Uji Efektivitas Ekstrak Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Sebagai Insektisida Nabati Terhadap Mortalitas Ulat Grayak (Spodoptera litura F.)

Authors

  • Yusuf Ibrahim
  • Gurnita Abi Supandi Fkip Unpas

Keywords:

biji kecipir, mortalitas, ulat grayak

Abstract

Ulat grayak (Spodoptera litura) adalah salah satu jenis hama pada tanaman hortikultura yang cukup penting yang dapat menyebabkan kerusakan lahan dan kerugian bagi petani. Pengendalian hama menggunakan insektisida sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan dampak negatif. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan insektisida nabati dari tanaman yang mengandung metabolit sekunder seperti biji kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak bij kecipir terhadap mortalitas ulat grayak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 1 kontrol negatif dengan masing- masing 4 pengulangan. Pengambilan data dilakukan setiap 4 jam sekali. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji one way ANOVA kemudian dilanjut dengan uji beda nyata menggunakan SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi efektif yang dapat digunakan untuk membunuh ulat grayak yaitu 1.250 ppm dengan persentase kematian sebesar 81,25%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bate, M,. (2019). Pengaruh Beberapa Jenis Pestisida nabati Terhadap Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) Pada Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) AGRICA Jurnal of Sustainable Dryland Agriculture. Vol. 12 (1): 71-80.

Cania, E. & Setianimrum, E. (2013). Uji Efektifitas Ektrak Daun Legundi (Vitex trifolia) Terhadap Larva Aedes aegypti. Medical Joernal of Lampung University. Vol. 2 (4): 52-58.

Desri, P. (2015). Uji Ekstrak Buah dan Biji Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.) Terhadap Bakteri Staphyloccocus aereus. STKIP PGRI Sumatera Barat.

Hidayat, et.al., (2015). Kitab Tumbuhan Obat, Jakarta. Penerbit Agriflo.

Kardiman, A. (2002). Beberapa Jenis Tanaman Penghasil Atraktan Nabati Pengendali Hama. Jakarta: Agromedia Pustaka

Krisnawaty, Ayda. (2010). Keragaman Genetik dan Potensi Pengembangan Kecipir di Indonesia (Psophocarpus tetragonolobus L.). Jurnal Litbang Pertanian. 29 (3): 113-119.

Krisridwany, A., Miftah, R.,T., & Dyani, P.,S., (2022). Perbandingan Total Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Biji Kelor (Moringa oleifera L.) dan Biji Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus L.). Jurnal Farmasi Indonesia. Vol. 19 (1): 98 – 109.

Kusnadi, (2016). Uji Toksisitas Ekstrak Tumbuhan Ageratum conyzoides L. terhadap Pertumbuhan dan Fisiologi Mencit. Biosfer: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi. Vol. 1 (1): 1-9.

Marwoto & Suharsono (2008). Strategi dan Komponen Teknologi Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) Pada Tanaman Kedelai. Jurnal Litbang Pertanian. Vol. 27 (4) : 131 136.

Nursal, E. (1997). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bahan Pestisida Nabati Terhadap Hama. Bogor: Balai Penelitian Tanaman Obat.

Permana, R., Moerfiah, & Triastinurmiatiningsih. (2016). Potensi Ekstrak Daun Karuk (Piper sarmentosum) sebagai Insektisida Nabati Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura). Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup. Vol. 18 (2): 55-62.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 50 (2017). Standar Baku Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Untuk Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit Serta Pengendaliannya. Jakarta.

Prabowo, H. (2010). Pengaruh Ekstrak Bunga Oleander (Nerium oleander L.) Terhadap Mortalitas Hama Tanaman Jarak Pagar (Selenothrips rubrocinctus Giard). Makalah Seminar Nasional Biologi. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sa’diyah, N. A., et al. (2013). Pengaruh Ekstrak Daun Bintaro (Cerbera odollam) terhadap perkembangan ulat Grayak (Spodoptera litura F.). Jurnal Sains dan Seni Pomits. Vol. 2 (2): 111-115.

Soenandar. Muanis, N.A., & Ari, R. (2010). Petunjuk Praktis Membuat Pestisida Organik. Jakarta : Agromedia Pustaka.

Suryadi & Kusmana. (2004). Mengenal Sayuran Indijenis. Lembang, Bandung Barat: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Syahwal, R., et al. 92024). Efektivitas Penggunaan Beberapa Konsentrasi Pestisida Nabati Daun Paitan (Tithonia diversifolia) terhadap Populasi dan Intensitas Serangan Hama Ulat Grayak (Spodoptera litura F.) pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa; AGROKOMPLEKS, Vol.1 No.2. p: 165-176

Thamrin, et al. (2013). Tumbuhan Kirinyu (Chromolaena odorata L.) (Asteraceae:Asterales) Sebagai Insektisida Nabati Untuk Pengendalian Ulat Grayak ( Spodoptera litura ). Jurnal Litbang Pertanian. Vol 32 (3): 112-121.

Triska, A. N., et al . (2008). Makalah PKM Pestisida Alami dari Ricinine pada Buah Jarak Pagar (Ricinus communis). Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Yunita, E. A., Nanik, H. S., & Jafron, W. H. (2009). Pengaruh Ekstrak Daun Teklan (Eupatorium riparium) Terhadap Mortalitas dan Perkembangan Larva Aedes aegypti. BIOMA. Vol. 11 (1): 11 – 17

Downloads

Published

2026-06-30