ANALISIS IMPLEMENTASI STANDAR KOMPETENSI KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DASAR PADA ASPEK PERKEMBANGAN EMOSI
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36183Keywords:
Keywords: Guidance and Counseling; Elementary School; Emotional Maturity; SKKPD; Student Development.Abstract
Guidance and counseling in elementary schools should not be regarded merely as a conceptual discourse; rather, it must function as a strategic educational service that supports students in achieving their developmental tasks holistically. These developmental domains include social, spiritual, moral, intellectual, and emotional aspects. As learners who are in the process of developing these competencies, students require guidance to attain the standards of student independence competencies (Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik/SKKPD). The SKKPD encompasses eleven developmental aspects, one of which is emotional maturity. Recent cases of bullying reported in both online and offline media highlight the urgency of fostering emotional maturity among school-aged children. These incidents have drawn public attention due to the emergence of aggressive behaviors among students, often triggered by their inability to regulate emotions in a healthy manner. This article aims to analyze the internalization process of emotional maturity, which can be conceptualized through three stages. The first stage is recognition, during which individuals learn strategies to avoid interpersonal conflict. The second stage is accommodation, defined as the ability to tolerate various ways in which others—and oneself—express emotions. The third stage is action, which involves expressing emotions freely and openly while avoiding behaviors that may provoke conflict. This study employs a literature review methodology. Such a method constitutes an essential component and often serves as the primary foundation in qualitative research as well as in purely library-based studies. The findings indicate that the implementation of the SKKPD, particularly in the domain of emotional development, is crucial for assisting school counselors in facilitating elementary students’ abilities to recognize and manage their emotions effectively.
Downloads
References
Agustina, Y., Suhaili, N., & Irdamurni, I. (2021). Perkembangan intelektual siswa sekolah dasar: sebuah kajian literatur. Journal of Educational and Learning Studies, 4(2), 254-258. https://doi.org/10.32698/02022
Alika, O., Handayani, A., & Rakhmawati, D. (2024). Penerimaan Diri dan Sikap Percaya Diri pada Anak Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 607-618.
Amatullah, S. (2020). Pengaruh Teknik Expressive Writing Dalam Konseling Kelompok Terhadap Kemampuan Mengelola Marah (Penelitian Pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 3 Mertoyudan Kabupaten Magelang) (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Ariyanti, S. N., Astuti, I., & Ringo, T. G. S. (2024). Peran Penting Guru Bimbingan dan Konseling dalam Perkembangan Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(2), 1580-1588.
Asnia, Z., & Muthohar, S. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Agresif Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 1047-1057. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.814
Aulina, N. (2019). Konsep diri, kematangan emosi, dan perilaku bullying pada remaja. Cognicia, 7(4), 434-445. https://doi.org/10.22219/cognicia.v7i4.9231
Cindyani, F., Hamid, E. A., & Setia, R. (2025). Pengaruh Pemahaman Materi Toleransi Terhadap Sikap Empati Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas XI RPL 1 Di SMKN 1 Sumedang. JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik, 3(2), 174-183.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
Fadhilah, N., & Mukhlis, A. M. A. (2021). Hubungan lingkungan keluarga, interaksi teman sebaya dan kecerdasan emosional dengan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 22(1), 15-31.
Faizin, M. (2025). Penanaman Nilai Toleransi dan Empati Sejak Dini Melalui Bimbingan Sosial Teknik Circle Time di Sekolah Dasar: kajian Systematic Literature Review. Tarunateach: Journal of Elementary School, 3(2), 79-92.
Fatonah, S. (2022). Analisis implementasi peran guru dalam penanaman nilai karakter toleransi pada mata pelajaran PKn di MI Ma’arif Darussalam Plaosan Yogyakarta. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(1), 181-190.
Fitriani, I., Alwi, N., & Syam, S. (2025). Urgensi Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence) Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Jenjang Sekolah Dasar: Tinjauan Teoritis dan Implikasinya Dalam Praktik Pendidikan. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(4), 11-11. https://doi.org/10.47134/pgsd.v2i4.1569
Fitriyah, L., & Rokhmawan, T. (2025). Pengembangan dan Penerapan Modul Aktivitas Regulasi Emosi untuk Melatih Regulasi Emosi Siswa di Taman Kanak-Kanak Sriwedari Kota Malang. Journal of Community Service (JCOS), 3(3), 138-156.
Ghorbal, S., & Lestari, S. (2021). Pengaruh kecerdasan emosi, prasangka, dan kualitas pertemanan terhadap sikap toleransi siswa pada sekolah berbasis agama. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2), 185-198.
Ghufron, M. N. (2016). Peran Kecerdasan Emosi dalam meningkatkan toleransi beragama. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, 4(1), 138-153.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2016). Panduan Opresional Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Kemendikbud.
Kontesa, K., & Hayati, L. M. (2025). Pentingnya Layanan Bimbingan Konseling Disekolah Dasar Terhadap Perkembangan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia, 1(1), 97–92.
Kumara, A. (2018). Mengenali dan Menangani Emosi Pada Siswa. PT Kanisius.
Maulida, J., Apriliya, S., & Nuryadin, A. (2025). Analisis Kemampuan Literasi Emosi: Aspek Mengelola Emosi Pada Siswa Kelas V SD. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 387-401.
Maulidya, A., Suhendro, P., & Putra, A. (2025). Hubungan Pengelolaan Emosi Siswa dengan Interaksi Sosial di Kelas IV SDN Cipinang Cempedak 07. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 209-321.
Mun’im, A. N. I. M. (2021). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Manajemen Konflik Siswa Smp Negeri 15 Yogyakarta (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Muthoharoh, K., Darheni, H., & Saputra, M. K. (2022). Peran pendidikan dalam menanamkan sikap toleransi di sekolah dasar. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 7(2).
Nugrahayati, S. (2023). Hubungan Antara Peran Guru BK Terhadap Kematangan Emosi Pada Siswa Kelas VIII Di Mts Muhammadiyah Batang (Doctoral dissertation, UIN. KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Permatasari, A. N., & Ambarwati, K. D. (2023). Kematangan Emosional Pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 14875-14888.
Qurrotu‘Aini, S. (2018). Perilaku Asertif Pemimpin Perempuan di MINU Waru 1 Sidoarjo. Surabaya: UIN Sunan Ampel.
Rifa’i, M. M., Rahma, A. N., & Halifah, N. H. (2025). Analisis Keberhasilan Guru Dalam Membangun Sikap Toleransi Terhadap Karakter Siswa Di Tingkat Sekolah Dasar. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(6), 10-16.
Sari, S.P., & Arisandy, D. (2025). Psikoedukasi Bullying Kepada Siswa Kelas 5 Di SD Negeri 14 Bangun Jaya Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia.
Tisdell, E. J., Merriam, S. B., & Stuckey-Peyrot, H. L. (2025). Qualitative research: A guide to design and implementation. John Wiley & Sons.
Ulya, N. S. (2025). Solusi Al-Qur'an dan Psikologi Tentang Anger Management (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















