DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP PERCERAIAN DI INDONESIA

  • Fachria Octaviani Universitas Padjadjaran
  • Nunung Nurwati Universitas Padjadjaran

Abstract

Tingginya angka Pernikahan Usia Dini menunjukkan bahwa pemberdayaan tentang peraturan yang diberlakukan oleh pemerintah masih rendah. Fenomena sosial mengenai pernikahan dini di Indonesia merupakan salah satu faktor yang sering terjadi di tanah air, baik pernikahan dini yang terjadi di pedesaan maupun perkotaan.  Hal ini dapat terjadi karena kesederhanaan pola pikir masyarakat sehingga masalah ini akan terjadi secara terus menerus. Selain itu, beberapa faktor pendukung seperti Pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya sangat berpengaruh dengan dilakukannya pernikahan usia dini. Fenomena pernikahan usia dini akan menimbulkan beberapa dampak yang akan dirasakan oleh mereka yang melakukannya serta keluarga yang menikahkannya. Dilihat secara psikologis, pernikahan dini tidak baik untuk dilakukan karena akan mempengaruhi pola pikir serta tingkah laku pasangan muda mudi ini. Kondisi emosional mereka yang dinilai masih labil akan berdampak pada pertengkaran dan berujung dengan perceraian dalam rumah tangga. selain perceraian, pasangan pernikahan usia muda juga akan mengalami resiko kematian ibu dan bayi yang cukup tinggi. Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan atau informasi terkait apa saja dampak yang akan ditimbulkan oleh pernikahan usia dini

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Sep 23, 2020
How to Cite
OCTAVIANI, Fachria; NURWATI, Nunung. DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI TERHADAP PERCERAIAN DI INDONESIA. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 33 - 52, sep. 2020. Available at: <https://journal.unpas.ac.id/index.php/humanitas/article/view/2820>. Date accessed: 27 nov. 2020.
Section
Articles