REPRESENTASI TRI HITA KARANA DALAM SESAJI PUJAN KASANGA TENGGER
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.23969/literasi.v16i2.47549Keywords:
Pujan Kasanga, Tri Hita Karana, Kosmogastronomi, TenggerAbstract
The Pujan Kasanga ritual is a cultural heritage of the Tengger community that is rich in food symbolism and theological values. This study focuses on strengthening the meaning of cosmo-gastronomic constructions in Pujan Kasanga offerings through the perspective of Tri Hita Karana and their relevance to the Sustainable Development Goals (SDGs). The research employed a qualitative method with an ethnographic approach. Data were collected through participant observation and in-depth interviews with key informants in Ngadiwono, Tosari, and Mororejo Villages. The data analysis process was conducted through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing based on the theory of cultural symbolism. The findings reveal that the Juadah Merah-Putih offering and Ayam Pancawarna represent spiritual manifestations (Parahyangan) that support cultural preservation in line with SDG 11. The use of Juadah Kirik and Pasung-Pepes symbolizes the management of social harmony and gender equality (Pawongan), which aligns with SDG 16 and SDG 5. The utilization of local white corn, Tamping, and Beboreh reflects food sovereignty and ecological ethics (Palemahan), corresponding with SDG 2 and SDG 15. This study concludes that Pujan Kasanga functions as a visionary social technology in harmonizing spirituality, social stability, and environmental sustainability to achieve sustainable development.
Downloads
References
Abimanyu, P. (2021). Ilmu Mistik Kejawen. Noktah.
Adam, A. F. R., & Liana, C. (2020). Upacara Adat Yadnya Kasada Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan Tahun 2000-2019: Studi Tentang Dinamika Kebudayaan Rohani Di Era Modern. Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(1).
Akibu, R. S. (2025). Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo Integrasi Sosial, Ekonomi, Dan Lingkungan. Perubahan Iklim Dan Pembangunan Berkelanjutan, 107.
Aritonang, D. E., Silitonga, R. H., & Hutauruk, D. A. N. (2023). Relasi alam dengan eksistensi manusia terhadap krisis ekologi berdasarkan perspektif filsafat-teologis. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 6(2), 138-155.
Butarbutar, R. R., & Soemarno, S. (2013). Pengaruh Aktivitas Wisatawan Terhadap Keanekaragaman Tumbuhan Di Sulawesi. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 1(2), 87-96.
Endraswara, S. (2018). Metodologi Penelitian Gastronomi Sastra (1st ed.). Yogyakarta: Textilium.
Faizah, Z. (2026). Membangun Kesadaran Spiritual untuk Kelestarian Alam: Arah Baru Eco-Teologi di Indonesia. Seumike: Society Progress Journal, 2(1), 82-94.
Fatiha, E., Hidayati, N. A., Nurdiansyah, I., Andono, S. P., Hasan, R., Khoirunnisa, F., ... & Berlin, C. P. (2025). Ekowisata Berbasis Kelembagaan: Strategi Pencapaian SDGs 16 “Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh" di Kawasan Mangrove Mentawir, Kecamatan Sepaku. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 3(3), 120-140.
Hartati, D., & Karim, A. A. (2023). Identitas Kuliner Nusantara dalam Kumpulan Puisi Aku Lihat Bali Karya Mas Triadnyani. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 12(1), 24-36.
Hasanah, D. F., & Sukmawan, S. (2020). Titiluri Tegger: Aktualisasi tradisi, refleksi jati diri dan strategi konservasi. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 17(2), 157-168.
Hasanah, H., & Sukmawan, S. (2021). Berbingkai kemajemukan budaya, bersukma Desakalapatra: selidik etnografi atas tradisi Tengger. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 4(1), 79-90.
Hefner, R. W. (1999). Geger Tengger Perubahan Sosial dan Perkelahian Politik. Yogyakarta: LkiS.
H Hermanto Suaib, M. M. (2017). Suku Moi: Nilai-Nilai Kearifan Lokal dan Modal Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat. An1mage.
Huda, M. T. (2019). Peran budaya dalam membangun hubungan antara umat beragama di Suku Tenger. Palita: Journal of Social Religion Research, 4(1), 13-30.
Illiyyin, R., Hayati, A., & Zayadi, H. (2019). Studi etnobotani pada upacara adat “Pujan Kasanga” di Desa Tosari Pasuruan. Jurnal Ilmiah Biosaintropis, 4(3), 1–7. https://doi.org/10.33474/e-jbst.v4i3.157
Isnaini, H. (2021). Air dan Makna Sedulur Papat Limo Pancer. Jurnal Academia.
Karja, I. W. (2021, November). Makna warna. In Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara (Vol. 1).
Karnain, N., Rahman, M., Lahama, H., Attaufik, M. M., & Khairunnisa, S. (2025). Analisis Faktor Sosial, Budaya, dan Ekonomi dalam Kesenjangan Gender. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 11(3).
Liao, Z., Xu, C., Cheng, H., & Dong, J. (2018). What drives environmental innovation? A content analysis of listed companies in China. Journal of Cleaner Production, 198, 1567–1573. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.07.156
Nafi, D. (2025). Merawat Bumi. Hasfa.
Novaria, I. E., Suhaila, S. E., Wibowo, H. A. Y., & Sutinah, S. (2026). Kearifan Lokal dan Budaya Nusantara sebagai Kekuatan Bangsa. Penerbit P4I.
Nurnajamuddin, H. M., SE, M., Budiandriani, S. E., Hasrat, M. D. T., SS, M., Amin, K. F., ... & Surani, S. A. Eksplorasi Masyarakat Adat (Dinamika Sosial, Budaya, Kepercayaan, Dan Strategi Ekonomi Berkelanjutan).
Praditha, D. G. E., & Wibisana, I. M. B. (2024). Hukum Kearifan Lokal: Tradisi, Nilai, Dan Transformasi Dalam Konteks Kepemilikan Warisan Budaya. Jurnal Yusthima, 4(1), 207-214.
Rahmawati, E., & Suseno, B. (2021). Tradisi masyarakat Tengger Bromo sebagai salah satu aset wisata budaya Indonesia. Jurnal Nusantara, 4(1), 1-15.
Reuter, T., & MacRae, G. (2024). Petani Kecil Untuk Ketahanan Pangan Global. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Rinawati, R., La Ode, A. M., & Abdullah, A. (2024). Uwemaasi: Studi Tentang Praktek Pengobatan Tradisional Pada Masyarakat Di Pulau Kadatua. Jurnal Sosiologi Miabhari, 192-216.
Salam, S. (2022). Peran perempuan dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan adat di Provinsi Sulawesi Tenggara (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Saputro, A. A. (2023). Analisis Relief Lingga dan Yoni di Candi Sukuh Menurut Rosemarie Tong: Kajian Feminisme. Sabdasastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 7(2), 238-248.
Satria, O. (2025). Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan: Studi Kasus Desa Wisata dan Komunitas Adat. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 4(2), 370-376.
Sayuti, R. H., Mulyawati, S., Juniarsih, N., Nurjannah, S., & Hadi, A. P. (2024). Modal sosial dan pembangunan masyarakat. Yogyakarta: Yayasan Sahabat Alam Rafflesia.
Setiawan, F. N., Nurmansyah, M. A., Nufiarni, R., & Eka, S. V. (2018). Manifestasi kearifan ekologis dalam Karo dan Kasada: sebuah perspektif ekokritik. Atavisme, 21(2), 210.
Soraya, I. (2017). Personal Branding Laudya Cynthia Bella Melalui Instagram (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Akun Instagram@ Bandungmakuta). Jurnal Komunikasi, 8(2), 30-38.
Suacana, I. W. G. (2016). The gender equality and justice of Balinese women in traditional life. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 2(3), 45-55.
Sudarma, I. P. (2020). Sanksi Adat pada Larangan Perkawinan Exogami di Desa Pakraman Tenganan Pegringsingan, Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Sanjiwani: Jurnal Filsafat.
Sudibya, I. G. N., Sukerta, P. M., Kusumo, S. W., & Supriyanto, E. (2018). Fungsi dan Peran Api dalam Seni dan Kehidupan Masyarakat Bali. Panggung, 28(2), 298404.
Sukmawan, S., & Alifah, N. (2024). Harmonisasi manusia dengan alam dan ekologi: Kajian atas budaya tamping di masyarakat Tengger. Jurnal Kawistara, 14(2), 186.
Sukmawan, S., Alifah, N., Nafisah, P. K., Esa Putra, M. Z., Mumtaz, T. Z., Isna, F. N., Rahmanda, A. N., Azya, Z. K., Rufianjani, E. O., Izza, S. F., & Faruq, J. A. (2023). Pujan Kasanga: Udar rasa selaras semesta. Universitas Brawijaya Press.
Sukmawan, S., Firdaus, E. N., & Ramadhani, A. K. (2022). Mendaras Puja, Mengemas Tamasya. Universitas Brawijaya Press.
Sukmawan, S., & Putra, M. Z. E. (2023). Tradisi pujan kasanga: Mengungkap konsep keselarasan hidup masyarakat Tengger. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(2), 173-184.
Sukmawan, S., Setiawati, E., Mumtaz, T. Z., Isna, F. N., Litanjua, B., Nafisah, P. K., ... & Bilkis, K. M. (2023). Development of Pujan Kasanga Tengger Literary Tourism in Tengger Villages, Tosari District, Pasuruan Regency. Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC), 3(3), 30-40.
Sukmawan, S., Setiawati,E., Mumtaz, T. Z., Isna, F. N., Litanjua, B., Nafisah, P. K., ... & Bilkis, K. M. (2024). Pengembangan Pariwisata Sastra Pujan Kasanga Tengger di Desa-desa Tengger, Kecamatan Tosari, Kab. Pasuruan. Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 134-146.
Untara, I. M. G. S. (2020). Kosmologi Hindu Dalam Teks Purwa Bhumi Kamulan. Widya Katambung, 11(1), 34-43.
Wachidah, L. R., Sudikan, S. Y., & Ahmadi, A. (2025). Makanan sebagai Representasi Tradisi Sosial dan Budaya: Kajian Gastrosemiotik dalam Cerita Rakyat Kuliner. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-ilmu Sosial, 555-578.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah dimiliki oleh penerbit, bukan penulis. Hal ini berkaitan dengan koordinasi hak akses untuk cetak ulang atau penggunaan lainnya. Dalam hal ini penerbit mempunyai keluluasaan untuk mempublikasikan artikel sesuai dengan kesepakanan Transfer Agreement (penyerahan hak cipta) antara penerbit dengan penulis.












