PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN PENDEKATAN TaRL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS TENTANG CAHAYA DAN SIFATNYA DI KELAS V SD INPRES OESAPA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.33387Keywords:
Inquiry model, TaRL, learning outcomes, IPAS, light and its propertiesAbstract
This study aims to determine the improvement of student learning outcomes through
the inquiry learning model with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach in
the IPAS subject on light and its properties in Grade V students of SD Inpres
Oesapa. This research employed a descriptive quantitative and qualitative method
with 26 students (13 males, 13 females) as the subjects. Data were collected
through observation and tests. The results showed that in the first cycle only 6
students (23.07%) achieved mastery, while 20 students (76.92%) did not, due to
lack of concentration, collaboration, and problem-solving ability. In the second cycle,
there was a significant improvement, with 24 students (92.30%) achieving mastery.
Students demonstrated activeness, concentration, engagement in learning, as well
as collaboration and problem-solving skills. Only 2 students (7.69%) had not yet
achieved mastery and were given enrichment by the teacher. Based on the findings,
it can be concluded that the implementation of the inquiry learning model with the
TaRL approach can improve student learning outcomes in the IPAS subject,
particularly on light and its properties. The TaRL approach helps students better
understand the material, increase concentration, and enhance problem-solving
abilities.
Downloads
References
mudah kehilangan konsentrasi
ketika guru menggunakan metode
ceramah. Kondisi ini berdampak
pada rendahnya hasil belajar dan
motivasi siswa.
Model pembelajaran inkuiri
diyakini mampu menjawab
permasalahan tersebut. Inkuiri
menekankan keterlibatan aktif siswa
dalam menemukan konsep melalui
proses bertanya, mengamati,
menyelidiki, dan menarik
kesimpulan. Penelitian sebelumnya
(Kelana & Wardani, 2021)
menunjukkan bahwa inkuiri dapat
meningkatkan keterampilan berpikir
kritis dan hasil belajar siswa sekolah
dasar. Namun, implementasi inkuiri
membutuhkan strategi diferensiasi,
sebab kemampuan siswa dalam satu
kelas tidaklah sama.
Di sisi lain, pendekatan Teaching
at the Right Level (TaRL) berfokus
pada pemberian pembelajaran
sesuai level kemampuan siswa,
bukan hanya mengikuti kurikulum
secara linear. Duflo et al. (2016)
menegaskan bahwa TaRL terbukti
mampu meningkatkan capaian
belajar secara signifikan di berbagai
negara berkembang, termasuk India
dan Afrika, karena membantu guru
memetakan kemampuan siswa dan
memberikan intervensi yang sesuai.
Penelitian di Indonesia (Wijaksono et
al., 2023) juga menunjukkan bahwa
TaRL efektif meningkatkan capaian
akademik siswa sekolah dasar
melalui strategi pembelajaran yang
lebih adaptif.
Dengan mengintegrasikan model
inkuiri dan pendekatan TaRL, guru
diharapkan dapat memfasilitasi
siswa untuk menemukan
pengetahuan sekaligus memastikan
bahwa proses belajar sesuai dengan
tingkat pemahaman masing-masing.
Integrasi kedua pendekatan ini
belum banyak diterapkan secara
sistematis di sekolah dasar,
khususnya pada pembelajaran IPAS
materi cahaya dan sifat-sifatnya.
Berdasarkan latar belakang
tersebut, penelitian ini difokuskan
pada penerapan model
pembelajaran inkuiri dengan
pendekatan TaRL untuk
meningkatkan hasil belajar IPAS
siswa kelas V SD Inpres Oesapa.
Pertanyaan penelitian yang ingin
dijawab adalah: Bagaimana
penerapan model pembelajaran
inkuiri dengan pendekatan TaRL
dapat meningkatkan aktivitas dan
hasil belajar siswa pada materi
cahaya dan sifat-sifatnya”.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.