ANALISIS TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN FISIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KESEHATAN SISWA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36734Keywords:
Tanggung jawab, Pendidikan Fisik, Pembentukan Karakter, Kesehatan, SiswaAbstract
Pendidikan fisik memiliki peran strategis dalam pengembangan peserta didik secara menyeluruh. Namun, fenomena yang muncul di dunia pendidikan Indonesia menunjukkan adanya masalah serius terkait karakter generasi muda, seperti rendahnya disiplin, sportivitas, dan tanggung jawab, serta meningkatnya perilaku agresif dan intoleran. Di sisi lain, masalah kesehatan siswa juga semakin kompleks akibat gaya hidup sedentari, penggunaan gawai berlebihan, dan rendahnya pemahaman tentang kebugaran serta pola hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tanggung jawab pendidikan fisik dalam pembentukan karakter dan kesehatan siswa melalui pendekatan pedagogis, psikologis, dan fisiologis. Penelitian berupaya menjelaskan bagaimana pendidikan fisik dapat menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai moral, sosial, dan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan perkembangan siswa di era modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku teks pendidikan fisik dan olahraga, literatur pendidikan karakter, serta dokumen kurikulum nasional (K13 dan Kurikulum Merdeka). Analisis dilakukan dengan mengklasifikasi literatur, menelaah konsep-konsep utama, dan mensintesis temuan untuk menghasilkan pemahaman komprehensif mengenai peran pendidikan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pendidikan fisik meliputi pembentukan karakter (disiplin, kerja sama, sportivitas, dan ketangguhan mental) serta peningkatan kesehatan (kebugaran jasmani, literasi kesehatan, pencegahan perilaku sedentari, dan kesejahteraan mental). Pendidikan fisik yang dirancang dengan baik terbukti mampu mengintegrasikan nilai karakter dan kesehatan secara simultan, sehingga mendukung terciptanya kebiasaan hidup aktif dan perilaku positif siswa. Dari sinilah, pendidikan fisik memiliki tanggung jawab ganda: membentuk karakter positif sekaligus menjaga kesehatan siswa. Jika dilaksanakan secara konsisten, terstruktur, dan berbasis bukti, pendidikan fisik dapat menjadi fondasi penting bagi terciptanya generasi yang sehat jasmani, kuat mental, berkarakter, dan produktif sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
Downloads
References
Ashfarina, I. N., & Soedjarwo, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). … : Jurnal Pendidikan Dan …. http://mail.jurnaledukasia.org/index.php/edukasia/article/view/442
Corbin, C. B. (2021). Conceptual physical education: A course for the future. Journal of Sport and Health Science, 10(3), 308–322. https://doi.org/10.1016/J.JSHS.2020.10.004
Corbin, C. B., Corbin, W. R., Welk, G. J., Welk, K. A., Corbin, C. B., Welk, G. J., & Corbin, W. R. (2008). Concepts of Physical Fourteenth Edition.
FAJAR, M. (2017). Peranan Intelegensi Terhadap Perkembangan Keterampilan Fisik Motorik Peserta Didik Dalam Pendidikan Jasmani. Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 16(1). https://doi.org/10.20527/MULTILATERAL.V16I1.3664
Fitrianto, A. T., Islam, U., Muhammad, K., Al, A., & Banjarmasin, B. (2023). Relevansi Pendidikan Jasmani dengan Tujuan Pendidikan Islam dalam Membentuk Individu yang Seimbang Secara Fisik, Mental, dan Spiritual. AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 3(2), 148–166. https://doi.org/10.69900/AG.V3I2.194
Hikmah, S. N., & Dianti, A. M. (2025). Pandangan Pendidikan dan Manusia. Karimah Tauhid, 4(1), 488–495. https://doi.org/10.30997/KARIMAHTAUHID.V4I1.16139
Ismawati, D., & Puspita, Y. (2024). Inovasi Pembelajaran Literasi Numerasi untuk Anak Usia Dini di Era Digital. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 1542-1548–1542 – 1548. https://doi.org/10.31004/IRJE.V4I3.1530
Juariyah, L., & Adi, S. S. (2017). Pengujian Teori Motivasi Determinasi Diri ( Self Determination Theory ). Ekonomi Bisnis, 22(2), 143–150. http://journal2.um.ac.id/index.php/ekobis/article/download/2367/1426
Karisman, V. A., & Wahyuni, D. S. (2020). Makna Pendidikan Jasmani Bagi Siswa Ditinjau dari Aspek Tanggung Jawab. Jpoe, 1(2), 138–146. https://doi.org/10.37742/jpoe.v1i2.125
Lickona, T. (1996). Eleven Principles of Effective Character Education. Journal of Moral Education, 25(1), 93–100. https://doi.org/10.1080/0305724960250110
Moleong, L. J. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosda Karya.
Muhammad Rizal Pahleviannur, Anita De Grave, Dani Nur Saputra, Dedi Mardianto, Lis Hafrida, Vidriana Oktoviana Bano, Eko Edy Susanto, Ardhana Januar Mahardhani, AmruMuhammad Rizal Pahleviannur, Anita De Grave, Dani Nur Saputra, Dedi Mardianto, Lis Hafrida, D. S. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pradina Pustaka. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=thZkEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PT5&dq=Metodologi+Penelitian+Kualitatif.&ots=8ijtSCjCEx&sig=i6rV6zkWJ0luSAkNTQRFSAfShS4&redir_esc=y#v=onepage&q=Metodologi Penelitian Kualitatif.&f=false
Mustafa, P. S. (2020). Kurikulum Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Indonesia Abad 21. Jurnal Pendidikan: Riset Dan Konseptual, 4(3), 437–452. https://doi.org/10.28926/RISET_KONSEPTUAL.V4I3.248
Muttaqiin, A., & Sopandi, W. (2016). Pengaruh Model Discovery Learning Dengan Sisipan Membaca Kritis Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Edusains, 8(1). https://doi.org/10.15408/es.v8i1.1752
Santoso, H. (2016). Pembelajaran Di Sekolah Sebagai Wahana Pengembangan Karakter Perserta Didik. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro, 1(2), 197–203. https://doi.org/10.24127/JLPLPPM.V1I2.294
Sari, Y. Y., Ulfani, D. P., Ramos, M., & Padli. (2024). Pentingnya Pendidikan Jasmani Olahraga Terhadap Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 6(2), 478–488. https://doi.org/10.52060/PGSD.V6I2.1657
Schaefer, M., Bradley, L., Geske, N., Girma, N., & Gjidoda, L. (2025). Moving to learn: Enhancing anatomy education through physical activity and video-based instruction. Anatomical Sciences Education, 18(10), 1138–1146. https://doi.org/10.1002/ASE.70095
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumianto, S., Admoko, A., & Dewi, R. S. I. (2024). Pembelajaran Sosial-Kognitif di Sekolah Dasar: Implementasi Teori Albert Bandura. Indonesian Research Journal on Education, 4(4), 102–109. https://doi.org/10.31004/IRJE.V4I4.1015
Wulandari, H., & Tejakusuma, L. P. (2023). Peran Guru Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Anti Korupsi Pada Anak Usia Dini. Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 30–50. https://doi.org/10.31000/CERIA.V12I1.9021
Yulia, A., Sutikno, W., Ardiansyah, F., & Khasanah, U. (2021). Membangun Nilai Integritas Melalui Kantin Kejujuran Di SMK Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong. Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat, 4(1), 25–33. https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/1588
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.