PERAN PREPARED ENVIRONMENT DALAM MEMBENTUK KEMANDIRIAN ANAK DI TK MONTESSORI YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36590Keywords:
prepared environment, kemandirian anak, pendidikan montessoriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran prepared environment dalam
membentuk kemandirian anak usia dini di salah satu Taman Kanak-Kanak
Montessori di Yogyakarta. Prepared environment merupakan konsep inti
pendidikan Montessori yang menekankan pentingnya lingkungan belajar yang
disiapkan secara matang agar anak dapat belajar mandiri melalui pengalaman
langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan dua guru kelas full day, dan dokumentasi kegiatan di kelas. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa prepared environment mendukung kemandirian anak melalui
lingkungan fisik yang rapi, estetis, dan mudah diakses, lingkungan emosional yang
aman dan mendukung, serta lingkungan sosial yang memfasilitasi interaksi positif
dengan teman sebaya. Guru yang terlatih berperan sebagai fasilitator dan
pengamat, memberikan bimbingan awal, menata rutinitas, serta memastikan anak
bekerja mandiri sesuai kemampuan dan minatnya. Area Practical Life memiliki
peran dominan dalam menumbuhkan tanggung jawab, disiplin, dan kesadaran diri
melalui aktivitas nyata seperti membersihkan, menuang, dan menata alat. Secara
keseluruhan, prepared environment berfungsi sebagai sistem pedagogis yang
holistik, memungkinkan anak mengembangkan inisiatif, percaya diri, tanggung
jawab sosial, dan kemandirian, sesuai dengan prinsip Montessori, “Help me to do it
myself.”
Downloads
References
Afifah, D. N., & Kuswanto. (2020). MEMBEDAH PEMIKIRAN MARIA MONTESSORI PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2).
Amalia, A., & Hanif, R. (2020). Hubungan antara pola asuh otoritatif dengan kesejahteraan psikologis remaja. Jurnal Psikologi Insight, 2(2), 122–132. https://doi.org/https://doi.org/10.xxxx/insight.v2i2.xxxx
Ayomi, A., & Shofwan, I. (2025). Prinsip-prinsip Montessori dalam Membentuk Kemandirian pada Anak Usia Dini di PAUD Junior SKB Ungaran. Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(4), 231–242. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i4.7553
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. General Learning Press.
Hidayatullah, M. F. (2010). Pendidikan karakter: Membangun peradaban bangsa (Yuma Pustaka (ed.)).
Hidayatulloh, M. A. (2014). Lingkungan Menyenangkan dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Pemikiran Montessor. Pendidikan Islam, 8(1).
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi perkembangan anak jilid 2. Erlangga.
Ismiati, Pradana, P. H., & Ali, A. Z. (2025). Meningkatkan Kemandirian Anak Menggunakan Metode Pembelajaran STEAM Berbasis Loose Parts. 08(01), 1–13.
Jamiah. (2021). Penguatan Pola Asuh Orang Tua bagi Perkembangan Kognitif Anak di Desa Guci Kecamatan Sirampog. Jurnal Kependidikan, 9(2), 221–235. https://doi.org/https://doi.org/10.24090/jk.v9i2.6412
Jaya, M. P. S., Febrianti, V., & Ahmad, S. (2022). Prinsip-Prinsip Montessori dalam Pembelajaran Anak Usia Dini di Ra Shazia Palembang. Pendidikan Dan Pembelajaran, 1, 356–370. https://doi.org/10.54259/diajar.v1i3.1010
Kurniastuti, I., & Mbawo, F. (2018). Kreatif Mengajar Bahasa dengan Montessori (Thoms (ed.)). Sanata Dharma University Press anggota APPTI.
Maulidia, L. (2019). Pengaruh metode demonstrasi terhadap kemandirian anak di Raudhatul Athfal (RA) Ash-shobirin lingkungan III 2018. Rabit: Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 1(1).
Niati, A., Sofyan, H., & Utama, W. . (2022). Pengaruh tutup botol terhadap kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Jurnal Tunas Siliwangi, 9(2), 102.
Ningrum, P. S., Pangaribuan, T., & Utami, W. S. (2024). PRACTICAL LIFE : KEGIATAN UNTUK MELATIH KEMANDIRIAN. Jurnal Kumara Cendekia, 12(2), 149–157. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/kc.v12i2.87898
Ningsih, R., & Nurrahmah, A. (2016). Pengaruh Kemandirian Belajar dan Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 6(1). https://doi.org/https://doi.org/10.30998/formatif.v6i1.754.
Paruha, Ellsa, B., Aswandi, & Yuniarni, D. (2016). Peran Guru Dalam Melatih Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Kroseten Immanuel II Sungai Raya. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 5(6). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jppk.v5i06.15685
Ramadhan, M., & Saripah, I. (2017). PROFIL KEMANDIRIAN SISWA SMA BERDASARKAN URUTAN KELAHIRAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BIMBINGAN DAN KONSELING Munggarani Ramadhan. Indonesian Journal of Educational Counseling, 1(2), 145–162.
Riyadi, E. . (2016). Tingkat Kemandirian Anak Taman Kanak- Kanak Islam Terpadu Mutiara Insani Brosot Galur Kulon Progo. Skripsi Sarjana, Universitas Negeri Yogyakarta.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Trenggonowati, D. ., & Kulsum. (2018). Analisis factor optimalisasi golden age anak usia dini studi kasus di Kota Cilegon. Journal Industrial Servicess, 4(1), 48–56.
Wansi, R., Partikasari, R., & Imran, R. F. (2025). Analisis Penerapan Metode Montessori dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Pembelajaran Practical Life. Early Child Research and Practice - ECRP, 6(1), 181–186.
Wulandari, D. A., Saifuddin, & Muzakki, J. A. (2018). Montessori Dalam Membentuk Karakter Mandiri Pada Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.