Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Perilaku Bulliying pada Peserta Didik Sekolah Dasar Beserta Alternatif

Authors

  • Anggun Agia Arditha Universitas Negeri Medan
  • Raisyah Aulia Nabila Lubis Universitas Negeri Medan
  • Hanna Putri Syahkira Universitas Negeri Medan
  • Natasya Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Wildansyah Lubis Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36747

Keywords:

bullying, sekolah dasar, faktor internal, faktor eksternal, pencegahan

Abstract

Bullying merupakan salah satu masalah sosial yang paling mendesak dalam pendidikan dasar di Indonesia karena berdampak negatif bagi korban, pelaku, maupun iklim sekolah secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perilaku bullying pada peserta didik sekolah dasar serta menganalisis alternatif pencegahan yang dapat diterapkan oleh sekolah, keluarga, dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui jurnal-jurnal nasional terakreditasi SINTA dan buku yang relevan dengan perkembangan sosial-emosional anak dan intervensi pendidikan. Analisis dilakukan melalui proses seleksi data, kategorisasi tema, sintesis temuan, dan validasi antar-literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti rendahnya empati, regulasi emosi yang buruk, impulsivitas, harga diri rendah, serta kecenderungan agresif berpengaruh kuat terhadap munculnya bullying. Faktor eksternal seperti pola asuh keluarga, tekanan teman sebaya, lemahnya iklim sekolah, kurangnya pengawasan guru, dan komunikasi yang tidak efektif dalam keluarga turut memperkuat perilaku bullying. Penelitian ini juga menemukan bahwa pencegahan yang efektif harus bersifat multidimensi, meliputi pelatihan regulasi emosi, penguatan pendidikan karakter, workshop pola asuh positif, peningkatan kompetensi guru, kebijakan anti-bullying, serta program berbasis komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi komprehensif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan siswa sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, G., & Ilham, A. (2023). Pencegahan perilaku bullying pada anak usia sekolah dasar melalui pelibatan orang tua. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 3(1), 175-182.

Abdullah, R., & Ilham, M. (2023). Program sosialisasi anti-bullying dan peran pola asuh orang tua di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Keluarga Indonesia, 4(1), 33–45.

Aini, S., & Rahardjo, W. (2023). Perilaku cyberbullying pada remaja ditinjau dari empati dan regulasi emosi. Jurnal Ilmu Perilaku, 7(2), 121–139.

Aminah, R. S., Lubis, D. P., Hastuti, D., & Muljono, P. (2023). Family communication and school environment as a cause of bullying behavior in adolescents. Journal of Family Sciences, 8(2), 236–248.

Aminudin, M. I., Sawiji, H., & Rapih, S.(2024). Studi literatur: dampak media sosial terhadap prestasi peserta didik. JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran), 8(1), 14-26.

Arwani, A. (2025). Moral disengagement, self-esteem, and school climate as predictors of bullying behavior in elementary school students. Jurnal Psikologi Perkembangan Anak, 12(1), 15–28.

Asri, N. (2024). Regulasi emosi sebagai mediator hubungan antara moral disengagement dan perilaku bullying pada siswa sekolah dasar. (Disertasi). Universitas Negeri Yogyakarta.

Baiti, F. (2023). Faktor internal dan eksternal dalam regulasi emosi pada siswa korban bullying. Jurnal Pendidikan dan Psikologi Anak, 8(2), 101–112.

Cahyani, P. W., & Habsy, B. A. (2024). Sikap empati pelaku bullying peserta didik SMA. Jurnal BK UNESA, 14(5), 1–12.

Dewi, P. Y. A. (2020). Perilaku school bullying pada siswa sekolah dasar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 1(1), 39-48.

Hasibuan, L. (2023). Peran guru dalam monitoring perilaku bullying di sekolah dasar. Jurnal Bimbingan Konseling Dasar, 5(2), 88–99.

Hastuti, D., et al. (2019). Regulasi emosi dan implikasinya terhadap perilaku agresif remaja. Jurnal Empati, 8(3), 210–220.

Isma, I., Jamain, R. R., & Putro, H. Y. S. (2025). Pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying siswa di SMA. Journal of Education Research, 6(2), 375–385.

Muhibbin, A., & Suharsono, T. (2025). Model ekologi dalam pencegahan bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 10(1), 44–59.

Munawaroh, E., Saraswati, S., Tyas, D. N., Nusantara, B. A., Arinata, F. S., Karyono, & Husnunnida, A. (2023). Program peningkatan empati untuk mencegah perilaku bullying pada siswa sekolah dasar. Jurnal Abdidas, 5(6), 1430–1440.

Nurwahidah, S. (2021). Strategi regulasi emosi dan keterlibatan siswa dalam bullying. Jurnal Psikologi Nusantara, 6(3), 200–212.

Putra, Y. (2022). Kebijakan anti-bullying dan implementasinya pada sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 120–132.

Ru’iya, L. (2019). Bullying dan budaya sekolah: Analisis ekosistem pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 123–139.

Sembiring, M. (2023). Iklim sekolah positif sebagai faktor protektif terhadap bullying. Jurnal Bimbingan dan Konseling Anak, 7(1), 55–63.

Septiani, R. A. D., & Wardhana, D. (2022). Implementasi program literasi membaca 15 menit sebelum belajar sebagai upaya dalam meningkatkan minat membaca. Jurnal Perseda: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 5(2), 130-137.

Utari, R. (2017). Pemberian konseling kelompok untuk meningkatkan empati pelaku bullying di sekolah kedinasan negeri Bandung Timur. Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi, 3(1), 1–10.

Virlia, S., Pudjibudojo, J., & Rahaju, B. (2024). Ecological systems and bullying behavior among students. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(1), 77–90.

Yulianto, R., Ansori, M., & Fauzan, A. (2024). Program Pondok Ramadan dan peningkatan regulasi emosi siswa sebagai pencegahan bullying. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 3(1), 20–31.

Downloads

Published

2025-12-13