KOLABORASI GURU BK DAN GURU MATA PELAJARAN DALAM MEMBANTU PESERTA DIDIK MEMILIKI MASALAH KESULITAN BELAJAR DI SMP NEGERI 30 PADANG

Authors

  • Sinta Syafridayanti Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Rici Kardo Universitas PGRI Sumatera Barat
  • Rahma Wira Nita Universitas PGRI Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32518

Keywords:

BK Teacher Collaboration, Learning Difficulties, Students

Abstract

This research is based on the suboptimal collaboration between guidance and counseling teachers (BK) and teachers of the subject of Helping Students in Having Learning Difficulties. The purpose of this study is to describe the collaboration between BK teachers and subject teachers in Helping Students with Learning Difficulties, which is reviewed from: Forms of collaboration, and Challenges of collaboration. This study uses a qualitative approach with descriptive data. The key informants in this study were BK teachers (VAP) and subject teachers (SEM), as well as 2 additional informants, namely student representatives (DP), and homeroom teachers (RD). The data collection technique is carried out through interviews and observations, while the data analysis technique uses the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. Based on the results of the research that has been carried out on the collaboration of BK teachers and subject teachers in helping students with learning difficulties at SMP Negeri 30 Padang, it shows that the form of collaboration between BK teachers and subject teachers in helping students with learning difficulties is communication, namely communication including informal and formal communication, providing information to each other and exchanging information,  both short discussions after class hours, or via WhatsApp. The challenge of collaboration between BK teachers and subject teachers in helping students with learning difficulties is differences in views, lack of communication and time constraints. Collaboration also has an impact on improving teacher professionalism and the overall quality of the learning environment. BK teachers are expected to help students with learning difficulties. Subject teachers are expected to proactively coordinate with BK teachers and integrate the values of learning difficulties problems in learning. The school is expected to provide facility and training support, as well as students who are active in learning difficulties.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, A., Kardo, R., & Suryadi, S. (2023). Peningkatan Komunikasi Peserta Didik Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Menggunakan Metode Diskusi Di MAN 3 Padang (Studi Eksperimen di Kelas XI Pendidikan Keberagaman). EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 9(2), 161-169.

Anwar, M. (2018). Menjadi Guru Profesional. Prenada Media.

Care, J. C. (2022). Design of a Counseling Program Based on Maladjustment Analysis of Rational Emotive Behavior Therapy. Jurnal Counseling Care, 6(01).

Deni, H. A., Mm, C. Q. M., Fatkhur Rohman Albanjari, M. E., Nurofik, A., Anwar, H. M., Bakri, A. A., Se, M. M., Wayan Suryathi, S. E., Ramli, S., & Se, S. P. (2024). Metodologi Penelitian Bisnis. Cendikia Mulia Mandiri.

Dwinta, K. (2025). Peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Upt Smpn 3 Sukamaju Kabupaten Luwu Utara. Iain Palopo.

Hulu, Y. (2023). Problematika Guru dalam Pengembangan Teknologi dan Media Pembelajaran. Anthor: Education And Learning Journal, 2(6), 840–846.

Idris, R. (2009). Mengatasi Kesulitan Belajar dengan Pendekatan Psikologi Kognitif. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 12(2), 152–172.

Jannah, A. B. N. (2022). Studi Komparasi Tingkat Stres Akademik Siswa Laki- Laki dan Siswa Perempuan Selama Pembelajaran Jarak Jauh di Sma Negeri 8 Surakarta.

Maryani, I., Fatmawati, L., Erviana, V. Y., Wangid, M. N., & Mustadi, A. (2018).

Model Intervensi Gangguan Kesulitan Belajar. Ika Maryani.

Mayasari, N., Jusriati, J., Prayogo, P., Hajeni, H., Yati, Y., Ulpi, W., Saswati, R., Satar, M., & Pajarianto, H. (2023). Manajemen Pendidikan. Penerbit Widina.

Media, G. (2019). Bimbingan Konseling: Panduan Guru BK dan Guru Umum. Moha, I. (2019). Resume Ragam Penelitian Kualitatif.

Muttaqin, R. (2024). Peran Guru BK dalam Membantu Santri Mengatasi Masalah Akademik. Tadbiruna, 3(2), 84–91.

Nuraeni, N., & Syihabuddin, S. A. (2020). Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa dengan Pendekatan Kognitif. Jurnal Belaindika (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan), 2(1), 19–20.

Raco, J. (2010). Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik dan Keunggulannya.

Rahmadhea, S. (2025). Kolaborasi Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran dalam Mendukung Proses Belajar Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 3(Kolaborasi Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran dalam Mendukung Proses Belajar Siswa), 11.

Rahmatullah, M. M. dkk. (2025). Kolaborasi Guru BK dan Guru Matematika dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika di Sman 1 Pare. Urnal

Bimbingan dan Konseling, 10(Kolaborasi Guru BK dan Guru Matematika dalam Mengatasi Kesulitan Belajar), 263.

Rahmi, S. (2021). Bimbingan dan Konseling Pribadi Sosial. Syiah Kuala University Press.

Rizai, M. (2022). Pendidikan Karakter Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. International Conference On Islamic Guidance And Counseling, 2, 61–78.

Sastika, J. (2024). Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Learning Loss Pada Peserta Didik Kelas Vii di Smp Negeri 2 Kalianda Lampung Selatan. Uin Raden Intan Lampung.

Septya Suarja, A. D. (2022). Profil Kolaborasi Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa. Journal Of Counseling And Development, 4(Kolaborasi Guru Bimbingan dan Konseling dengan Guru Mata Pelajaran dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa), 57.

Sintia, R. M. (2022). Kolaborasi Guru BK dengan Guru Mapel dalam Pemberian Punishment untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Mengikuti E-Learning Peserta Didik di Sma Negeri 1 Bandar Lampung. Uin Raden Intan Lampung.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Susanti, H., Suriansyah, A., & Harsono, A. M. B. (2024). Studi Kasus: Pendekatan Lembut Untuk Mengatasikepribadian Manja dan Isolasi Sosial Pada Siswa Kelas Iv Sdn Kuin Cerucuk 3. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran| E-Issn: 3026-6629, 2(2), 667–675.

Thahir, A., & Hidriyanti, B. (2017). Pengaruh Bimbingan Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Al-Utrujiyyah Kota Karang Bandar Lampung. Konseli: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal), 1(2), 55–66.

Wariyanti, N. (2017). Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Reward dan Punishment dalam Menangani Perilaku Membolos Pada Peserta Didik Kelas Viii di Smp Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2016/2017. Iain Raden Intan Lampung.

Yolanda, P., Purnama Sari, D., & Febriansyah, F. (2024). Permasalahan Kesulitan Belajar yang Dikonsultasikan Siswa Pada Guru Pembimbing, Faktor Penyebab dan Penanganannya di Man Rejang Lebong. Institut Agama Islam Negeri Curup.

Yuliani, W. (2018). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 83–91.

Zubaidah, S. (2016). Keterampilan Abad Ke-21: Keterampilan yang Diajarkan Melalui Pembelajaran. Seminar Nasional Pendidikan, 2(2), 1–17.

Downloads

Published

2025-09-30