PENGARUH PENGALAMAN DAN EVENT DONOR DARAH DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN INTENSITAS REMAJA BERDONOR DARAH PADA UNIT DONOR DARAH (UDD) PMI KABUPATEN KENDAL

Authors

  • Chasna Azzakiyatas Sarifah Program Studi Manajemen, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
  • Ahmad Dwi Nurdiyanto Program Studi Manajemen, Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

DOI:

https://doi.org/10.23969/humanitas.v8i2.66990

Keywords:

pengalaman donor darah; event donor darah; intensitas donor; remaja; UDD PMI.

Abstract

Partisipasi donor darah pada remaja masih relatif rendah dan belum sepenuhnya berkembang menjadi perilaku donor berulang dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengalaman donor darah dan event donor darah di sekolah secara parsial dan simultan terhadap intensitas remaja berdonor darah pada UDD PMI Kabupaten Kendal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research dan survei cross-sectional. Populasi berjumlah 302 pendonor remaja usia 17–20 tahun berdasarkan data SIMDODAR Januari–Mei 2026, dengan sampel 77 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan pengalaman donor darah berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas donor (β = 0,728; t = 8,215; p < 0,001), sedangkan event donor darah di sekolah tidak berpengaruh signifikan (β = 0,139; t = 1,574; p = 0,120). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 81,234; p < 0,001), dengan Adjusted R² sebesar 0,679. Temuan menegaskan pengalaman positif, terutama kualitas pelayanan dan kenyamanan, lebih dominan dalam mendorong donor berulang, sedangkan event sekolah berperan sebagai sarana pengenalan dan fasilitasi partisipasi awal.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-09-30