

Published

2025-12-31

Most read articles by the same author(s)