VARIASI BAHASA GENERASI Z DI DUSUN TIPPULUE KELURAHAN TORO KABUPATEN BONE (STUDI SOSIOLINGUISTIK)
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35146Keywords:
Sosiolinguistik, Variasi Bahasa, Generasi Z, Dusun TippulueAbstract
Penelitian ini mengkaji variasi bahasa yang digunakan oleh Generasi Z di Dusun Tippulue, Kelurahan Toro, Kabupaten Bone dari sudut pandang sosiolinguistik, khususnya berdasarkan aspek penutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa yang muncul dalam interaksi sosial sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan tiga bentuk utama variasi bahasa dari segi penutur, yaitu idiolek, dialek, dan sosiolek. Idiolek merupakan ciri khas bahasa yang dimiliki oleh setiap individu, mencerminkan gaya tutur pribadi yang unik. Dialek adalah variasi bahasa yang dipengaruhi oleh perbedaan geografis atau wilayah, sehingga penutur dari daerah yang berbeda dapat menggunakan bentuk bahasa yang berbeda pula, baik dalam pengucapan, kosakata, maupun struktur kalimat. Sementara itu, sosiolek merupakan variasi bahasa yang dipengaruhi oleh latar sosial penutur.Variasi sosiolek yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi lima bentuk, yaitu akrolek (bahasa resmi atau penggunaan bahasa campuran seprerti bahasa asing, bahasa daerah maupun bahasa serapan), vulgar (kata-kata kasar dalam konteks santai), slang (bahasa gaul kekinian), kolokial (bahasa tutur informal sehari-hari), dan jargon (istilah khusus dalam kelompok tertentu). Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z di Dusun Tippulue memiliki keragaman bahasa yang mencerminkan identitas sosial dan budaya, serta dipengaruhi oleh konteks situasional dalam kehidupan sehari-hari.
Downloads
References
Avicenna, A. (2022). Dialek Sosial Masyarakat Bugis-Makassar di Kelurahan Minasa Upa. Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(3), 123-125.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Bencsik, A., Csikos, G., & Juhaz, T. (2016). Y and Z Generations at Workplaces. Journal of Competitiveness, 8(3), 90–106.
Chaer, A. (1995). Sosiolinguistik: Suatu pengantar. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, A., & Agustina, L. (2003). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.
Febrianty, F., & Muhammad. (2022). Manajemen sumber daya manusia yang pro Gen Z. Penerbit Inteligi.
Irsyad, N. A. (2023). Variasi Bahasa dalam Media Sosial (Kajian Sosiolinguistik). Tesis. Program Pascasarjana, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Muhammadiyah.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja.
Putri, M.A. (2021). Variasi Bahasa dalam Tuturan Penjual dan Pembeli di Pasar Dupa Jalan Merpati Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Skripsi. Pekanbaru: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau.
Rufaida, B. S. (2023). Pengaruh gaya bahasa Generasi Z dalam berbahasa Indonesia di era globalisasi terhadap keutuhan bahasa Indonesia. Translation and Linguistics (Transling), 3(3), 169-181.
Rusyana, Yus (1984). Masalah Kedwibahasaan dalam Masyarakat Indonesia, dalam Bahasa dan Sastra dalam Gamitan Pendidikan. Bandung: CV Diponegoro.
Rahman, A., & Yusuf, M. (2022).Peran Faktor Sosiolinguistik dalam Variasi Bahasa di Komunitas Bugis. Jurnal Sosiolinguistik Sulawesi, 14(1), 45-60.
Rahmadi, S. A. (2011). Pengantar Metodologi Penelitian. Antasari Press.
Safari, T. (2022). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Yogyakarta: Lontar Mediatama.
Utami, S. S. (2016). Variasi bahasa masyarakat pesisir Kampung Tambak Wedi Baru, Surabaya: Kajian sosiolinguistik. Skripsi. Universitas Airlangga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.