MAKNA SIMBOLIK PADA TRADISI SEDEKAH BEDUSUN DI DESA PENANDINGAN KABUPATEN MUARA ENIM KAJIAN SEMIOTIK
DOI:
https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26115Keywords:
Sedekah Bedusun TraditionAbstract
This study aims to describe the symbolic meaning contained in the tradition of sedekah bedusun in Penandingan Village, Muara Enim Regency based on Semiotic Studies. This type of research is qualitative research using descriptive method. The object of research is the symbolic meaning contained in the bedusun alms tradition in Penandingan Village, Muara Enim Regency. Data collection techniques using direct observation, interviews, recording, notes and documentation. This research was conducted in February 2025, the research subject is the symbols contained in the sedekah bedusun tradition. To test the validity of the data using triangulation. After analysis, there are eight symbolic meanings, each of which contains a certain meaning. Symbols that have deep meaning in the Sedekah Bedusun tradition in Penandingan Village, Muara Enim Regency.Downloads
References
Ayu Wardatul Fitriah, Suryati, Muzaiyanah. (2023). Resiprositas Dalam Ritual Tradisi Sedekah Bedusun di Desa Kartamulia Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora Dan Seni (Jishs) Vol. 1 No. 2 Januari - Juni 2023 Hal. 354-358 Http://Jurnal.Minartis.Com/Index.Php/Jishs
Creswell, J. W. (2019). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Efrina Rizkya Wahono, Idris, Agung Wiradimadja. (2022). Partisipasi Masyarakat dan Makna Simbolik Tradisi Nyadran di Dusun Semanding Kabupaten Blitar. Sejarah Dan Budaya, Vol.16 , No.1 , Tahun 2022.
Irmawati, Waryunah. (2013). Makna Simbolik Upacara Siraman Pengantin Adat Jawa. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan. Volume 21, Nomor 2, November 2013. Diakses Tanggal 08 April 2016.
Moleong. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja. Rosdakarya.
Moleong, LJ. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja. Rosdakarya.
Nurmala Husaini. (2022). Semiotika Sebagai Teori Baru Dalam Penafsiran Al-Qur’an (Aplikasi Teori Sastra Micheal Reffaterre). Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.
Palanjuta, Nandiata Ayu Palanjuta (2022).Makna Simbolis Tradisi Longkangan Sebagai Wujud Sedekah Laut di Pantai Blado Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek / Nandiata Ayu Palanjuta. Diploma Thesis, Universitas Negeri Malang
Rachmat Djoko Pradopo. (2022). Semiotika: Teori, Metode, dan Penerapannya
Samosir, S. P., Nindianti, D.S, Zamhari, A., & Suriadi, A. (2023). Makna Simbolik Sejarah Budaya Tenun Songket dalam Menumbuhkan Kesadaran Sejarah di SMA Methodist 04 Banyuasin III. Kalpataru:jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 9(2) 110-114.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit. Alfabeta,Bandung
Sugiyono (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alphabet.
Utami Putri. (2021). Makna Simbolik pada Upacara Sedekah Bidusun di Desa Kemang Kabupaten Muara Enim Kajian Semiotik.
Wahyudi, Sigit S. (2011). “Sedekah Laut” Tradition For In The Fishermen Community In Pekalongan, Central Java. Journal Of Coastal Development. Volume 14, Number 3, June 2011 : 262-270. Diakses Pada Tanggal 02 Februari 2016
Zulaikha Okta Putri. (2020). Pemakaian Variasi Bahasa Dalam Masyarakat. Universitas Sebelas Maret
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.