ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ULAR TANGGA BERBASIS PRODUCTIVE STRUNGGLE PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i4.31183Keywords:
flat shapes, learning media, productive struggle, snakes and ladders, elementary schoolAbstract
This study aims to develop a snakes and ladders learning media based on productive struggle for teaching plane shapes to elementary school students. The background of this research stems from students’ difficulties in understanding the concepts of plane shapes and the limited instructional media used by teachers. The productive struggle approach offers structured challenges that encourage students to solve problems independently, thereby enhancing conceptual understanding, learning autonomy, and mental resilience. This study adopts the Educational Design Research (EDR) method. Data collection techniques include interviews, observations, questionnaires, and expert validation. The analysis results show that most teachers and students require interactive and enjoyable learning media that can also stimulate students’ thinking skills. Game-based media such as snakes and ladders, when integrated with productive struggle principles, is considered highly suitable for development as it aligns with the characteristics of elementary school students. These findings form a crucial foundation for designing effective and contextual learning media to support mathematics.
Downloads
References
Defa, R. (2022). Pengembangan media ular tangga bilangan bulat untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 10(2), 95–104.
Destyaningrum, N., & Arini, D. N. (2023). Efektivitas media ular tangga terhadap hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal Pendidikan Matematika Dasar, 11(1), 22–31.
Hasanuddin, A. (2015). Pengaruh media yang menyenangkan dan kontekstual terhadap pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar. Bandung: Edukasi Nusantara.
Irfan, M., & Andika, R. (2020). Analisis kesulitan siswa dalam memahami materi bangun datar di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(3), 45–54.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Maulyda, S. (2020). Peran media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 20–28.
Malik, R. R., & Karlimah. (2022). Penggunaan media ular tangga dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(4), 88–96.
Nahdi, D. S. (2019). Pembelajaran matematika di abad 21: Tantangan dan strategi. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 38(2), 257–268.
Naufal, A., & Saputro, T. A. (2023). Analisis pemahaman konsep bangun datar pada siswa SD. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 11(1), 34–40.
Pujianto, A. (2020). Peranan matematika dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 10–17.
Rahimah, N. (2023). Persepsi siswa terhadap matematika dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
Sagala, S. (2009). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Suyatno, & Listiana, L. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis permainan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 15–25.
Umbara, U. (2017). Pentingnya pembelajaran matematika sejak dini dalam mengembangkan kemampuan logika anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 23–30.
Wahab, H., Sutrisna, & Fitriani, E. (2021). Pentingnya media pembelajaran dalam meningkatkan minat dan pemahaman matematika. Jurnal Edukasi Matematika, 5(2), 70–79.
Yuningsih, N. (2019). Desain ular tangga edukatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa SD. Jurnal Kreatif Edukatif, 6(1), 39–48.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Bruner, J. S. (1966). Toward a Theory of Instruction. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (1994). Learning Together and Alone: Cooperative, Competitive, and Individualistic Learning. Allyn & Bacon.
Rahimah, N. (2023). Strategi Guru dalam Mengatasi Persepsi Negatif Siswa terhadap Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 112–123.
Suparno, P. (2012). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.
Rahimah, N. (2023). Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Siswa Memahami Konsep Geometri di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 55–64.
Dahar, R. W. (2011). Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Erlangga.
Hasanuddin, M. (2015). Penggunaan Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 17(2), 112–121.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.
Rahimah, N. (2023). Kesulitan Belajar Matematika di Sekolah Dasar dan Strategi Mengatasinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rusman. (2012). Belajar dan Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Suryani, N., & Purnomo, E. D. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Permainan dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 34–45.
Wahyudi, H. (2018). Penerapan Media Permainan dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 3(2), 127–136.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
















