KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME TERHADAP PENOKOHAN DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA KELAS XI SMA

  • Dewi Tinindya Mahardhika

Abstract

Kegiatan mengapresiasi sastra berkaitan erat dengan pelatihan mempertajam perasaan, penalaran, dan daya imajinasi terhadap masyarakat, budaya, dan lingkungan hidup sehingga siswa dapat memetik hikmah dan amanat yang terkandung di dalamnya. Selain itu, pembelajaran sastra dapat digunakan sebagai bahan untuk sumber pendidikan moral, pedoman hidup, dan pendidikan humaniora. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ilmiah ini bertujuan untuk memberikan sebuah alternatif bahan ajar di bidang kesusastraan khususnya novel. Kajian kritik sastra feminisme dalam aspek citra perempuan terdiri dari citra fisik, citra psikis, dan citra sosial digunakan untuk menilai penokohan yang terdiri dari teknik cakapan, teknik tingkah laku, teknik arus kesadaran, teknik pikiran dan perasaan, teknik reaksi tokoh, teknik reaksi tokoh lain, teknik penggambaran fisik, dan teknik penggambaran latar terhadap novel Surga Yang Tak Dirindukan karya Asma Nadia. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) citra perempuan tokoh Arini sebagai wanita yang prestasi, sabar dan tabah, bersyukur, menyayangi keluarga, menghormati suami, perhatian, religius, seorang penulis, tercitra sebagai anggota masyarakat; 2) citra perempuan tokoh Mei Rose tercitra memiliki prestasi, sabar dan tabah, bersyukur, mandiri, religius, memiliki tekad yang kuat, berpikir realistis, menyayangi suaminya, tidak menginginkan kehadiran buah hatinya, menyayangi anaknya, pekerja kantoran; 3) citra perempuan dilihat berdasarkan pandangan tokoh Pras terhadap perempuan sebagai seorang laki-laki yang memiliki sikap dan tutur kata yang sopan, serta tatapan yang jauh dari keliaran. Hasil kajian kritik sastra feminisme analisis tersebut dapat dijadikan bahan ajar di Sekolah Menengah Atas khususnya dalam karya sastra yang menitik beratkan kepada penguasaan mengkaji citra perempuan terhadap penokohan dalam karya sastra (novel). Pada penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar karena memenuhi syarat prinsip bahan ajar sebagai pembelajaran. Prinsip tersebut yaitu: prinsip relevansi, prinsip konsistensi, prinsip kecukupan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 6, 2020
How to Cite
MAHARDHIKA, Dewi Tinindya. KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME TERHADAP PENOKOHAN DALAM NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA KELAS XI SMA. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 12-20, mar. 2020. ISSN 2615-7810. Available at: <http://journal.unpas.ac.id/index.php/wistara/article/view/2560>. Date accessed: 21 oct. 2020.