KATEGORI KALIMAT NASKAH DRAMA NESTAPA CINTA: SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA (KAJIAN SINTAKSIS)
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.23969/literasi.v16i2.49450Keywords:
sintaksis, kategori kalimat, bahan ajar, naskah drama.Abstract
Penguasaan keterampilan membaca dan menulis dalam pembelajaran drama sangat penting untuk menghasilkan pertunjukkan yang baik. Bertujuan untuk mendeskripsikan kategori kalimat pada naskah drama Nestapa Cinta sebagai alternatif bahan ajar, dipilihnya subjek tersebut karena merupakan hasil alih wahana novel Buya Hamka berjudul Sabariah menjadi naskah drama yang dipentaskan. Data penelitian berupa kutipan kalimat yang dituturkan atau berkaitan dengan tokoh utama, Sabariah, dalam naskah drama Nestapa Cinta karya Rahma Bidari Tuankotta dkk. Data dipilih berdasarkan tutur kata Sabariah yang dapat diteladani dan latar budaya yang dapat dipelajari peserta didik. Selain itu, data dianalisis dengan metode analisis isi dan teknik analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca naskah drama, menganalisis teks yang termasuk struktur kalimat berdasarkan teori yang digunakan, kemudian mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kutipan sesuai dengan teori Sintaksis yang dikemukakan oleh Kridalaksana dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jumlah klausanya data kalimat majemuk mendominasi daripada jenis kalimat lainnya, hal ini menandakan bahwa kalimat yang digunakan memiliki kohesi. Selanjutnya, pada jenis kalimat berdasarkan struktur klausanya didapatkan bahwa jenis kalimat minor lebih mendominasi, temuan ini mengindikasikan bahwa naskah drama berupa interaksi lisan yang dituliskan dan konteks akan dipahami jika dipentaskan. Berikutnya, jenis kalimat berdasarkan amanat wacananya ditemukan bahwa jenis kalimat deklaratif lebih banyak muncul daripada lainnya yang mengindikasikan bahwa naskah drama Nestapa Cinta mengungkapkan banyak informasi, menjelaskan situasi atau suasana, dan menyampaikan pemikiran.
Downloads
References
Aji, W., Nurcahyo, Y., Suwignyo, H., & Maryaeni, M. Pengembangan Bahan Ajar Memerankan Drama Berbasis Legenda untuk Kelas VII SMP di Daerah Jawa (Doctoral dissertation, State University of Malang).
Alim, J., & Suruambo, J. (2024). Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Intrinsik Naskah Drama pada Peserta didik Kelas VI MIN 2 Kota Baubau. TAKSONOMI: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 4(3), 456-467.
Aulia, M. P., Rahmadani, S., Haryanti, S. R., Ginting, S. B., & Barus, F. (2025). Sintaksis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Tantangan dan Solusi di Sekolah. Morfologi: Jurnaahasa, Sastra dan Budaya, 3(4), 13-17.
Elita, I. N. U., & Supriyanto, A. (2020). Peningkatan Minat Baca Peserta Didik Melalui Gerakan Literasi Sekolah. In Seminar Nasional Arah Manajemen Sekolah Pada Masa Dan Pasca Pandemi Covid-19.
Fitriyah, I. R., Widyartono, D., & Suherjanto, I. (2025). Development of Teaching Materials for Dialogue Training: Drama Script Containing the Value of Madura Local Tradition for Class XI High School Students. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1), 519-536.
Kemendikbudristek. (2023). Rapor Pendidikan Indonesia 2023: Profil Literasi Jenjang SMA. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/resource/doc/files/risalah_nomor_3_rev_cetak.pdf
Lestari, N. M. N., Yasa, I. N., & Dewantara, I. P. M. (2021). Bahan Ajar dalam Pembelajaran Teks Sastra Drama di Kelas XI SMA Negeri 4 Singaraja. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 2(2), 256-264.
Kridalaksana, H., Montolalu, L. R., & Utorodeso, F. (1985). Tata bahasa deskriptif bahasa Indonesia: Sintaksis.
Moeliono, A. M., Lapoliwa, H., Alwi, H., Sasangka, S. S. T. W., & Sugiyono. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (4th ed.). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Nurfitri, N. (2024). Literasi Sebagai Strategi Evaluasi Kurikulum Merdeka Untuk Mencerdaskan Praktik Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Terpadu Raudhatul Ulum Pidie Jaya. Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 3(1), 54-64.
Permatasari, D., & Pratiwi, Y. (2021). Karakteristik Naskah Drama Serial Bertema Cinta Tanah Air Karya Siswa Ektrakulikuler Teater SMAN 4 Malang. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Metalingua, 6(1), 43-50.
Rahmanto, B. (1988). Metode Pengajaran Sastra. Kanisius.
Rahmawati, I. (2022). Penurunan Kemampuan Literasi Peserta Didik Pascapandemi Covid-19 dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran, 6(1), 33–44.
Rokmah. (2024). Analisis Kajian Kontrastif Afiksasi Verba Prefiks {Nge-} Dialek Jawa Kronjo Banten dalam Dialek Bahasa Indonesia. Kibas Cenderawasih, 21(2), 106–111. https://doi.org/10.26499/kc.v21i2.445
Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2021). Dampak Pembelajaran Daring Terhadap Keterampilan Literasi Membaca dan Menulis Peserta Didik Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 145–156.
Sulistyawati & Tarmini, W. (2019). Sintaksis Bahasa Indonesia. Jakarta. Uhamka
Wulandari, S. (2021). Kalimat imperatif dalam novel Selena karya Tere Liye (Kajian sintaksis). Jurnal Peneroka, 1(01), 134-150.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah dimiliki oleh penerbit, bukan penulis. Hal ini berkaitan dengan koordinasi hak akses untuk cetak ulang atau penggunaan lainnya. Dalam hal ini penerbit mempunyai keluluasaan untuk mempublikasikan artikel sesuai dengan kesepakanan Transfer Agreement (penyerahan hak cipta) antara penerbit dengan penulis.












