ANALISIS VARIASI KATA SAPAAN ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR INDUK CIKURUBUK TASIKMALAYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF PRAGMATIK

  • Yuni Ertinawati Universitas Siliwangi
  • Ai Siti Nurjamilah

Abstract

Penggunaan kata sapaan dalam peristiwa tutur merupakan bagian dari keterampilan berkomunikasi. Penggunaan kata sapaan dalam peristiwa tutur harus memperhatikan aturan-aturan dalam penggunaannya. Berdasarkan penelitian di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya yang bervariasi dalam penggunaan kata sapaan, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan kata sapaan oleh penjual dan pembeli di pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Bagaimana penggunaan kata sapaan kekerabatan yang digunakan di lingkungan pasar induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Apa saja kata sap aan yang digunakan di dalam tuturan antara penjual dan pembeli di pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Bagaimanakah ragam sapaan yang muncul di dalam respons petutur dan Faktor -faktor apa saja yang melatarbelakangi penggunaan sapaan tersebut di dalam respons. Sampel diambil dengan kategori variabel berupa jenis pekerjaan, jenis kelamin dan usia. Data penelitian diperoleh dengan cara simak dan rekam, yaitu pengamatan serta penyimakan dengan cara menyadap pemakaian bahasa dari informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan simak bebas libat cakap, observasi, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah penjual dan pembeli di sekitar pasar Cikurubuk. Hasil penelitian menunjukkan perbendaharaan yang dimiliki kedua subjek meliputi empat bentuk kata sapaan seperti kata ganti orang kedua, nama diri, dan kata kekerabatan. Data pertama memiliki kata kekerabatan seperti Pak (Bapak) dan Neng (Eneng), data kedua memiliki kata kekerabatan seperti Teh (Teteh), data ketiga terdapat kata kekerabatan seperti Bibi, data keempat memiliki kata kekerabatan yakni Mbak, kata sapaan yang terdapat pada data kelima yaitu Mang (Mamang), pada data keenam terdapat kata sapaan Aa dan Kang (Akang). Dari daftar kata sa paan yang muncul tersebut, dapat kita beri ciri bahwa kata sapaan yang digunakan seluruhnya adalah kata sapaan dalam  bahasa Sunda, kecuali Ibu dan Bapak yang bersifat netral. Hal ini membuktikan bahwa bahasa Sunda di Kota Tasikmalaya khususnya dipasar Cikurubuk masih merupakan bahasa pergaulan yang pertama. Faktor yang paling berperan dalam mengucapkan kata sapaan dalam percakapan adalah tingkat usia penutur, tentunya setelah jenis kelamin.
Kata Kunci: Kata Sapaan, penjual dan pembeli, bahasa

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Aug 5, 2020
How to Cite
ERTINAWATI, Yuni; NURJAMILAH, Ai Siti. ANALISIS VARIASI KATA SAPAAN ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR INDUK CIKURUBUK TASIKMALAYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF PRAGMATIK. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 126-139, aug. 2020. ISSN 2549-2594. Available at: <https://journal.unpas.ac.id/index.php/literasi/article/view/3027>. Date accessed: 21 oct. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.23969/literasi.v10i2.3027.