REKONSTRUKSI DESAIN PEMBELAJARAN REKONSTRUKSI DESAIN PEMBELAJARAN AL-QUR'AN METODE UMMI: ANALISIS LANGKAH-LANGKAH METODOLOGIS DALAM PERSPEKTIF KONSEP TARTIL DAN TA'LIM NABAWI

Authors

  • Andri Ishak Iskandar Universitas Islam Darussalam
  • Aldi Musrian Universitas Islam Darussalam
  • Selamet Universitas Islam Darussalam

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35921

Keywords:

Metode Ummi, Tartīl, Ta'līm Nabawi, Talaqqi, Itqān.

Abstract

Pendidikan Al-Qur'an menuntut kualitas bacaan (tahsin) yang tinggi (Tartīl, QS. Al-Muzzammil: 4), sementara kebutuhan akan metode pembelajaran massal yang efektif melahirkan Metode Ummi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merekonstruksi koherensi langkah-langkah metodologis Metode Ummi dengan prinsip Tartīl dan model pengajaran Nabi Muhammad (Ta'līm Nabawi). Penelitian ini merupakan Kajian Kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif analitis. Data dianalisis menggunakan Analisis Isi Kualitatif terhadap Buku Pedoman Ummi, Al-Qur'an, dan Kutub As-Sunnah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Ummi yang dibangun di atas tiga pilar (Mutu Metode, Mutu Guru, dan Mutu Sistem) sepenuhnya berkoherensi dengan landasan teologi pedagogis Islam. Mutu Metode yang menerapkan talaqqi-musyafahah secara bertahap (tadarruj) adalah implementasi otentik perintah Tartīl untuk menuntaskan hak-hak huruf. Prinsip "mudah dan menyenangkan" (joyful learning) dalam metode ini merupakan representasi nyata dari prinsip Taysīr (kemudahan) dalam Ta'līm Nabawi (HR. Bukhari no. 69). Selanjutnya, Mutu Guru (melalui sertifikasi) dan Mutu Sistem (melalui Munaqasyah) mencerminkan tuntutan Itqān (ketuntasan) dan Muhāsabah (akuntabilitas) keilmuan, yang merupakan ciri khas Ta'līm Nabawi. Kesimpulannya, Metode Ummi tidak hanya efektif secara hasil, tetapi juga memiliki justifikasi syar'i yang kuat. Disarankan adanya penguatan aspek Tarbiyah dan Tadabbur serta studi longitudinal mengenai daya tahan Itqān lulusan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

AS, S. (2005). Tuntutan Membaca Al-qur’an Dengan Tartil. Bandung: Mizan.

Hidayat, R. (2016). Epistemologi Pendidikan Islam: Sistem, Kurikulum, Pembaharuan dan Upaya Membangun Epistemologi Pendidikan Islam. Almufida, I(1), 49–69.

Mujahiddin, A. (2023). Konsep Tartil dan Pengaruh Penerapannya dalam Membaca Al-Qur ’an. Ulumul Qur’an: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 3(September), 201–216.

Munafiah, B. S. A. A. D. N. (2023). Pembelajaran Metode Ummi Bagi Guru Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional. Jurnal Pelangi:Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 173–182.

Omar, N. B., Ismail, F. Z., Sultan, U., & Abidin, Z. (2020). Kesalahan Bacaan Al-Quran dalam Tilawah Al-Quran dan Kriteria Evaluasi. Jurnal TAMADDUN, XXI(1), 115–126.

Thalib, M. D. (2021). Metode Pembelajaran Menurut Al-Qur’an. AL-ISHLAH Jurnal Pendidikan Islam, 19(1), 99–120.

Downloads

Published

2025-11-19