DISTORSI KOMUNIKASI DALAM NOVEL BUNGKAM SUARA: KAJIAN DEMOKRASI DELIBERATIF JÜRGEN HABERMAS
Keywords:
demokrasi deliberatif, distorsi komunikasi, Jürgen Habermas, klaim validitas.Abstract
Abstrak
Praktik pembatasan hak bicara dan manipulasi wacana oleh otoritas kekuasaan, berpotensi merusak tatanan demokrasi serta mendistorsi ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap distorsi komunikasi dalam novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen sebagai refleksi realitas sosial, yang memotret kekacauan ruang publik akibat propaganda dari penguasa. Metode kualitatif deskriptif dalam penelitian ini berfokus pada narasi, deskripsi, dan interpretasi seluruh tindakan komunikatif para tokoh berdasarkan kajian demokrasi deliberatif Jürgen Habermas. Teknik simak dan catat dalam penelitian ini digunakan untuk pengumpulan data dalam bentuk kata, frasa, maupun kalimat yang diklasifikasikan dalam tiga kategori, yaitu fakta pembatasan hak bicara, bentuk distorsi komunikasi, dan pelanggaran klaim validitas Habermas (kebenaran, ketepatan, dan kejujuran). Data yang telah diklasifikasikan kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasi data, membenturkan fakta, dan mengungkap dampak dari penyimpangan komunikasi tokoh. Hasil penelitian ini, yaitu (1) pembatasan hak bicara warga dilakukan melalui pengawasan digital dengan ketat, bukan kekerasan fisik, (2) distorsi komunikasi dijalankan secara masif dengan operasi propaganda digital untuk menumpulkan kritis warga, dan (3) manipulasi tersebut berujung pada pelanggaran tiga klaim validitas Habermas secara mutlak yang merefleksikan matinya demokrasi deliberatif.
Downloads
References
Abrams, M. H. (1953). The Mirror and The Lamp: Romantic Theory and The Critical Tradition. Oxford University Press.
Ahmadi, A. (2019). Metode Penelitian Sastra. Graniti.
Awa, C. R. B., & Widjayanto, F. R. (2024). Karya Sastra Sebagai Srana Literasi Politik: Novel “Bungkam Suara" Karya J. S. Khairen Sebagai Narasi Melawan Propaganda Terkomputasi. Jurnal Politik indonesia (Indonesian Journal of Politics), 10(2), 156–183. https://doi.org/10.20473/jpi.v10i2.65355
Az Zahra, K. R., Raharjo, R. P., & Ahmadi, A. (2024). Aktualisasi Dan Self Defense Mechanism Tokoh Utama Novel “Bungkam Suara”: Kajian Perspektif Psikoanalisis Sigmund Freud. Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(1), 119. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v8i1.12206
Castells, M. (2009). Communication Power. Oxford University Press.
Damono, S. D. (1978). Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Defi, D. A. (2024). Kritik Sosial Dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA: Kajian Stilistika [Universitas Lampung]. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/84478
Faruk. (2017). Pengantar Sosiologi Sastra: dari Strukturalisme Genetik sampai Post-modernisme. Pustaka Pelajar.
Habermas, J. (1984). The Theory of Communication Action vol. 1: Reason and The Ratinalization of Society. In T. McCarthy (Ed.), Beacon Press. Beacon Press.
Habermas, J. (1996). Between Facts and Norms. In W. Rehg (Ed.), The MIT Press. The MIT Press.
Huzaima, F. N. (2024). Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen: Kajian Formula Cawelti. In Universitas Andalas. Universitas Andalas.
Jemadin, S., & Tahamin, A. (2026). Demokrasi Deliberatif Habermas dan Problematika Ideologi di Ruang Publik Digital. Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, dan Budaya, 9(1), 15–27. https://e-jurnalstpbonaventura.ac.id/index.php/JURKAPS/article/view/183/107
Khairen, J. S. (2023). Bungkam Suara. Grasindo.
Lolo, J. S. (2025). Manajemen Konflik: Analisis Konsep Manajemen Konflik dalam Novel Bungkam Suara [Institut Agama Kristen Negeri Toraja]. https://digilib-iakntoraja.ac.id/4581/
Marsh, N., & Singgih, V. (2024). Police clash with protesters over Indonesia law change. BBC. https://www.bbc.com/news/articles/c8er13zy1gxo
Miles, D. A. (2017). A taxonomy of research gaps: Identifying and defining the seven research gaps. Journal of Research Methods and Strategies, (August), 1–15. https://www.researchgate.net/publication/319244623_ARTICLE_Research_Methods_and_Strategies_Workshop_A_Taxonomy_of_Research_Gaps_Identifying_and_Defining_the_Seven_Research_Gaps
Muhid, H. K., Hasan, A. Al, & Fajri, D. A. (2024). Soal Jokowi Ajak Sejumlah Influencer ke IKN, Pengamat Politik: Cara Instan Poles Citra Positif. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/soal-jokowi-ajak-sejumlah-influencer-ke-ikn-pengamat-politik-cara-instan-poles-citra-positif-34414
Prasetyo, J. S. (2025). Praktik Demokrasi di Indonesia Pada Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen: Kajian Hegemoni Gramsci [Universitas Islam Darul ’Ulum Lamongan]. https://repository.unisda.ac.id/3868/
Prasetyo, W. T., Sariban, S., & Sutardi, S. (2025). Praktik Kekuasaan di Indonesia pada Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen: Kajian Hegemoni Gramsci. HASTAPENA : JURNAL BAHASA, SASTRA, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA, 2(2), 87–92. https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/HASTAPENA/article/view/10939
Puspitasari, I., & Parmin. (2022). Kritik Sosial Dalam Novel Men Coblong Karya Oka Rusmini (Kajian Sosial Kritis Jurgen Habermas). Sapala, 9(2), 44–45. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/47672
Rifqi, M. I. N. F., & Ahmadi, A. (2023). Korupsi dalam Novel Bungkam Suara Karya JS Khairen dan Tanah Para Bandit Karya Tere Liye: Kajian Krimonologi. Bapala, 10(4), 280. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/55840
Wellek, R., & Warren, A. (1949). Theory of Literature. Harcourt, Brace and Company.
Yanti, N. (2023). Hegemoni Ideologi dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen Kajian Hegemoni Gramsci. In Universitas Islam Darul ’Ulum Lamongan. https://repository.unisda.ac.id/1853/
Yulina. (2023). Kritik Sosial Dalam Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Hikayat Dan Cerpen Kelas X SMA ( Kajian Sosiologi Sastra ). In Universitas Islam Sultan Agung. https://repository.unissula.ac.id/33303/
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah dimiliki oleh penerbit, bukan penulis. Hal ini berkaitan dengan koordinasi hak akses untuk cetak ulang atau penggunaan lainnya. Dalam hal ini penerbit mempunyai keluluasaan untuk mempublikasikan artikel sesuai dengan kesepakanan Transfer Agreement (penyerahan hak cipta) antara penerbit dengan penulis.












