PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM SEKOLAHE AREK SURABAYA (SAS) DI SDN SUMUR WELUT III SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32571Keywords:
Character education, Sekolahe Arek Surabaya.Abstract
Character education is one of the school's efforts to shape students' character.
Instilling character education requires a program that can serve as a foundation for
instilling character education. Therefore, the Surabaya government initiated a
program for schools in Surabaya to instill character education in elementary
schools. The purpose of this study is to describe the character values instilled in
the Sekolahe Arek Surabaya program at SDN Sumur Welut III. The type of
research used by the researcher in this study was descriptive qualitative research.
The subjects of this study used interviews, observation, and documentation as
data collection techniques. To support the data collection obtained by the
researcher, here the researcher used technical triangulation to validate the data
obtained from the observations and interviews. The results of this study indicate
that character education is instilled through the Sekolahe Arek Surabaya program,
covering 18 pillars of character education in the Sekolahe Arek Surabaya program,
which are implemented into habits carried out from the beginning of the school day
until after the learning process is completed.
Downloads
References
agama dan warna kulit.
Bersumber dari niat dan
semangat menghargai dan
menghormati sesama dengan
keyakinan bahwa semua manusia
pada hakikatnya sama dan setara.
Toleransi berarti kesediaan
memberikan ruang dan kesempatan
kepada orang lain untuk menjalankan
sesuatu yang menjadi keyakinan dan
pendapatnya. Lingkungan sekolah
merupakan salah satu lingkungan
yang heterogen. Siswa dari berbagai
latar belakang belajar bersama.
Toleransi memiliki peran untuk
menciptakan sikap saling
mneghormati dan menghargai
ditengah perbedaan antar siswa
tersebut.(Haryanti et al., 2023)
Karakter semangat kebangsaan
ditanamkan melalui kegiatan upacara
bendera dan peringatan hari besar
seperti hari pahlawan,sumpah
pemuda, hari kartini dan sebagainya.
Pembiasaan yang dilakukan di
sekolah seperti upacara dan
peringatan hari besar seperti hari
pahlawan dan hari kartin serta
pembiasaan penggunaan pakaian
adat guna memperkenalkan kepada
siswa mengenai budaya bangsa
dapat menguatkan karakter cinta
tanah air. Hal ini selaras dengan
penelitian (Nurdian et al.,
2021)membangun karakter siswa
dengan penanaman karakter cinta
tanah air dapat dilaksanakan melalui
kegiatan sekolah dan proses
pembelajaran di kelas, sehingga
kegiatan untuk membentuk karakter
cinta tanah air di sekolah dapat
sebagai sarana membangun karakter
siswa untuk membentuk insan yang
berkualitas.
Dalam pelaksanaan penanaman
pendidikan karakter dalam program
Sekolahe Arek Suroboyo di SDN
Sumur Welut III, pihak sekolah
memiliki kendala yang cukup berarti
dan berdampak pada pelaksanaan
program ini. Karena sampai saat ini
bebrapa kegiatan masih
diberhentikan karna belum ada
arahan dari dinas pendidikan.
kendala yang dialami dalam
menanamkan karakter pada peserta
didik antara lain lingkungan peserta
didik yang kurang mendukung dan
kondisi keluarga. Mereka belum
mampu memilah lingkungan yang
berpengaruh buruk dan lingkungan
yang berpengaruh baik untuknya.
Selain itu, masih ada peserta didik
yang berteman dengan orang yang
lebih dewasa yang memiliki
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.