MENULIS NASKAH DRAMA SEBAGAI SARANA PENGUATAN KREATIVITAS DAN EKSPRESI SASTRA

Authors

  • Eggie Nugraha Universitas Pasundan
  • Setiawan Universitas Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.23969/literasi.v13i2.41988

Keywords:

Kata kunci: menulis naskah drama, kreativitas, ekspresi sastra, pembelajaran sastra

Abstract

Menulis naskah drama merupakan salah satu bentuk menulis kreatif yang memiliki potensi besar dalam mengembangkan kreativitas dan ekspresi sastra peserta didik. Namun, dalam praktik pembelajaran sastra, kegiatan menulis naskah drama sering kali belum dimanfaatkan secara optimal dan masih berorientasi pada hasil akhir karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran menulis naskah drama sebagai sarana penguatan kreativitas dan ekspresi sastra peserta didik dengan menekankan proses kreatif yang terjadi selama penulisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengikuti pembelajaran menulis naskah drama, sedangkan objek penelitian meliputi proses pembelajaran dan naskah drama hasil karya peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menulis naskah drama mampu memperkuat kreativitas yang bersifat prosesual melalui eksplorasi ide, pengembangan tokoh, perumusan konflik, dan penciptaan dialog. Selain itu, menulis drama berfungsi sebagai media ekspresi sastra yang memungkinkan peserta didik mengekspresikan emosi, nilai, dan pengalaman personal secara reflektif dan estetik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemaknaan menulis naskah drama sebagai wahana pembentukan kreativitas dan ekspresi sastra yang berkembang selama proses penciptaan karya, bukan semata-mata pada produk akhir. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran sastra berbasis produksi karya untuk menciptakan pengalaman belajar yang kreatif dan bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Egri, L. (2004). The Art of Dramatic Writing: Its Basis in the Creative Interpretation of Human Motives. New York, NY: Simon & Schuster.

Kemendikbud. (2017). Panduan Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Munandar, U. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumardjo, J., & Saini, K. M. (1997). Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Waluyo, H. J. (2003). Drama: Teori dan Pengajarannya. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Theory of Literature. New York, NY: Harcourt, Brace & World.

Downloads

Published

2023-07-31