Manajemen Nyeri Postoperative Pada Pasien Yang Menjalani Tindakan Open Reduction Internal and Fixation (ORIF) Pada Ekstremitas Atas Menggunakan Anestesi General

Authors

  • rizky zanuar Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Jihan Imani Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Sherina Aurelya Putri Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Salsabilah Dwi Febrina Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Fikri Andita Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
  • Ganik Sakitri Politeknik Insan Huasada Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.37504

Keywords:

Manajemen nyeri farmakologis dan nonfarmakologis, ekstremitas atas, Fraktur, ORIF, General Anestesi.

Abstract

Open Reduction Internal Fixation (ORIF) merupakan prosedur definitif pada fraktur ekstremitas yang sering menimbulkan nyeri pascaoperasi. Pendekatan kombinasi analgesia, termasuk kombinasi analgesik farmakologis dan intervensi nonfarmakologis, dinilai efektif dalam meningkatkan kenyamanan dan menurunkan kebutuhan opioid. Penggunaan Laryngeal Mask Airway (LMA) pada anestesi umum juga memberikan keuntungan berupa stabilitas hemodinamik dan risiko komplikasi jalan napas yang rendah. Tujuan: Melaporkan manajemen nyeri terhadap lima pasien yang mejalani tindakan Open Reduction Internal Fixation (ORIF) di IBS RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Hasil: Seluruh pasien menunjukkan stabilitas hemodinamik selama prosedur, pemasangan LMA berhasil dalam satu kali percobaan, dan tidak terjadi komplikasi respirasi. Skor nyeri awal di ruang pemulihan berkisar NRS 6–7. Setelah pemberian analgesik multimodal dan latihan napas dalam, terjadi penurunan nyeri signifikan menjadi NRS 2–4 dalam 10 menit pertama pada semua pasien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ana, I. H., Early, O. L., Kusman, I., & Nandang, /. (2020). Pengalaman dan manajemen nyeri pasien pasca operasi di Ruang Kemuning V RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung: (Studi kasus). Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 11(2).

Andriana, N. A. N. S. S. (2024). Pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap skala nyeri pada pasien post operasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bayukarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 18, 12–22.

Bahrudin, M. (2017). Patofisiologi Nyeri (Pain). Saintika Medika, 13(1), 7–13.

Fitriani, S. (2023). Analisis asuhan keperawatan pada pasien post Open Reduction Internal Fixatie (ORIF) fraktur ekstremitas dengan nyeri akut melalui penerapan relaksasi nafas dalam di RS Kamar Medika Kota Mojokerto. (Doctoral dissertation, PERPUSTAKAAN UBS).

Hardianto, T., Ayubbana, S., & Inayati, A. (2022). Penerapan kompres dingin terhadap skala nyeri pada pasien post operasi fraktur. Jurnal Cendikia Muda, 4(2), 590–594.

Mao, S., Du, X., Ma, J., Zhang, G., & Cui, J. (2018). A comparison between laryngeal mask airway and endotracheal intubation for anaesthesia in adult patients undergoing NUSS procedure, 10(6), 3216–3224. https://doi.org/10.21037/jtd.2018.05.74

Miftahul, K., Firmanda, D., & Kunci, K. (2022). Perbandingan ondansetron dan ranitidin untuk hilangkan rasa mual muntah post operasi di Rumah Sakit Yosua Lubuk Pakam., 11(2), 88–91.

Park, I., Hong, S., Kim, S. Y., Hwang, J. W., Do, S. H., & Na, H. S. (2024). Reduced side effects and improved pain management by continuous ketorolac infusion with patient-controlled fentanyl injection compared with single fentanyl administration in pelviscopic gynecologic surgery: A randomized, double-blind, controlled study. Korean Journal of Anesthesiology, 77(1), 77–84. https://doi.org/10.4097/kja.23217

P. N. Rini, Mhd. Ihsan, A. L., et al. (2020). Artikel penelitian kombinasi, perbandingan efektivitas bawah, ekstremitas surgery, orthopedic., 4(51), 95–102.

Rini, P. N., M. I. A. L. (2020). Artikel penelitian kombinasi, perbandingan efektivitas bawah, ekstremitas surgery, orthopedic., 4(51), 95–102.

Sofyan Herdiansyah, D. (2025). Gambaran tatalaksana nyeri pada pasien pasca operasi urologi dengan teknik anestesi umum dan anestesi spinal di Ruang Rawat Inap RSUD R. Syamsudin SH Sukabumi.

Suhaila, F., Jalaluddin, M., Chalil, A., Yunafri, A., Parinduri, A. G., Kedokteran, F., Muhammadiyah, U., Utara, S., Anestesialogi, D., Kedokteran, F., Muhammadiyah, U., & Utara, S. (2024). Menjalani tindakan operasi elektif di RSU Haji Medan., 11(1), 115–124. https://doi.org/10.32539/jkk.v11i1.226

Syafrinanda, N. F. S. M. N. O. V., et al. (2023). SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(11), 4587–4592.

Widiantini, N. D. (2022). Tingkat nyeri tenggorokan pada pasien pasca general anestesi dengan teknik LMA di RSU Kertha Usada. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali Denpasar.

Downloads

Published

2025-12-08