PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI MTs AL-HASANAH TANJUNG LEIDONG
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.32198Keywords:
Penguatan, Pendidikan Agama Islam, Remaja Putus SekolahAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendidikan agama Islam pada remaja putus sekolah di Sekolah MTs Al-Hasanah Tanjung Leidong, degan fokus kepada alasan remaja putus sekolah, bagaimana cara mengajar dan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam bagi remaja putus sekolah. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui profil orang tua remaja putus sekolah, untuk mengetahui remaja tentang pendidikan agama Islam, untuk mengetahui tentang cara mengajar dan penguatan pendidikan agama Islam bagi remaja putus sekolah. Metode penelitian ini bersifat kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat yaitu pada saat pertama kali remaja putus sekolah mereka memiliki perasaan pesimis seperti tidak memiliki arah tujuan, tingkat pendidikan orang tua rendah dan lingkungan kurang mendukung sebab banyak ditemukan penjudi, narkoba, dan pergaulan bebas, akan tetapi dengan seiring berjalannya waktu mereka mampu mencari jalan keluar sehingga mengambil hal-hal positif dan tidak cendrung dengan berpikiran negatif.Downloads
References
Abdurrahman, Muhammad, Hafidz bin Abdurrahim alMubarokfuri, Tuhfatul Ahwadzi Syarah Jami’ Ma’a at-Tirmidzi, Beirut: Dar al-Fikr, 1965.
Agama RI, Kementerian, Tafsir Ringkas al-Qur’an al-Karim, Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2016 Jilid I.
Ainiyah, N. (2013). Melalui Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Ulum, 13(1), 25–38.
Al Fitri. (2023). Makna Hadis: “Sesungguhnya Aku Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak.” Badilag Mahkamah Agung, 2. https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/publikasi/artikel/makna-hadis-sesungguhnya-aku-diutus-untuk-menyempurnakan-akhlak-oleh-dr-al-fitri-s-ag-s-h-m-h-i-27-9
Al Qur’an Al Karim. (2024). Qur’an Kemenag. In Lajnah Pentashihan mushaf Al-Qur’an Gedung Bayt Al-Qur`an & Museum Istiqlal Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah Pintu I Jakarta Timur 13560 (p. Ali Imran:104). https://quran.kemenag.go.id/
Asy-Syawi, Muhammad bin Shalih. An-Nafahat Al-Makkiyah, n.d.
Basyaruddin, N. Y., & Rifma, R. (2020). Evaluasi Penguatan Pendidikan Karakter. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan ,Dan Supervisi Pendidikan), 5(1),4. https:// doi.org/ 10.31851 /jmksp. v5i1.3498
Emiliasari, R. N. (2019). Penguatan Motivasi Remaja Desa Muktisari Dalam Membangun Masa Depan Menuju Pendidikan. JURNAL PARAHITA ABDIMAS Jurnal …, 1(1), 13–22. https:// www.ejournal. unma.ac.id/index.php/parahita/article/view/196
Ernita, E., & Daulai, A. F. (2022). PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELUARGA REMAJA PUTUS SEKOLAH (Studi terhadap Keluarga Etnis Banten di Kelurahan Indra Kasih Kecamatan Medan Tembung Kota Medan). Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 44. https://doi.org/10.30829/taz.v11i1.1409
Fajariah, U. (n.d.). Faktor-faktor Penyebab Remaja Putus Sekolah Pada Jenjang Sekolah Menengah Atas di Desa Bumi Restu. 2018, 10–35.
Fathunaja, A. (2017). Penguatan Pembelajaran Pendidikan Islam DI Luar Kelas ( Studi Kasus di SMP Insan Cendekia Turi Sleman ). TESIS Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 1–62.
Firmansyah, M. I. (2019). Pendidikan Agama Islam Pengertian Tujuan Dasar Dan Fungsi. Urnal Pendidikan Agama Islam -Ta’lim, 17(2), 79–90.
Hasbiyallah, & Sulhan, M. (2019). Hadits Tarbawi dan Hadits-Hadits di Sekolah dan Madrasah. Penelitian Hadis, 41–42. https://etheses.uinsgd.ac.id/id/eprint/10984
Sugianto. (2025). Pendidikan Agama pada Remaja Putus Sekolah Perspektif Teori Konstruktivisme di Kampung Baru Lamong Badas Kediri. 1(1), 37–46.
Kulyawan, R., Pujiastuti, W., & Hasdin, H. (2015). Studi Kasus Tentang Anak Putus Sekolah Di Kecamatan Moutong. Edu Civic, 3(2), 1–12.
Laneki, M. (2018). Pola Pembinaan Akhlak Remaja Putus Sekolah Di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Anak Palu. http://repository.iainpalu.ac.id/id/eprint/1338/
Mahmudi, M. (2019). Pendidikan Agama Islam Dan Pendidikan Islam Tinjauan Epistemologi, Isi, Dan Materi. TA’DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 89. https://doi.org/10.30659/jpai.2.1.89-105
Munawaroh, N. (2024). Bolehkah Jaksa Menuntut Bebas Terdakwa? Hukumonline. Com. https:// doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201
Notoatmodjo. (2007). Atau Remaja Berasal Dari Kata L. 8–27.
Nurdin, K., & Sanusi, S. (2024). Islam Bagi Peserta Didik Pada Lingkungan Minoritas Muslim. 9(1), 82–96.
Paramayudha, Y. (2015). Pengaruh Bimbingan Mental Agama Terhadap Perilaku Keberagamaan Remaja Putus Sekolah Di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Bambu Apus Jakarta.
Rosyadi, M. A., Syarifuddin, Rani, A. P., & Ramdani, T. (2019). Eksternalisasi Remaja Putus Sekolah ( Studi Fenomenologi pada Remaja Putus Sekolah Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat ). 1(2), 206–220.
Solechah, S. (2020). Penanganan Anak Putus Sekolah Prespektif Pekerjaan Sosial (Issue July). https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/58470/1/Penanganan Anak Putus Sekolah Perpspektif Pekerjaan Sosial.pdf
Suharto, R. B. (2016). Karakteristik Sosial Ekonomi Anak Jalanan Kota Samarinda. Forum Ekonomi, 18(1), 56–75.
Widianingsih, Hasyim, & Nurmalisa. (2015). Persepsi Orang Tua Terhadap Anak Putus Sekolah Dasar Di Desa Sumber Jaya. Fakultas Ilmu Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung.
Yulyani, M., Saepuddin, A., & Surbiantoro, E. (2018). Implikasi Pendidikan dari Qs At-Taubah: 122 Tentang Tafaquh Fi Al-Din terhadap Penguasaan Kompetensi Profesional Guru. Prosiding Pendidikan Agama Islam, 4(2), 161.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.