SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PRESENSI TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DINAS KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KOTA BANDUNG

  • Imas Sumiati universitas pasundan

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Bandung diperoleh masalah disiplin kerja yang belum maksimal, hal ini terlihat dari indikator : tujuan dan kemampuan yang jelas, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan dan hubungan kemanusiaan. .Hal ini disebabkan oleh sistem informasi administrasi presensi yang belum optimal, hal ini terlihat dari indikator: blok input, blok model, blok keluaran, blok teknologi dan basis data.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah diterapkan. Teknik pengumpulan data terdiri dari studi kepustakaan, studi lapangan (observasi partisipan dan non partisipan, wawancara mendalam kepada Kepala Dinas, angket yang disebarkan kepada 14 responden yaitu Kepala Bidang dan Kepala Seksi Dinas), desain penelitian, data dan sumber data, key informan dan informan, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah secara kuantitatif diperoleh hasil sebesar 52,8% pengaruh sistem informasi administrasi presensi terhadap disiplin kerja di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kota Bandung mempunyai pengaruh yang moderat/sedang.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 14, 2019
How to Cite
SUMIATI, Imas. SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PRESENSI TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DINAS KOPERASI, USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KOTA BANDUNG. Decision: Jurnal Administrasi Publik, [S.l.], v. 1, n. 01, p. 48-63, mar. 2019. ISSN 2656-4939. Available at: <http://journal.unpas.ac.id/index.php/decision/article/view/1432>. Date accessed: 16 sep. 2019. doi: http://dx.doi.org/10.23969/decision.v1i01.1432.