ANALISIS NILAI MORAL DAN GAYA BAHASA KAJIAN STILISTIKA DALAM FILM MUNGKIN ESOK LUSA ATAU NANTI DENGAN SUTRADARA IWAN KURNIAWAN
DOI:
https://doi.org/10.23969/literasi.v16i2.45576Keywords:
nilai moral, gaya bahasa, filmAbstract
The film "Mungkin Esok Lusa" (The Day After Tomorrow or Later) is a cinematic work that represents the dynamics of human life in the face of uncertainty, waiting, and inner struggle. This study aims to describe the moral values and language style contained in the film. The method used is a qualitative descriptive-analytical approach, where data is obtained through observation of the dialogue, storyline, and interactions between the characters in the film. The results indicate that the film contains moral values such as patience, sincerity, responsibility, empathy, and optimism for the future. These values are conveyed implicitly through conflict and character development. Furthermore, the dominant language styles include reflective, metaphorical, realistic, and emotive, which serve to strengthen the delivery of the moral message and build emotional closeness with the audience. The conclusion of this study indicates that the film "Mungkin Esok Lusa" (The Day After Tomorrow or Later) has potential as a learning medium for character education and film literature studies because it is able to convey moral messages simply, deeply, and relevantly to the realities of society.
Keywords: moral values, language style, film, character education, literary studiesthe sentence. Abstract is equipped with Keywords consisting of 3-5 words which become the core of abstraction description. Keywords word is bold.
Keywords: content, formatting, article.
Downloads
References
Amelia, R., & Fauzan, M. (2024). Majas hiperbola dalam karya sastra modern sebagai penguat ekspresi emosional. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(1), 67–78.
Antara News. (2024). Pembuktian sebagai sutradara sebut film “Mungkin Esok Lusa atau Nanti”.Antaranews.com.https://mataram.antaranews.com/berita/358158/pembuktian-sebagai-sutradara-sebut-film-mungkin-esok-lusa-atau-nanti
Arbi, A. P. (2024). Social values reflected from Tokyo Revengers live-action movie. Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian.
Ardiansyah, F. (2025). Penggunaan gaya bahasa simile dalam teks sastra dan dialog film. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 16(2), 56–67.
Effendy, O. U. (2019). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik. Remaja Rosdakarya.
Firmansyah Muhammaddin, F., Taufiq, H. N., & Kamaluddin, M. (2025). Diseminasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam film animasi Nussa Rara The Movie dalam membentuk karakter solidaritas. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2).
Gatra.com. (2024). Tayang besok di bioskop, film Mungkin Esok Lusa atau Nanti hadirkan cerita menyentuh. https://www.gatra.com/news-602373-hiburan-tayang-besok-di-bioskop-film-mungkin-esok-lusa-atau-nanti-hadirkan-cerita-menyentuh.html
Hapsari, D. P., & Nugroho, B. A. (2024). Majas simile dalam karya sastra sebagai sarana penguatan imaji pembaca. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(2), 110–121.
Hakim, A., & Lestari, D. (2025). Gaya bahasa dan nilai moral dalam dialog film sebagai objek penelitian sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 14(1), 23–34.
Halimatus Sa’diyah, S., & Arisanti, A. K. (2024). Analisis nilai-nilai religius yang terkandung dalam film Assalamualaikum Beijing. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(2).
Irawan, E. S., Nasrullah, N., & Rosalina, E. (2025). Representasi nilai moral dalam film sebagai media pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 45–56.
Keraf, G. (2019). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia Pustaka Utama.
Kurniawan, R., & Putri, M. A. (2025). Nilai moral dan budaya dalam film sebagai media pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 1–12.
Lestari, R., & Anwar, M. (2024). Fungsi gaya bahasa dalam dialog film sebagai pembangun karakter tokoh. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 11(2), 134–145.
Mahsun. (2022). Metode penelitian bahasa: Tahapan, strategi, metode, dan tekniknya (Edisi revisi). Rajawali Pers.
Maulana, A. (2025). Fungsi repetisi dalam gaya bahasa teks sastra dan media audiovisual. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 16(2), 68–79.
Medcom.id.(2024).UlasanfilmMungkinEsokLusaatauNanti.https://www.medcom.id/hiburan/film/JKRdQM3b-ulasan-film-mungkin-esok-lusa-atau-nanti
Prakoso, D. (2025). Penggunaan gaya bahasa hiperbola dalam teks sastra dan media audiovisual. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 16(2), 44–55.
Pratista, H. (2017). Memahami film. Montase Press.
Putri, N. A., & Hidayat, R. (2024). Majas metafora dalam karya sastra modern sebagai sarana penguatan makna. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(1), 45–56.
Rahmawati, D. (2024). Film sebagai media representasi nilai sosial dan budaya dalam masyarakat modern. Jurnal Kajian Sastra dan Media, 8(2), 112–123.
Ramadhan, M. (2025). Gaya bahasa metafora dalam wacana sastra dan media audiovisual. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 16(1), 20–31.
Sari, L. M., & Prabowo, A. (2024). Majas personifikasi dalam karya sastra sebagai penguat daya imajinatif bahasa. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(2), 98–109.
Sudaryanto. (2018). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Sanata Dharma University Press.
Suryani, N. (2024). Analisis unsur intrinsik film dalam kajian sastra modern. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 9(2), 85–96.
Susanto, A. (2024). Film sebagai media representasi realitas sosial dalam masyarakat modern. Prenadamedia Group.
Tarigan, H. G. (2021). Pengajaran gaya bahasa. Angkasa.
Tarbiyah, W. D. A., & Baharuddin, B. H. (2024). Analisis nilai-nilai religius dalam film Omar & Hana. Transformasi: Jurnal Kepemimpinan & Pendidikan Islam, 5(2).
Utami, S. R., & Fadli, M. (2024). Majas repetisi dalam karya sastra sebagai penguat penekanan makna. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 12(2), 122–133.
Wibowo, I. S. W. (2020). Semiotika komunikasi: Aplikasi praktis bagi penelitian dan skripsi komunikasi. Mitra Wacana Media.
Yupitasari, M. (2024). Representasi nilai sosial budaya dalam film pendek Pemean. Estetika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta artikel yang diterbitkan di jurnal ilmiah dimiliki oleh penerbit, bukan penulis. Hal ini berkaitan dengan koordinasi hak akses untuk cetak ulang atau penggunaan lainnya. Dalam hal ini penerbit mempunyai keluluasaan untuk mempublikasikan artikel sesuai dengan kesepakanan Transfer Agreement (penyerahan hak cipta) antara penerbit dengan penulis.












