ANALISIS INVENTARISASI SAINS DI KECAMATAN LAMBITU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SDN TETA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.34660Keywords:
science inventory, local potential, science learning resources.Abstract
science learning in elementary schools still faces limitations in learning media, while environmental and local cultural potentials have not been systematically inventoried. this condition leads to a lack of comprehensive data regarding the utilization of local potentials as science learning resources, especially at sdn teta. the purpose of this study is to analyze the scientific inventory of local potentials in lambitu district. this research uses a qualitative method with an exploratory approach. the research subjects consisted of 15 informants, including 6 teachers, 1 principal, 6 students, and 2 community leaders located in teta village, lambitu district. data were collected through observation, interviews, and documentation. data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. data analysis used the miles & huberman model through four stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. the results showed that the daily habits of the teta village community in lambitu district are related to several topics in elementary school science learning. the usefulness of candlenut, guava leaves, betel leaves, ginger, java chili, katuk leaves, mahogany seeds, castor plants, and turmeric can serve as a science inventory in elementary school science learning in a contextual, applicable, and curriculum merdeka-aligned manner.
Downloads
References
Abdullah, M., Rahmawati, R., & Karim, A. (2024). Strategi pembelajaran IPA kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan Sains, 12(1), 45–57.
Agustin, M., & Syaodih. (2008). Bimbingan konseling untuk anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Andayani, S. (2023). Pemanfaatan ramuan boreh tradisional sebagai terapi relaksasi tubuh. Jurnal Pengobatan Komplementer, 15(2), 112–120.
Astuti, M., Hasanah, S., & Yuliana, D. (2022). Pengembangan media pembelajaran IPA berbasis lingkungan sekitar. Jurnal Sains dan Pendidikan, 8(1), 60–72.
Dewi, A. (2020). Efek antiinflamasi ramuan kunyit dan jahe dalam pengobatan tradisional. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 12(1), 33–40.
Dewi, R. (2022). Aktivitas antiinflamasi biji mahoni sebagai obat herbal tradisional. Jurnal Farmasi Nusantara, 14(2), 85–92.
Diana, E., Hidayat, T., & Lestari, R. (2022). Tantangan guru dalam pemanfaatan potensi lokal sebagai media belajar di sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 120–133.
Dini, H., & Rini, F. (2024). Perangkat ajar IPA berbasis lingkungan sekitar: Inovasi pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Edukasi Sains, 6(1), 89–101.
Etika, S., Purwanto, A., & Fauziah, N. (2022). Efektivitas media pembelajaran berbasis potensi lokal terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 9(4), 301–312.
Fadilah, R. (2021). Peran ekstrak jahe dalam menurunkan kolesterol dan gula darah. Jurnal Kesehatan Metabolik, 9(1), 77–84.
Fitriana, N. (2022). Efektivitas biji mahoni dalam pengelolaan diabetes mellitus. Jurnal Herbal Indonesia, 13(3), 201–210.
Hakim, L. (2023). Gingerol sebagai agen antiinflamasi pada penderita osteoartritis. Jurnal Kedokteran Tradisional, 11(2), 145–154.
Handayani, T. (2021). Penggunaan cabai Jawa untuk meningkatkan sistem pencernaan. Jurnal Tanaman Obat Tropis, 10(2), 67–74.
Hasanah, N. (2022). Kurkumin pada kunyit sebagai agen penurun gula darah. Jurnal Ilmu Farmasi, 14(1), 55–62.
Hidayat, A. (2023). Potensi antiinflamasi ekstrak biji kemiri sebagai obat alami. Jurnal Biomedis Nusantara, 15(2), 102–110.
Hidayat, B. (2024). Aktivitas antioksidan kunyit dalam melawan radikal bebas. Jurnal Sains Kesehatan, 16(1), 33–42.
Hussaini, M., Alamsyah, R., & Zahra, S. (2024). Inquiry-based learning dan media lokal dalam pembelajaran abad 21. Journal of Science Education Innovation, 11(1), 33–47.
Kamila, A., Supriyadi, D., & Fitriyah, S. (2024). Media pembelajaran IPA berbasis budaya lokal dan dampaknya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora, 5(2), 144–158.
Kurniawan, A., & Fitriani, T. (2023). Strategi integrasi potensi lokal ke dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kontekstual, 9(1), 71–84.
Lestari, D. (2020). Kandungan antioksidan biji kemiri dan manfaatnya bagi kesehatan. Jurnal Biologi Kesehatan, 12(2), 88–95.
Lestari, M., & Rochintaniawati, D. (2020). Pengembangan pembelajaran IPA berbasis konteks lokal untuk siswa SD. Journal of Elementary Science Education, 12(2), 78–90.
Lestari, S. (2021). Efek kombinasi jahe dan lada terhadap sirkulasi darah. Jurnal Pengobatan Tradisional, 13(1), 41–49.
Lestari, Y. (2022). Tanin pada daun jambu sebagai antidiare alami. Jurnal Fitoterapi, 14(3), 145–152.
Lestari, Z. (2022). Flavonoid daun sirih sebagai antioksidan. Jurnal Farmasi Tropis, 13(2), 97–104.
Lumbantobing, A., Simanjuntak, R., & Manullang, A. (2023). Pemanfaatan media visual dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Media Pendidikan, 14(2), 56–67.
Masihu, M., & Augustyn, L. (2021). Pemanfaatan kekayaan lokal dalam pembelajaran sains kontekstual. Jurnal Pendidikan Lokal, 7(1), 39–50.
Nugroho, A. (2023). Aktivitas hepatoprotektif limonoid pada biji mahoni. Jurnal Fitokimia Indonesia, 15(1), 77–86.
Nurhayati, E. (2022). Aktivitas farmakologi cabai Jawa dalam terapi pernapasan. Jurnal Herbal Nusantara, 12(2), 120–128.
Nurhayati, N., Faizah, R., & Kadir, A. (2023). Pembelajaran tematik terpadu berbasis budaya lokal di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 77–92.
Pratama, D. (2022). Khasiat minyak kemiri sebagai obat luar tradisional. Jurnal Fitomedika, 11(2), 134–142.
Pratama, D., Haryanto, Y., & Iskandar, T. (2023). Pengembangan media berbasis potensi lokal untuk pembelajaran IPA SD. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 5(3), 101–115.
Pratama, F. (2023). Manfaat rebusan daun jambu biji dalam mengurangi diare. Jurnal Herbal Kesehatan, 14(1), 55–62.
Pratama, H. (2023). Penggunaan minyak kemiri dalam perawatan bayi. Jurnal Kesehatan Anak Tradisional, 15(2), 89–96.
Pratiwi, N. (2023). Pengaruh ekstrak kunyit terhadap fungsi hati. Jurnal Farmakologi Klinik, 13(2), 99–107.
Putra, I. (2022). Minyak atsiri daun sirih dalam pengobatan tradisional. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(3), 178–186.
Putri, M. (2021). Aktivitas antimikroba flavonoid daun jambu. Jurnal Mikrobiologi Terapan, 11(1), 45–52.
Rahimah, I. (2023). Keterbatasan media pembelajaran di daerah terpencil dan dampaknya terhadap hasil belajar IPA. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 11(4), 209–220.
Rahmawati, E. (2020). Ekstrak daun jambu biji dalam menghambat bakteri penyebab diare. Jurnal Farmasi Biologi, 10(2), 65–72.
Rahmawati, N. (2021). Khasiat minyak kemiri terhadap pertumbuhan rambut. Jurnal Kecantikan Herbal, 9(2), 54–61.
Ridwan, M. (2023). Aktivitas antimikroba piperin pada cabai Jawa. Jurnal Kimia Herbal, 15(2), 112–119.
Santoso, A. (2021). Efek antiinflamasi minyak kemiri. Jurnal Farmasi Alam, 12(1), 44–51.
Santoso, R. (2021). Efektivitas daun sirih sebagai antiseptik alami. Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi, 13(2), 88–95.
Sari, D. (2020). Ekstrak daun katuk dalam meningkatkan ASI. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 71–79.
Sari, N. (2021). Efektivitas biji mahoni dalam menurunkan gula darah. Jurnal Pengobatan Herbal, 11(2), 101–110.
Saripudin, S., Nuraini, L., & Ramadhan, F. (2021). Potensi lokal sebagai sumber belajar kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(2), 123–134.
Sobiatin, I., Maulida, N., & Rasyid, R. (2020). Integrasi kearifan lokal dalam bahan ajar IPA untuk meningkatkan pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 215–228.
Susanto, Y. (2020). Gingerol pada jahe dalam terapi nyeri sendi. Jurnal Terapi Herbal, 10(2), 59–66.
Suryani, H. (2020). Aktivitas antimikroba cabai Jawa. Jurnal Farmakologi Tropis, 10(1), 22–30.
Tristaningrat, T., & Mahartini, R. (2023). Pembelajaran sains berbasis media lingkungan sebagai sarana belajar aktif dan menyenangkan. Jurnal Pendidikan Alam, 8(1), 40–52.
Utami, R. (2020). Potensi limonoid biji mahoni sebagai pelindung hati. Jurnal Ilmu Biomedis, 10(3), 211–219.
Widodo, A., & Susanti, D. (2021). Pengembangan modul IPA berbasis ekosistem lokal untuk siswa sekolah dasar di daerah pesisir. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 130–143.
Widiastuti, L. (2024). Boreh tradisional sebagai terapi komplementer kesehatan. Jurnal Etnomedisin, 16(1), 44–52.
Widiastuti, P. (2024). Potensi daun katuk sebagai pangan fungsional. Jurnal Pangan Herbal, 16(2), 132–140.
Wulandari, A. (2020). Efektivitas ekstrak kunyit dalam menekan peradangan. Jurnal Farmasi Klinik, 10(2), 77–84.
Wulandari, D. (2020). Ekstrak daun sirih untuk kesehatan mulut. Jurnal Kesehatan Gigi, 12(1), 33–40.
Ye, Z. (2024). Multimedia learning in primary science education: A pathway to deeper understanding. International Journal of Educational Technology, 15(1), 25–38.
Yuliani, F. (2022). Manfaat jahe dalam pengendalian kadar gula darah. Jurnal Herbal Medik, 12(2), 100–107.
Yuliana, M. (2021). Fitosterol pada daun katuk sebagai galaktagogum alami. Jurnal Ilmu Pangan, 11(3), 212–220.
Yulianti, D. (2024). Potensi ekstrak daun jambu biji sebagai fitofarmaka. Jurnal Fitomedika, 16(1), 50–59.
Yulianti, R. (2024). Kemiri sebagai agen antimikroba alami. Jurnal Bioteknologi Kesehatan, 16(2), 141–149
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.