Profil Kualitas Esai Ilmiah Siswa SMA dalam Kompetisi Biologi: Analisis Skor Per Aspek Penilaian dan Subtema di Biology Grand Arena 2026

Authors

  • Ulfa Zahrani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Salsabilla Maharani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nur Faridah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Amelia Savitri Zairul Universitas Pendidikan Indonesia
  • Uridia Ulya Universitas Pendidikan Indonesia

Keywords:

Argumentasi Ilmiah, Asesmen Autentik, Esai Ilmiah, HOTS, Pendidikan Biologi

Abstract

Penelitian ini memetakan profil kualitas esai ilmiah siswa SMA peserta Biology Grand Arena (BGA) 2026 menggunakan rubrik analitik multidimensi, untuk mengidentifikasi aspek penilaian yang paling kuat dan paling lemah sebagai dasar perbaikan pembelajaran biologi SMA. Data diperoleh dari 29 esai yang dinilai oleh tiga juri pada lima aspek yaitu relevansi tema, kedalaman analisis, kekuatan argumentasi, inovasi solusi, serta struktur dan bahasa. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa aspek struktur dan bahasa serta relevansi tema memiliki capaian tertinggi (73,4% dan 70,7%), sedangkan kedalaman analisis menempati posisi terendah (57,3%), menandakan kesenjangan kemampuan peserta dalam mengintegrasikan pengetahuan biologis secara mendalam. Korelasi Pearson menunjukkan hubungan signifikan antara seluruh aspek penilaian (p < 0,01), dengan korelasi terkuat antara analisis dan argumentasi (r = 0,899), yang menegaskan bahwa keterampilan analitis merupakan fondasi bagi argumentasi ilmiah. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan skor esai antar subtema (F = 0,514; p = 0,726). Temuan ini memberikan profil empiris kualitas esai ilmiah siswa SMA dalam konteks kompetisi biologi yang dapat menjadi dasar perancangan intervensi pembelajaran yang lebih terarah pada penguatan kemampuan analisis ilmiah di jenjang SMA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's educational objectives. Longman.

Brown, H. D., & Abeywickrama, P. (2010). Language assessment: Principles and classroom practices (2nd ed.). Pearson Longman.

Bustami, Y., Mirnawati, & Utami, Y. E. (2022). Model pembelajaran teams games tournament: Studi meta-analisis berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa sains. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 7(1), 30 - 40. https://doi.org/10.23969/biosfer.v7i1.5454

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approach (6th ed.). SAGE Publications.

Dalglish, S. L., Khalid, H., & McMahon, S. A. (2020). Document analysis in health policy research: The READ approach. Health Policy and Planning, 35(10), 1424–1431. https://doi.org/10.1093/heapol/czaa064

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Fisher, D. M., & Systems Thinking Association. (2023). Systems thinking activities used in K-12 for up to two decades. Frontiers in Education, 8, Article 1059733. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1059733

Jackson, W. M., Binding, M. K., Grindstaff, K., Hariani, M., & Koo, B. W. (2023). Addressing sustainability in the high school biology classroom through socioscientific issues. Sustainability, 15(7), Article 5766. https://doi.org/10.3390/su15075766

Karim, A. R. (2023). Analisis pentingnya kemampuan menulis karya ilmiah pada siswa SMA. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1226–1233. https://doi.org/10.55681/nusra.v4i4.1802

Kuhn, D. (2019). Critical thinking as discourse. Human Development, 62(3), 146–164. https://doi.org/10.1159/000500171

Kuhn, D., & Franklin, S. (2006). The second decade: What develops (and how). In W. Damon & R. M. Lerner (Eds.), Handbook of child psychology, Vol. 2: Cognition, perception, and language (6th ed.). Wiley.

Miharja, J., & Juniawan, E. A. (2020). Pengembangan modul integrated multimedia pada materi sistem ekskresi manusia untuk meningkatkan kemampuan analisis peserta didik di SMA. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 2(5), 1–9.

OECD. (2018). PISA 2018 assessment and analytical framework: Science, reading, mathematics, financial literacy and global competence. OECD Publishing.

O'Malley, J. M., & Pierce, L. V. (1996). Authentic assessment for English language learners: Practical approaches for teachers. Addison-Wesley.

Osborne, J. (2010). Arguing to learn in science: The role of collaborative, critical discourse. Science, 328(5977), 463–466. https://doi.org/10.1126/science.1183944

Probosari, R. M., Sajidan, S., Suranto, S., & Prayitno, B. A. (2022). Integrating reading as evidence to enhance argumentation in scientific reading-based inquiry: A design-based research in biology classroom. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(1), 171–184. https://doi.org/10.15294/jpii.v11i1.29350

Rosenshine, B. (2012). Principles of instruction: Research-based strategies that all teachers should know. American Educator, 36(1), 12–19.

Rustaman, N. Y. (2011). Pendidikan dan penelitian sains dalam mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk pembangunan karakter. Prosiding Seminar Nasional FMIPA UNY.

Swaffield, S. (2011). Getting to the heart of authentic assessment for learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 18(4), 433–449. https://doi.org/10.1080/0969594X.2011.582838

Tanfiziyah, R., & Rochintaniawati, D. (2021). Profil kemampuan argumentasi siswa mengenai isu sosiosaintifik dalam pembelajaran online. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 6(1), 6–14. https://doi.org/10.23969/biosfer.v6i1.4081

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (2nd ed.). ASCD.

Yeo, S. W., Signorelli, C., Vo, K., & Smith, G. (2024). A retrospective cohort analysis comparing analytic and holistic marking rubrics in medical research education. Journal of Medical Education and Curricular Development, 11, 1–9. https://doi.org/10.1177/23821205241277337

Downloads

Published

2026-06-30